Telset.id – Apple resmi merilis pembaruan firmware terbaru untuk AirTag 2, versi 3.0.49, pada 27 Mei 2026. Pembaruan ini merupakan yang kedua kalinya sejak perangkat tracker generasi kedua tersebut diluncurkan, menggantikan versi sebelumnya, 3.0.45.
Meski Apple telah menerbitkan catatan perubahan di halaman dukungan resmi AirTag, detail spesifik mengenai isi pembaruan versi 3.0.49 ini belum diungkapkan. Berdasarkan riwayat pembaruan sebelumnya, sebagian besar hanya mencakup “perbaikan bug dan peningkatan lainnya.”
Namun, pembaruan terakhir untuk AirTag 2 juga menghadirkan peningkatan pada “suara pelacakan yang tidak diinginkan untuk lebih mudah menemukan AirTag yang tidak dikenal selama Precision Finding.” Fitur ini menjadi krusial mengingat Tembok Walled Garden Apple yang kerap menjadi sorotan terkait privasi pengguna.
Pembaruan Serentak untuk Semua Pengguna
Berbeda dengan generasi pertama AirTag yang menerima pembaruan secara bertahap dalam kurun waktu dua minggu, Apple kini mendorong perangkat lunak baru untuk semua perangkat AirTag 2 secara bersamaan. Artinya, pengguna seharusnya sudah menerima versi 3.0.49 saat artikel ini dibaca.
Untuk memeriksa versi firmware, pengguna dapat membuka aplikasi Find My di perangkat mereka, masuk ke tab Items, dan menemukan AirTag dalam daftar. Ketuk nama tracker tersebut, dan versi firmware akan ditampilkan. Sayangnya, pengguna tidak dapat memperbarui AirTag secara manual. Firmware baru akan terkirim melalui udara (over the air) menggunakan perangkat iPhone yang terhubung, asalkan tracker berada dalam jangkauan.
Baca Juga:
Keamanan AirTag 2 yang Lebih Kuat
AirTag 2 hadir dengan sejumlah peningkatan keamanan yang signifikan untuk mencegah penyalahgunaan, terutama terkait pelacakan dan penguntitan (stalking). Apple telah menyertakan serangkaian fitur keamanan untuk menghindari pelacakan yang tidak diinginkan.
Salah satu perubahan hardware yang paling menonjol adalah tweak pada speaker di dalam AirTag 2. Speaker ini dibuat lebih sulit untuk dilepas tanpa merusak tracker. Keberadaan speaker yang aktif merupakan kunci untuk menghentikan pelacakan yang tidak diinginkan, karena tracker akan mengeluarkan suara kicauan (chirping noises) sebagai tanda keberadaannya.
Meskipun kemungkinan penyalahgunaan tidak sepenuhnya nol, Apple mengklaim bahwa hal tersebut kini jauh lebih sulit dilakukan. Langkah ini menunjukkan komitmen Apple dalam menjaga privasi pengguna, meskipun di sisi lain perusahaan juga menghadapi tekanan regulasi dari Uni Eropa terkait Alternatif AirPlay Akibat Tekanan EU.
Pembaruan firmware ini menjadi bukti bahwa Apple terus berupaya menutup celah keamanan pada perangkat pelacaknya. Dengan kombinasi pembaruan software dan hardware, AirTag 2 dirancang untuk menjadi alat yang berguna tanpa mengorbankan privasi pengguna.





Komentar
Belum ada komentar.