Nyerah! PUBG Mobile Resmi Pamit dari India

pubg mobile india

Telset.id, Jakarta – Pemerintah India melalui kementerian terkait telah melarang sekitar 118 aplikasi dan game mobile, salah satunya adalah PUBG Mobile. Setelah melakukan sejumlah upaya, pihak PUBG Corporation akhirnya menyerah dan mengumumkan akan menghentikan layanan dan akses ke semua pemain game tersebut di India.

Dilansir dari GSMArena, Sabtu (31/10/2020), PUBG Mobile secara resmi menarik diri dari India. PUBG Mobile dan PUBG Mobile Lite akan berhenti berfungsi di negara Bollywood tersebut.

Hak merek dari game akan dikembalikan kepada pemilik kekayaan intelektual dan Tencent Games tidak lagi memiliki hak atas franchise di India.

Pihak PUBG Mobile juga telah merilis pernyataan resmi yang menyatakan penghentian seluruh layanan mereka di India.

{Baca juga: PUBG Mobile, AoV, dan 116 Aplikasi China “Haram” di India}

“Untuk mematuhi perintah sementara Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi tanggal 2 September 2020, Tencent Games akan menghentikan semua layanan dan akses bagi pengguna di India ke PUBG MOBILE Nordic Map: Livik dan PUBG MOBILE Lite (bersama-sama, “PUBG Mobile” ) pada 30 Oktober 2020,” demikian isi dari pernyataan tersebut.

“Melindungi data pengguna selalu menjadi prioritas utama dan kami selalu mematuhi undang-undang dan peraturan perlindungan data yang berlaku di India. Semua informasi alur game pengguna diproses secara transparan seperti yang diungkapkan dalam kebijakan privasi kami,” sambungnya.

Namun pihak PUBG Corp. tidak  menjelaskan apakan data-data pemain dari India akan dihapus atau mereka simpan dengan alasan tertentu.

“Kami sangat menyesali hasil ini, dan dengan tulus berterima kasih atas dukungan dan cinta Anda untuk PUBG Mobile di India,” pungkasnya.

Penghentian layanan game battle royale ini merupakan gelombang kedua dari rangkaian blokir yang dilakukan pemerintah India pada aplikasi asal China.

{Baca juga: Dilarang Main PUBG Mobile, Remaja India Bunuh Diri}

Tidak hanya PUBG Mobile yang merasakan imbas kebijakan ini. Platform populer lain seperti TikTok dan WeChat juga harus tertimpa masalah serupa.

Pemerintah India pun menegaskan bahwa ratusan aplikasi dan game asal China yang diblokir ini dituduh mencuri dan mentransmisikan data pengguna secara tidak sah ke server yang berlokasi di luar India.

Pusat Koordinasi Kejahatan Dunia Maya India di bawah Kementerian Dalam Negeri telah melaporkan beberapa contoh data pengguna yang dilanggar. Ada juga yang terkait dengan kasus konflik antara India dengan China terkait perbatasan di dekat wilayah Tibet pada Mei lalu. (HR/IF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here