Remake The Legend of Zelda Ocarina of Time untuk Nintendo Switch 2 dengan visual overhaul di Kokiri Forest

Remake Zelda Ocarina of Time Rilis 5 November di Switch 2

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time untuk Switch 2 rilis 5 November 2026
  • Diumumkan dalam Nintendo Direct spesial perayaan 40 tahun Zelda pada 8 September 2026
  • Remake setia yang tidak mengubah formula game 1998, bukan reimaginasi ala Breath of the Wild
  • Visual overhaul total dengan detail lingkungan lebih kaya dan voice acting baru
  • Penambahan modern: kontrol kamera, tombol lompat, quest log, dan shortcut item cepat
  • Fitur unik: pemain bisa bersenandung untuk memainkan lagu ocarina ke Switch 2
  • Nintendo juga memamerkan Switch 2 edisi khusus bertema Zelda
  • Nintendo Direct umum akan hadir besok dengan potensi pengumuman tambahan

Telset.id – Nintendo resmi mengumumkan tanggal rilis remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time untuk Switch 2, yakni 5 November 2026. Pengumuman ini menjadi puncak dari Nintendo Direct spesial perayaan 40 tahun franchise The Legend of Zelda yang digelar hari ini, Selasa (8/9/2026).

Remake ini menjadi salah satu judul paling dinantikan tahun ini. Meski Rockstar’s GTA 6 mungkin menjadi game paling dinanti 2026, remake dari game yang kerap disebut sebagai salah satu game terhebat sepanjang masa ini juga merupakan kabar besar bagi para penggemar.

Tanggal rilis tersebut diungkap di akhir segmen panjang dalam Nintendo Direct yang berfokus pada Zelda. Sebelumnya, Nintendo telah mengonfirmasi kehadiran versi baru Ocarina of Time sejak Juni lalu, namun tanpa menampilkan gameplay apa pun dalam pengungkapan awal.

Nintendo juga memilih untuk mengumumkannya tanpa menjelaskan cakupan remake atau apakah akan mengubah atau menambah game asli N64 yang sudah pernah di-remake sekali untuk Nintendo 3DS. Hal ini membuat para penggemar berspekulasi sepanjang musim panas.

Hasil akhirnya? Remake ini terlihat sebagai remake yang setia dan tidak mengubah formula game tahun 1998 tersebut. Ocarina hadir sebagaimana yang Anda kenal, lengkap dengan overhaul visual yang menakjubkan, detail lingkungan yang jauh lebih kaya, serta tambahan modern seperti kontrol kamera yang layak dan tombol lompat.

Baca Juga:

Voice acting juga telah ditambahkan dalam remake ini. Namun, ini bukan reimaginasi bebas ala Breath of the Wild. Pemain tetap akan menaklukkan dungeon ikonik Ocarina of Time seperti yang dilakukan di era 90-an, sambil mengumpulkan item quest penting di sepanjang perjalanan.

Dalam pengungkapan gameplay Nintendo, kita bisa melihat dengan jelas tampilan remake untuk Kokiri Forest, tempat petualangan Link dimulai, serta Hyrule Field dan Hyrule Castle Town. Nintendo juga menggoda kehadiran Epona, kuda setia Link, yang bisa ditunggangi di timeline dewasa dalam game.

Seperti banyak game di eranya, Ocarina of Time tidak selalu jelas tentang ke mana pemain harus pergi. Nintendo tampaknya sadar akan hal ini karena memperkenalkan fitur quest log baru di menu yang mengingatkan pemain tentang progres dan tujuan berikutnya.

Mereka yang sudah hafal game ini mungkin tidak akan pernah menggunakannya, tetapi siapa pun yang petualangan Zelda-nya baru dimulai dengan entri Switch modern mungkin akan menghargai bantuan ini.

Kombo gameplay-nya sendiri tampak identik dengan game aslinya, dengan sistem Z-targeting yang diperkenalkan Nintendo pada 1998 tetap hadir. Namun, akan lebih mudah untuk berpindah cepat antar item di stash menggunakan shortcut serupa dengan yang ditemukan di game Zelda modern.

Nintendo juga menunjukkan ocarina magis yang dimainkan Link sepanjang game. Jika Anda sudah hafal berbagai lagu di luar kepala, Anda bisa bersenandung ke Switch 2 daripada menggunakan tombol.

Nintendo jelas telah memikirkan banyak hal untuk menyambut pemain baru, sambil memberi penghormatan kepada banyak orang yang telah memainkan Ocarina of Time selama hampir tiga dekade.

Seperti yang dirumorkan, Nintendo juga memamerkan konsol Switch 2 edisi khusus bertema The Legend of Zelda, lengkap dengan grafis kustom pada Joy-Con controller, dock, dan konsolnya sendiri.

Nintendo Direct perayaan 40 tahun The Legend of Zelda hari ini merupakan salah satu dari dua presentasi first-party yang dijadwalkan minggu ini. Sebuah Nintendo Direct umum akan hadir besok pada waktu yang sama, pukul 10 pagi ET.

Presentasi selama 30 menit ini merayakan warisan franchise dengan berbagai pengumuman, termasuk Amiibo baru, merchandise, event (termasuk tur musik live Zelda) dan lainnya. Sorotan utamanya adalah tampilan panjang dari Remake Ocarina of Time yang rilis 5 November, serta konsol Switch 2 edisi terbatas Zelda.

Bagi penggemar yang penasaran dengan ekosistem konsol terbaru Nintendo, kabar tentang Mario Kart 8 Deluxe di platform tersebut juga sempat menjadi perbincangan. Sementara itu, bagi yang tertarik dengan aspek teknis dan keamanan, Nintendo juga sempat melakukan takedown repos emulator di GitHub.

Remake Ocarina of Time ini menjadi bukti komitmen Nintendo dalam merawat warisan franchise Zelda. Dengan pendekatan remake yang setia namun menyertakan peningkatan modern, Nintendo mencoba menjembatani pengalaman pemain lama dan baru.

Keputusan untuk mempertahankan struktur dungeon dan gameplay inti menunjukkan bahwa Nintendo menghormati desain original yang telah memikat jutaan pemain sejak 1998. Sementara penambahan seperti quest log dan kontrol modern menunjukkan upaya untuk membuat game ini lebih mudah diakses generasi baru.

Fitur bersenandung untuk memainkan lagu ocarina menjadi sentuhan unik yang memanfaatkan kemampuan unik Switch 2. Ini menunjukkan bahwa Nintendo tidak sekadar melakukan porting visual, tetapi juga menghadirkan inovasi interaksi yang sesuai dengan platform baru.

Dengan tanggal rilis yang telah dikonfirmasi, para penggemar kini memiliki kepastian kapan mereka bisa kembali merasakan petualangan Link di Hyrule. November mendatang akan menjadi bulan yang sibuk bagi pemilik Switch 2, terutama dengan hadirnya remake salah satu game paling berpengaruh dalam sejarah industri game.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.