Apple Jauh Tinggalkan Samsung, Apalagi Huawei

Apple Huawei Samsung
CEO Apple, Tim Cook. (Foto: Istimewa)

Telset, Jakarta – Apple berhasil menguasi pasar smartphone dunia setelah mencapai rekor pengiriman iPhone, mengalahkan Samsung dan Huawei. Apple mengklaim terjadi lonjakan signifikan pengiriman iPhone pada kuartal keempat dan terakhir tahun lalu.

Lain hal dari Apple, seperti dikutip Telset dari Gizmochina, Sabtu (30/1/2021), Huawei justru mengalami penurunan pengiriman cukup besar.

Posisi Huawei semakin jauh tertinggal dari Apple dan Samsung. Semua tak lepas dari sanksi yang masih diberlakukan Amerika Serikat.

Menurut laporan Counterpoint Research, Apple mengalami lompatan 22 persen dalam hal pengiriman iPhone selama kuartal awal tahun ini. Penjualan besar kemungkinan berkat kontribusi iPhone 12 yang diluncurkan pada akhir 2020.

Sekadar informasi, iPhone 12 merupakan smartphone pertama Apple yang punya kemampuan 5G. Selain itu, peningkatan penjualan iPhone terbantu oleh permintaan pasar, terutama dari pengguna yang ingin meningkatkan seri iPhone lama ke iPhone baru.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Selama kuartal empat 2020, pengiriman iPhone melampaui 90 juta unit, yang merupakan rekor tertinggi dibanding kuartal lain. Capaian tersebut secara otomatis memberi Apple pangsa pasar global lebih besar mencapai 23,4 persen, meninggalkan jauh Samsung dan Huawei.

Apple Rebut Pasar Flagship Huawei

Huawei Mate 40 Pro
Huawei Mate 40 Pro

Menurut analis Canalys, Nicole Peng, menambahkan bahwa di China, Apple mengambil peluang sempurna untuk merebut pangsa pasar Huawei di smartphone kelas atas. Kuartal keempat memang selalu menjadi senjata ampuh Apple karena ada rilis iPhone baru.

Apple mengambil alih posisi Samsung, yang sebenarnya tetap mengalami kenaikan 6,2 persen tahun ke tahun mencapai 73,9 juta unit dan meraup pangsa pasar 19,1 persen. Sementara itu, Huawei merosot karena sanksi pemberlakukan Amerika Serikat.

Pengiriman smartphone Huawei anjlok 42,4 persen menjadi 32,3 juta unit. Huawei harus bangkit dari keterpurukan jika tidak ingin terus mengalami penurunan pengiriman perangkat. Namun, upaya itu tak mudah, apalagi produsen lain asal China mengancam.

Sebelumnya, Apple mengumumkan hasil positif di awal tahun 2021. Dalam laporan pendapatan Q1-2021, Apple memperoleh pundi-pundi penghasilan hingga USD 111,44 miliar atau sekitar Rp 1.567 triliun dengan laba USD 28,6 miliar atau Rp 402,4 triliun.

{Baca juga: Pendapatan Apple Tembus Rp 1.567 T di Q1-2021, iPhone Paling Cuan}

Hasil tersebut jauh lebih tinggi daripada kuartal yang sama di tahun lalu. Apple saat itu meraih pendapatan sebesar USD 91,8 miliar atau Rp 1.291 triliun dan laba sebesar USD 22,2 miliar atau Rp 312,2 triliun.

Pendapatan sangat tinggi yang diraih Apple tak terlepas dari suksesnya produk terbaru mereka di pasaran, seperti iPhone, Mac, dan iPad.

iPhone menjadi corong pemasukan terbesar. Smartphone ini menyumbang pendapatan hingga USD 65,6 miliar atau Rp 923,6 triliun. (SN/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here