Telset.id – Grand Theft Auto 6 dipastikan tidak bisa dimainkan oleh jutaan gamer saat dirilis pada 19 November 2026. Kepastian ini muncul karena dua faktor utama: absennya versi PC saat peluncuran dan keputusan Take-Two untuk tidak menjual gim di Rusia.
Grand Theft Auto 6 merupakan salah satu gim paling dinanti sepanjang masa. Pendahulunya, Grand Theft Auto 5, dirilis pada 2013, sehingga jeda 13 tahun antara kedua entri ini menjadi penantian panjang bagi para penggemar waralaba.
Kabar baiknya, gim ini kemungkinan besar tidak akan mengalami penundaan lagi. Tanggal rilis GTA 6 pada 19 November disebut sebagai jadwal yang aman untuk ditandai di kalender para pemain. Saat dirilis nanti, gim ini diprediksi akan memecahkan rekor dan langsung menjadi salah satu gim tersukses sepanjang masa—meskipun jutaan gamer harus melewatkannya.
PC dan Rusia Jadi Kendala Utama
Jutaan gamer dipastikan tidak bisa memainkan GTA 6 karena beberapa alasan berbeda. Masalah paling signifikan adalah ketiadaan port PC saat peluncuran. Rockstar Games memiliki sejarah lebih mengutamakan konsol dibandingkan PC, dengan port PC gim mereka baru hadir berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelahnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman jendela rilis untuk port PC GTA 6. Bahkan, versi PC pun belum dikonfirmasi keberadaannya. Jika ingin memainkan GTA 6 saat peluncuran pada 19 November, pemain harus memiliki PlayStation 5 atau Xbox Series X/S.
Ketiadaan port PC GTA 6 bukan satu-satunya alasan gim ini tidak tersedia bagi jutaan gamer. Masalah lainnya adalah perusahaan induk Rockstar Games, Take-Two, tidak menjual gim mereka di Rusia. Ini berarti gamer Rusia tidak akan bisa memainkan gim tersebut.
Pemerintah Rusia juga dikabarkan tengah berupaya melarang GTA 6. Jadi, meskipun Take-Two memutuskan untuk mulai menjual gimnya di wilayah tersebut lagi, kemungkinan besar gim itu akan tetap diblokir dari penjualan.
Baca Juga:
Mode Online Juga Terkena Dampak Regulasi
Negara lain mungkin tidak akan kesulitan memainkan komponen pemain tunggal Grand Theft Auto 6, tetapi mereka mungkin akan menemui kendala untuk mengakses mode daring gim ini. Meskipun belum diumumkan atau dirinci secara resmi, kesuksesan finansial GTA Online yang belum pernah terjadi sebelumnya menjamin kehadiran mode daring untuk GTA 6.
Namun, regulasi baru di berbagai negara akan membuat jutaan gamer tidak bisa mengakses mode tersebut tanpa melalui proses verifikasi usia. Salah satu contoh paling menonjol adalah Australia, di mana undang-undang verifikasi usia akan mencegah sebagian pemain GTA 6 untuk bermain daring.
Ini berarti mereka yang belum cukup umur tidak akan bisa memainkan mode daring GTA 6—yang sebenarnya merupakan hal baik tergantung sudut pandang—tetapi juga berarti mereka yang tidak mau mematuhi sistem verifikasi usia tidak akan bisa mengakses mode tersebut. Undang-undang verifikasi usia memang kontroversial, tetapi tampaknya semakin meluas, sehingga bisa menjadi masalah yang lebih besar saat GTA 6 dirilis akhir tahun ini.
Bagi para gamer yang masih setia dengan konsol generasi sebelumnya, situasi ini bisa menjadi pertimbangan untuk melakukan upgrade. Beberapa alasan PS4 masih layak dimainkan di 2025 memang kuat, tetapi untuk GTA 6, konsol tersebut tidak akan mendukung gim ini.
Implikasi dari keputusan Rockstar dan Take-Two ini cukup jelas: basis pemain GTA 6 saat peluncuran akan terbatas secara signifikan. Gamer PC harus bersabar menunggu port yang belum diumumkan, sementara gamer Rusia kehilangan akses sama sekali. Regulasi verifikasi usia di berbagai negara juga menambah lapisan kompleksitas bagi mereka yang ingin menikmati mode daring gim ini.





Komentar
Belum ada komentar.