Telset.id – Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi mengumumkan lima atlet yang akan membela tim nasional Mobile Legends: Bang Bang di turnamen Esports Nations Cup (ENC) 2026. Roster ini merupakan kombinasi pemain dari dua klub esports papan atas Tanah Air.
Lima pemain yang dipilih adalah Muhammad Wahyudi alias Yazukee, Arifudin Putra alias Arfy, Alexander Buhe alias alekk, Moch Ardianto alias Lutpi, dan Gilang alias Sanz. Kelima atlet ini akan berkompetisi di panggung internasional yang mempertemukan 32 negara.
Komposisi roster ini menunjukkan persebaran yang merata. Tiga pemain, yakni Yazukee, Arfy, dan alekk, berasal dari Alter Ego Esports. Sementara dua pemain lainnya, Lutpi dan Sanz, adalah bagian dari Onic Esports, tim yang saat ini mendominasi kompetisi MPL ID Season 17.
Pelatih yang akan mengomandoi skuad ini adalah Kenny “Xepher” Deo. Dalam pernyataan resmi di akun Instagram Timnas Esports khusus ENC 2026, PB ESI menegaskan, “Di bawah arahan pelatih Kenny ‘Xepher’ Deo, Timnas MLBB Indonesia siap menyatukan strategi, skill, pengalaman, dan semangat juang mereka untuk memberikan performa terbaik serta mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.”
Format Kompetisi ENC 2026
Kompetisi Mobile Legends di ENC 2026 akan berlangsung selama tujuh hari, tepatnya pada 23-29 November 2026. Turnamen dimulai dengan babak Group Stage yang diikuti 32 tim, dibagi ke dalam empat grup berisi delapan tim masing-masing.
Format Group Stage menggunakan sistem round robin best of 2 (Bo2). Empat tim teratas dari setiap grup berhak melaju ke babak Playoff. Di babak gugur ini, aturan berubah menjadi best of 5 (Bo5), di mana tim wajib meraih kemenangan 3-0, 3-1, atau 3-2 untuk melanjutkan langkah. Puncak turnamen, Grand Final, akan menggunakan format best of 7 (Bo7).
Indonesia sendiri lolos ke ENC 2026 sebagai tim undangan. Bersama Filipina, Myanmar, Kamboja, Singapura, dan 11 negara lainnya, Indonesia tidak perlu melalui babak kualifikasi yang digelar pada Agustus 2026. Status undangan ini diberikan berdasarkan akumulasi skor dari lima pemain teratas yang diajukan setiap negara.
Baca Juga:
Selain Indonesia, 16 tim diundang langsung. Sisanya, 14 tim akan lolos melalui kualifikasi daring regional, dan dua slot terakhir diberikan melalui jalur Wildcard. “Total skor suatu negara atau wilayah dihitung dengan menggabungkan poin dari lima pemain teratas yang termasuk dalam daftar pemain yang diajukan,” jelas penyelenggara ENC dalam keterangan resmi.
Kombinasi Pengalaman dan Talenta Muda
Pilihan PB ESI untuk memadukan pemain Alter Ego dan Onic bukan tanpa alasan. Onic Esports saat ini tengah menjadi tim yang sangat dominan di MPL ID S17, menunjukkan performa konsisten yang patut diperhitungkan. Sementara itu, Alter Ego memiliki reputasi sebagai salah satu klub yang kerap melahirkan pemain dengan mekanik individu tinggi.
Dengan arahan pelatih Xepher yang berpengalaman di kancah kompetitif, tim ini diharapkan mampu bersaing dengan negara-negara kuat seperti Filipina yang dikenal sebagai salah satu kiblat Mobile Legends dunia. Format kompetisi yang panjang — dari Group Stage hingga Grand Final — akan menguji konsistensi dan adaptasi strategi para pemain.
Selain Mobile Legends, PB ESI juga telah mengumumkan atlet untuk cabang game lain di ENC 2026, termasuk Rocket League, Rainbow 6 Siege, Chess, dan DOTA 2. Ini menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam mengirimkan delegasi terbaik di ajang multi-gim bergengsi tersebut.
Roster Timnas MLBB Indonesia di ENC 2026 ini menjadi sinyal bahwa persiapan matang telah dilakukan demi meraih hasil maksimal di Riyadh nanti. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dari dua tim papan atas, publik esports Tanah Air patut optimistis.





Komentar
Belum ada komentar.