Logo Electronic Arts di gedung dengan mural bunga

Komisi Eropa Setujui Akuisisi EA Senilai $55 Miliar oleh Arab Saudi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Komisi Eropa memberikan persetujuan antitrust terhadap akuisisi EA senilai $55 miliar oleh Arab Saudi
  • Akuisisi ini tidak dianggap menimbulkan masalah persaingan di pasar game
  • UE masih meninjau kepatuhan terhadap aturan subsidi asing dengan tenggat 30 Juli
  • Jika deal jadi, Arab Saudi akan memiliki lebih dari 93% saham EA
  • Akuisisi ini berpotensi menjadi pembelian dengan utang terbesar dalam sejarah

Telset.id – Komisi Eropa, cabang eksekutif Uni Eropa, telah memberikan persetujuan antitrust terhadap akuisisi Electronic Arts (EA) yang bernilai $55 miliar. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi kesepakatan yang dipimpin oleh dana kekayaan negara Arab Saudi tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Komisi Eropa menyimpulkan bahwa transaksi yang diusulkan tidak akan menimbulkan masalah persaingan di pasar. “Komisi menyimpulkan bahwa transaksi yang diberitahukan tidak akan menimbulkan kekhawatiran persaingan, mengingat dampaknya yang terbatas terhadap persaingan di pasar tempat perusahaan-perusahaan tersebut beroperasi,” demikian pernyataan Komisi Eropa.

Komisi mencatat bahwa mereka telah meneliti kesepakatan tersebut melalui proses peninjauan merger normal. Akuisisi ini terutama berkaitan dengan produksi dan distribusi game PC, konsol, dan seluler, serta acara esports.

Persetujuan antitrust ini merupakan langkah signifikan menuju penutupan kesepakatan. Namun, seperti yang dicatat oleh Reuters, UE belum sepenuhnya memberikan lampu hijau untuk pengambilalihan ini. Komisi juga sedang meninjau kesepakatan tersebut untuk memastikan kepatuhannya terhadap aturan subsidi asing. Ada tenggat waktu pada 30 Juli untuk keputusan tersebut, dan kesepakatan diperkirakan akan melewati hambatan itu juga.

Akuisisi ini memerlukan persetujuan dari regulator lain, termasuk Komite Investasi Asing di AS. Awal tahun ini, anggota Kongres meminta Komisi Perdagangan Federal untuk “meninjau secara menyeluruh” potensi merger tersebut.

Jika kesepakatan ini berhasil, Dana Investasi Publik Arab Saudi akan memiliki lebih dari 93 persen saham EA. Perusahaan ekuitas swasta Silver Lake dan Affinity Partners juga akan memiliki saham. Para pemegang saham EA telah menyetujui pengambilalihan tersebut pada bulan Desember lalu.

Jika akuisisi ini ditutup, ini akan menjadi pembelian dengan utang terbesar dalam sejarah. EA akan dibebani dengan utang lebih dari $20 miliar yang digunakan untuk membiayai kesepakatan tersebut.

Kesepakatan ini mengingatkan kita pada dinamika industri game global yang terus berubah. Para penggemar game mungkin tertarik dengan bagaimana Split Tunneling VPN bisa menjadi solusi untuk mengatasi lemot saat bermain game.

Di sisi lain, persaingan di industri hardware juga semakin ketat. Bocoran terbaru menunjukkan bahwa Motorola Edge 70 Max siap menantang Galaxy S26 Ultra.

Persetujuan dari UE ini menjadi sinyal bahwa regulator Eropa melihat akuisisi ini tidak akan memonopoli pasar. Namun, proses regulasi masih panjang. Pengawasan dari pihak berwenang AS menjadi salah satu faktor kunci yang akan menentukan nasib kesepakatan ini.

Dengan kepemilikan lebih dari 93 persen saham, Arab Saudi akan memiliki kendali penuh atas EA. Ini adalah langkah ambisius untuk memperkuat posisi negara tersebut di industri hiburan digital global.

Para analis akan terus memantau perkembangan selanjutnya, terutama keputusan dari regulator AS yang masih meninjau potensi dampak dari merger ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.