📑 Daftar Isi

Tampilan fitur Xbox disc-to-digital pada konsol Xbox Series X dengan disk game fisik

Xbox Disc-to-Digital Kini Tersedia untuk Semua Pemain

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Xbox merilis fitur disc-to-digital untuk semua pemain setelah sebelumnya eksklusif Xbox Insiders
  • Berlaku untuk game fisik Xbox Series X dan Xbox One, belum Xbox 360 atau Xbox original
  • Klaim lisensi cukup masukkan disk saat login, game bisa dimainkan tanpa disk
  • Lisensi terikat pada disk, berpindah akun jika disk dijual atau dipinjamkan
  • Xbox Series S tidak didukung karena tak punya disk drive
  • Kontras dengan Sony yang hentikan produksi disk PS5 pada 2028

Telset.id – Microsoft resmi memperluas fitur disc-to-digital ke seluruh pengguna Xbox, memungkinkan pemilik game fisik Xbox Series X dan Xbox One mengklaim lisensi digital tanpa membeli ulang. Langkah ini menegaskan posisi Xbox di jalur hybrid media fisik, tepat ketika Sony bersiap menghentikan produksi disk untuk game PS5 baru pada 2028.

Fitur yang sebelumnya eksklusif untuk Xbox Insiders sejak akhir Agustus 2026 ini kini dapat diakses semua pemain. Pengumuman disampaikan melalui akun Xbox di X pada 29 September 2026, disusul penjelasan teknis dalam Xbox Support post. Cakupan awalnya terbatas pada game Xbox Series X dan Xbox One, sementara game Xbox 360 maupun Xbox original belum didukung.

Dari sisi fungsi, mekanisme klaim lisensi digital terbilang sederhana. Pemain cukup memasukkan disk saat sudah login ke akun Xbox, lalu sebuah pop-up akan mengonfirmasi bahwa lisensi telah dibuat. Setelah itu, game bisa dimainkan tanpa perlu disk berada di drive. Jika konfirmasi tidak muncul, kemungkinan token digital untuk game tersebut sudah pernah dibuat, atau judulnya memang tidak memenuhi syarat.

Cara Kerja dan Batasan Fitur

Microsoft menegaskan tidak semua game Xbox One dan Xbox Series X eligible untuk program ini, dan status kelayakan bisa berubah seiring waktu. Alasannya beragam, mulai dari faktor teknis, lisensi, hak penerbitan, hingga proses manufaktur. Pemain yang ingin mengecek status game bisa melihat badge khusus di samping judul dalam game library, sebagai penanda bahwa game tersebut sudah didigitalkan.

Bagi yang ingin mengonversi banyak disk sekaligus, Microsoft menyarankan menonaktifkan pengaturan “play disc automatically”. Dengan begitu, pemain bisa menukar disk tanpa langsung masuk ke game setiap kali cakram baru dimuat. Untuk game yang tergabung dalam program Xbox Play Anywhere, lisensi digital ini juga memungkinkan instalasi dan permainan di PC.

Namun ada catatan penting soal kepemilikan. Lisensi digital terikat pada disk, bukan pada akun pengguna. Artinya, jika disk dijual atau dipinjamkan ke orang lain, lisensi akan berpindah ke akun penerima saat disk dimasukkan ke konsol mereka. Microsoft menyebut hal ini tidak mengubah cara kerja pasar second-hand yang selama ini sudah berjalan.

Keterbatasan lain datang dari perangkat. Xbox Series S tidak bisa memakai fitur ini sama sekali karena tidak memiliki disk drive. Microsoft juga menyediakan FAQ terperinci untuk kasus khusus seperti game Ultimate Edition atau judul multi-disk, sehingga pemain bisa memastikan status masing-masing game di library mereka.

Peluncuran ini juga menjadi sinyal arah jangka panjang Xbox. Perusahaan tengah menyiapkan konsol generasi berikutnya dengan codename Project Helix, yang disebut mungkin tidak menyertakan disk drive. Langkah digitalisasi library yang ada sekarang terbaca sebagai upaya future-proofing koleksi game fisik pemain sebelum transisi penuh ke era digital.

Langkah Xbox ini kontras dengan strategi Sony. PlayStation belum mengumumkan fitur serupa, meski sebelumnya menuai kontroversi karena berencana menghentikan produksi media fisik untuk game PS5 baru pada 2028. Keputusan itu menuai kritik, dengan petisi Change.org untuk membatalkannya menembus lebih dari 200.000 tanda tangan dalam sepekan. Sony tetap melanjutkan rencana tersebut dan menyatakan akan bergerak hati-hati menuju penghentian produksi media fisik untuk rilisan baru pada Januari 2028.

Meski bukan strategi preservasi game secara penuh, fitur disc-to-digital memberi harapan bagi pemain yang lebih memilih kepemilikan fisik dibanding lisensi digital murni. Mantan CEO Xbox Phil Spencer beberapa tahun lalu menyatakan pihaknya tidak akan meninggalkan media fisik meski Game Pass sukses. Langkah ini menunjukkan komitmen tersebut, bahkan setelah Spencer pensiun.

Dengan cakupan yang kini terbuka untuk semua pengguna, pemilik koleksi fisik Xbox Series X dan Xbox One bisa mulai mengklaim lisensi digital mereka. Bagi pemain yang ingin memahami dinamika industri game lebih luas, termasuk langkah kompetitor, simak juga pembahasan soal Mythic Achievements dan perubahan internal di tubuh Xbox lewat artikel soal PHK Karyawan Xbox.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.