Pilot AI Kalahkan Manusia dalam Pertarungan Virtual F-16

Pilot AI

Telset.id, Jakarta  – Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sudah banyak diterapkan, termasuk di dunia game. Belum lama ini, pilot AI dikabarkan berhasil mengalahkan pilot manusia dalam pertempuran “dogfigths” virtual reality pesawat F-16.

Pilot AI buatan Heron Systems sukses mengalahkan pilot F-16 manusia dalam simulasi Dogfights 5-0. Para ahli memuji kemenangan itu sebagai momen penting untuk kecerdasan buatan.

Pertarungan tersebut berlangsung dalam uji coba AlphaDogfight Badan Penelitian Lanjutan Pertahanan (DARPA) pada 20 Agustus 2020. DARPA mengadu beberapa program AI berbeda.

Pilot AI yang jadi pemenang berhadapan dengan pilot manusia, “Banger.” Banger adalah lulusan Kursus Instruktur Senjata F-16 Sekolah Senjata Angkatan Udara dengan lebih dari 2.000 jam di F-16.

{Baca juga: Canggih! Bot AI Facebook Kalahkan Pemain Poker Profesional}

Dilansir New York Post, DARPA berusaha mendemonstrasikan “kelayakan pengembangan agen otonom  efektif dan cerdas, yang mampu mengalahkan pesawat musuh dalam pertempuran udara.”

“Kami mendapat kesempatan emas untuk menyaksikan program AI melawan musuh yang sangat kredibel,” papar Kolonel Dan Javorsek, manajer program di Kantor Teknologi Strategis DARPA.

Dikutip Telset.id, Selasa (25/8/2020), AI mengalahkan manusia dalam demonstrasi 2016. Namun, sapuan bersih algoritma AI buatan Heron Systems menunjukkan perkembangan ke level lain.

DARPA mengatakan, uji coba AlphaDogfight adalah pendahulu program Air Combat Evolution, yang pada akhirnya bertujuan menggunakan algoritma AI untuk menerbangkan pesawat sungguhan.

Pertarungan manusia dan BOT AI di dunia games bukan baru kali ini terjadi. Sebelumnya, OpenAI Five berhasil mengalahkan tim eSports profesional, OG dalam tiga pertandingan game Dota 2.

OG bukan tim sembarangan. Kumpulan gamers tersebut adalah juara The International Dota 2 di tahun 2018, takluk oleh mesin pembelajaran tersebut ciptaan perusahaan OpenAI.

Dilansir Telset.id dari Engadget, (15/04), pada pertandingan tersebut Tim OG hanya mampu memberikan perlawanan pada 30 menit awal permainan. Sisanya OpenAI Five mampu mempelajari gaya permainan OG dan balik menyerang.

Pertandingan ini hanyalah demonstrasi biasa. Walaupun begitu kemenangan teknologi AI menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi ancaman bagi atlet eports karena mampu memenangkan game Dota 2.

{Baca juga: Mantap! Teknologi AI Berhasil Kalahkan Tim eSports Dota 2}

Jika penasaran dengan OpenAI Five, Anda pun berkesempatan untuk menjajal kekuatan mereka. Caranya Anda harus mendaftar kepada perusahaan OpenAI.

Nanti jika sudah terdaftar, Anda bisa bermain baik dalam mode kooperatif maupun versus antara 18 April pukul 21.00 waktu timur Amerika Serikat, hingga 22 April pukul 02.59 Waktu Timur Amerika Serikat. [SN/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here