Bawa “Angka Hoki”, Bisakah iPhone 8 Taklukkan Tiongkok?

Telset.id, Jakarta – Bagi masyarakat Tiongkok, angka 8 dianggap sebagai angka hoki alias pembawa keberuntungan. Alasannya, angka 8 mirip dengan simbol tak terbatas, dimana masyarakat Tiongkok menganggap hal tersebut akan membawa keberuntungan bagi mereka. Nah kalau begitu, apakah iPhone 8 akan meraup sukses di Tiongkok?

Meskipun membawa embel-emebel angka hoki 8, namun para analis menganggap bahwa penjualan iPhone 8 dan iPhone X di negara berjuluk Tirai Bambu tersebut tidak akan membaik. Hal ini dikarenakan penjualan vendor lokal seperti Huawei, Oppo, Vivo, Xiaomi, dan lainnya masih sangat populer.

[Baca juga: Rangkai Foto Selfie Selama 12 Tahun Jadi Video, Hasilnya Unik!]

Mengutip dari laman 9to5Mac, penjualan iPhone selama awal tahun 2017 kurang menggemberikan. Pangsa pasar iPhone di Tiongkok menurun ke angka 9 persen persen. Atau turun 14 persen jika dibandingkan pada tahun 2015.

Hasil ini sedikit menyedihkan dikarenakan pada peluncuran Apple iPhone 6 dan iPhone 6 Plus pada September 2014 lalu, Apple sempat berhasil menarik perhatian konsumen Tiongkok.

Menurut para analis, selain persaingan vendor lokal yang semakin sengit, ada juga faktor lain yang membuat masyarakat Tiongkok tidak tertarik dengan iPhone 8 maupun iPhone X. Faktor utamanya adalah soal harganya yang kelewat mahal.

Menurut rumor sebelumnya, Apple diperkirakan akan menjual iPhone 8 di angka USD 649 atau sekitar Rp 8,5 juta, sedangkan iPhone 8 Plus dipatok pada harga USD 769 atau sekitar Rp 10,1 juta. Sementara untuk iPhone X akan dijual mulai dari USD 999 atau sekitar Rp 13,9 juta.

[Baca juga: Monopoli Iklan di Eropa, Google Didenda Rp 35 Triliun]

Padahal, pengguna smartphone di Tiongkok lebih memilih perangkat dengan spesifikasi yang mumpuni di kisaran harga yang lebih terjangkau. Strategi inilah yang tengah dijalankan para vendor smartphone asal Tiongkok untuk menarik perhatian pembeli di negara tersebut. Hasilnya, para pemain lokal kini menguasai pasar Tiongkok.

Secara market share, Apple kini berada di bawah Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi. Sementara pabrikan-pabrikan asal Korea Selatan seperti Samsung dan LG berada di belakang Apple. [NC/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here