Red Magic 11S Pro memainkan game Ghost of Tsushima dengan overlay GameHub

Red Magic 11S Pro Jalankan Ghost of Tsushima, Begini Hasil Ujinya

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Red Magic 11S Pro berhasil menjalankan Ghost of Tsushima Director's Cut secara native melalui aplikasi GameHub
  • Game dijalankan dengan pengaturan grafis rendah, mencapai 20-24 FPS pada mode normal
  • Mode Diablo mampu menggandakan frame rate hingga 60 FPS, namun suhu ponsel mencapai 80 derajat Celsius
  • GameHub menyediakan berbagai pengaturan kompatibilitas untuk mengoptimalkan performa
  • Eksperimen membuktikan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Leading Version memiliki performa gaming yang mumpuni

Telset.id – Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa smartphone gaming mampu menjalankan game PC kelas berat. Red Magic 11S Pro berhasil memainkan Ghost of Tsushima Director’s Cut secara native melalui aplikasi GameHub, bukan melalui cloud gaming atau Remote Play. Hasil uji coba ini membuktikan bahwa chipset mobile kini memiliki performa yang sangat mumpuni.

Uji coba dilakukan dengan menghubungkan akun Steam ke GameHub. Setelah melalui beberapa penyesuaian, game PC tersebut berhasil berjalan di layar ponsel. Meskipun bukan tanpa tantangan, hasilnya jauh lebih baik dari perkiraan awal. Jin Sakai terlihat di layar ponsel dengan overlay GameHub, tombol bahu virtual, dan penghitung FPS yang berjalan di atasnya.

“Ini bukan cloud gaming atau sesuatu seperti Remote Play dari PlayStation yang diletakkan di suatu tempat di rumah. Saya menggunakan GameHub, menghubungkannya dengan Steam, dan setelah beberapa kali trial and error, versi PC dari Ghost of Tsushima berjalan di ponsel – dan itu jauh lebih bisa dimainkan dari yang saya perkirakan,” tulis Vikhyaat Vivek dari Digital Trends.

Proses awal untuk menjalankan game ini tidak semudah menekan tombol instal. GameHub memberikan opsi untuk menghubungkan akun Steam atau menyalin file game PC secara manual. Setelah memilih jalur Steam, pengaturan di dalam GameHub dan game itu sendiri perlu disesuaikan. Layar library GameHub membuat proses ini terasa seperti menggunakan launcher PC mini.

Semua pengaturan grafis langsung diturunkan ke rendah. Meski begitu, percobaan pertama tidak berjalan mulus. Dalam satu adegan, overlay menunjukkan Ghost of Tsushima berjalan di sekitar 20fps dengan suhu ponsel mencapai 48,7 derajat Celsius. Di adegan lain, frame rate naik ke 24fps dengan suhu melewati 50 derajat Celsius. Performa ini memang tidak elegan, tetapi fakta bahwa ponsel bisa mencapai frame rate yang relatif bisa dimainkan tetap mengesankan.

Namun, tidak semuanya berjalan mulus. Game bisa crash saat layar loading tertentu, terutama jika pemain gagal dalam misi. Ini jelas masih sebuah eksperimen, dan ponsel menunjukkan hal tersebut dengan cukup jelas.

Setelah melihat beberapa panduan dari komunitas, pengaturan di GameHub mulai diutak-atik. Masuk ke pengaturan kompatibilitas GameHub, aplikasi memberikan opsi untuk compatibility layer, translation parameters, DirectInput behavior, audio driver, dan CPU translation. Pengaturan dari komunitas berhasil membuat pengalaman bermain menjadi lebih stabil. Compatibility layer, khususnya, menjadi kunci untuk pengalaman yang lebih baik setelah beralih ke Proton.

Red Magic 11S Pro menawarkan berbagai mode daya untuk memaksimalkan performa dari chipset Qualcomm flagship. Sistem liquid cooling, tombol bahu, dan berbagai teknologi GameSpace sangat membantu dalam menjaga koherensi pengalaman bermain.

Mode Diablo menjadi mode performa puncak dari smartphone ini. Berbeda dengan mode performa di ponsel lain yang jarang memberikan perubahan berarti, mengaktifkan Diablo mode pada Red Magic 11S Pro langsung menggandakan frame rate di Ghost of Tsushima. Bahkan, frame rate 60fps sesekali berhasil dicapai.

Electronics, Phone, Mobile Phone

Namun, konsekuensinya adalah stabilitas dan suhu. Dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Leading Version yang mencapai suhu 80 derajat Celsius, game menjadi lebih rentan crash. Angka-angka performa tersebut memang menarik, tetapi belum realistis untuk bermain dalam waktu lama. Untuk pengalaman yang lebih stabil, pengujian beralih ke mode “Rise”. Sesi bermain yang lebih panjang pun menggunakan Balanced mode untuk memastikan konsistensi.

Eksperimen ini membuktikan bahwa smartphone flagship masa kini memiliki kemampuan komputasi yang luar biasa. Meskipun bukan cara ideal untuk memainkan Ghost of Tsushima, fakta bahwa game tersebut bisa berjalan di ponsel adalah sebuah pencapaian yang mengesankan.

Pengaturan kompatibilitas yang disediakan GameHub menjadi kunci utama. Aplikasi ini memberikan fleksibilitas penuh untuk menyesuaikan berbagai parameter, mirip seperti saat menjalankan emulator game di PC. Dengan panduan dari komunitas, pengaturan yang tepat berhasil ditemukan untuk meningkatkan stabilitas.

Red Magic 11S Pro sendiri adalah perangkat yang dirancang khusus untuk gaming. Dukungan dari berbagai fitur hardware seperti sistem pendingin cair dan tombol bahu memberikan keunggulan tersendiri. Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Leading Version yang digunakan juga menjadi salah satu teknologi terbaru di industri mobile.

Electronics, Mobile Phone, Phone

Performa yang dihasilkan sangat bergantung pada mode daya yang digunakan. Mode Diablo memberikan performa tertinggi dengan konsekuensi suhu yang ekstrem. Mode Rise dan Balanced menjadi pilihan yang lebih realistis untuk sesi bermain yang lebih panjang dan stabil.

Meskipun hasilnya mengesankan, eksperimen ini masih jauh dari pengalaman bermain yang sempurna. Crash yang terjadi saat loading screen menjadi pengingat bahwa teknologi ini masih dalam tahap awal. Namun, potensi yang ditunjukkan sangat menjanjikan untuk masa depan gaming mobile.

Kemampuan smartphone untuk menjalankan game PC kelas berat seperti Ghost of Tsushima membuka kemungkinan baru. Dengan perkembangan chipset yang semakin cepat, bukan tidak mungkin pengalaman bermain game PC di ponsel akan menjadi semakin mulus di masa depan.

Electronics, Mobile Phone, Phone

Bagi para penggemar teknologi, eksperimen ini menjadi bukti nyata bahwa batas antara perangkat mobile dan PC semakin kabur. Smartphone gaming seperti Red Magic 11S Pro tidak hanya mampu menjalankan game mobile, tetapi juga game-game berat yang biasanya hanya bisa dimainkan di PC.

GameHub offers various compatibility settings (running on the Red Magic 11S Pro)

Kesimpulannya, eksperimen ini menunjukkan bahwa teknologi mobile telah mencapai titik di mana ia bisa menyaingi PC dalam hal performa gaming. Meskipun masih ada tantangan, hasil ini menjadi indikasi yang jelas tentang masa depan industri gaming.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.