Ilustrasi chip RTX Spark Nvidia dengan logo Sega Virtua Fighter Crossroads

Sega Bawa Virtua Fighter Crossroads ke Platform RTX Spark Nvidia

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Sega konfirmasi Virtua Fighter Crossroads akan berjalan di platform RTX Spark Nvidia
  • Game dijadwalkan rilis tahun 2027 untuk laptop dan PC desktop kompak
  • RTX Spark menggabungkan CPU Grace 20-core, GPU Blackwell dengan 6.144 CUDA core, dan memori 128GB
  • Performa GPU setara laptop RTX 5070 dengan dukungan ray tracing, DLSS, Reflex, G-Sync
  • Tantangan kompatibilitas karena RTX Spark menggunakan prosesor Arm, sementara game Windows umumnya berbasis x86
  • Nvidia dan Sega belum mengonfirmasi apakah game akan dapatkan versi native Arm64
  • Sistem RTX Spark pertama akan hadir dari Asus, Dell, HP, Lenovo, Microsoft, dan MSI pada musim gugur 2026

Telset.id – Nvidia resmi mengumumkan bahwa Virtua Fighter Crossroads akan menjadi salah satu game pertama yang berjalan di platform RTX Spark. Game besutan Sega ini dijadwalkan rilis pada tahun 2027 dan akan mendukung laptop serta PC desktop kompak berbasis RTX Spark.

Keputusan ini menandai babak baru dalam kolaborasi panjang antara Nvidia dan Sega yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun. Hubungan keduanya dimulai saat chip grafis NV1 Nvidia membantu menghadirkan Virtua Fighter versi original ke PC.

Apa itu RTX Spark?

RTX Spark adalah chip terbaru Nvidia yang dirancang untuk laptop Windows tipis dan PC desktop kompak. Platform ini pertama kali diperkenalkan di ajang Computex 2026. RTX Spark menggabungkan CPU Grace 20-core, GPU Blackwell RTX dengan hingga 6.144 core CUDA, dan memori terpadu hingga 128GB.

Meskipun awalnya dibangun untuk agentic AI dan pekerjaan kreatif, Nvidia juga menunjukkan bahwa RTX Spark mampu menangani game. Performa GPU bawaannya diperkirakan setara dengan laptop RTX 5070 dan mendukung ray tracing, DLSS, Reflex, serta G-Sync.

Dukungan game dari Sega

Sega telah mengonfirmasi bahwa Virtua Fighter Crossroads akan berjalan di perangkat RTX Spark. Selain game tersebut, lebih banyak judul Sega juga akan hadir di platform ini, meskipun kedua perusahaan belum menyebutkan judul-judul tersebut secara spesifik.

Virtua Fighter Crossroads menjadi ajang pembuktian yang penting bagi RTX Spark. Game fighting sangat bergantung pada frame rate stabil, input delay rendah, dan frame pacing yang konsisten. RTX Spark harus mampu memberikan lebih dari sekadar spesifikasi mengesankan di atas kertas.

Masalah kompatibilitas arsitektur

Salah satu tantangan utama adalah kompatibilitas arsitektur. RTX Spark menggunakan prosesor berbasis Arm, sementara sebagian besar game Windows masih dibangun untuk chip x86. Hingga saat ini, Nvidia dan Sega belum menjelaskan apakah Virtua Fighter Crossroads akan mendapatkan versi native Arm64 atau mengandalkan lapisan translasi Windows.

Versi native kemungkinan akan memberikan performa lebih baik dan latensi lebih rendah, yang sangat penting dalam game fighting. Tanpa kejelasan dari Nvidia atau Sega, sulit untuk mengetahui seberapa baik Crossroads akan merepresentasikan gaming di RTX Spark.

Sejarah kolaborasi Nvidia dan Sega

Pengumuman ini juga menandai lebih dari 30 tahun kerja sama antara Nvidia dan Sega. Hubungan mereka dimulai ketika chip NV1 Nvidia membantu membawa Virtua Fighter asli ke PC. Sega kemudian berperan penting dalam menyelamatkan Nvidia yang saat itu hampir bangkrut dengan mengubah pembayaran senilai $5 juta menjadi investasi.

Ketersediaan perangkat RTX Spark

Sistem RTX Spark pertama diperkirakan akan hadir pada musim gugur tahun ini dari berbagai produsen seperti Asus, Dell, HP, Lenovo, Microsoft, dan MSI. Namun, perangkat tersebut belum mencapai pasar, sehingga kita masih harus menunggu pengujian independen untuk melihat performa sebenarnya.

Dengan dukungan dari Sega dan game-game besutannya, RTX Spark memiliki peluang untuk menjadi platform gaming yang menarik. Namun, masih banyak pertanyaan yang perlu dijawab, terutama terkait kompatibilitas dan performa game di arsitektur Arm.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.