Telset.id ā GTA Vice City, salah satu game legendaris yang dirilis pada 2002 untuk PS2, kini dapat dimainkan sepenuhnya di jendela browser. Perkembangan ini memungkinkan para penggemar untuk mengakses game klasik tersebut tanpa perlu mengunduh atau menginstal file apa pun.
Proyek browser port ini sebenarnya sudah sempat hadir pada tahun lalu melalui situs DOS Zone. Namun, akses tersebut cepat ditutup setelah menerima DMCA strike dari Take-Two. Kini, situs bernama Quenq mengambil alih dan juga menghosting GTA III dengan cara serupa.
Menariknya, proyek yang berjalan di Quenq masih sama dengan versi sebelumnya karena menu pause di dalam game secara eksplisit menampilkan tulisan DOS Zone. Hal ini menunjukkan bahwa proyek tersebut dijalankan ulang di platform berbeda setelah takedown sebelumnya.
Kami sempat mencoba memainkan game ini di OnePlus 12 dan hasilnya cukup mengesankan. Game langsung dimuat tanpa hambatan dan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Selain mendukung keyboard/mouse dan kontroler, game ini juga kompatibel dengan kontrol layar sentuh. Pemain dapat bergerak bebas mengelilingi dunia game dan mengendalikan karakter Tommy dalam orientasi landscape maupun portrait.

Tersedia pula fitur save game dan mod manager yang memungkinkan pemain mengunggah file sendiri langsung ke browser. Pemain juga bisa mengetik cheat menggunakan keyboard eksternal. Sebelum permainan dimulai, tersedia opsi batas FPS karena GTA Vice City dirancang untuk berjalan pada 30 FPS. Bermain pada framerate tidak terkunci, yang didukung oleh port ini, terkadang dapat menyebabkan bug dan kerusakan fisika. Namun, kami berhasil memainkan game ini di atas 100 FPS di desktop tanpa masalah berarti.
Baca Juga:
Teknologi di Balik Browser Port
Proyek ini kemungkinan besar menggunakan reVC, sebuah proyek komunitas yang mendekompilasi kode sumber asli GTA Vice City menjadi kode C++ yang bersih dan mudah dibaca. Selanjutnya, WebAssembly membantu menerjemahkan kode C++ menjadi JavaScript yang dapat dipahami secara native oleh browser.
Selain itu, port ini diyakini berjalan di atas WebGL 2, sebuah JavaScript API yang melewati mesin tata letak browser pada umumnya dan berkomunikasi langsung dengan GPU untuk mengeksekusi tugas-tugas berat yang berkaitan dengan grafis.

Hal yang sama berlaku untuk GTA III yang juga tersedia di Quenq dengan kontrol dan opsi yang sama, kecuali mod manager. Proyek GTA III ini kemungkinan dibangun menggunakan re3, yaitu kode sumber GTA III yang telah didekompilasi. Berbeda dengan Vice City, proyek GTA III ini tidak tampak disalin dari DOS Zone karena tidak ada indikasi tersebut di menu pause. Kinerjanya pun sama baiknya dengan port Vice City, dan kami tidak mengalami kendala saat memainkannya di berbagai perangkat.
Distribusi di DOS Zone Setelah Takedown
Sekadar informasi tambahan, kami juga memeriksa DOS Zone dan menemukan bahwa Vice City serta GTA III masih terdaftar di sana. Namun, keduanya kini memerlukan unggahan aset game dari pengguna. Pemain juga dapat mengunduh data melalui torrent setelah menekan tombol tertentu, tetapi platform menyerahkan pilihan tersebut kepada pengguna dengan disertai pernyataan jelas bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas pembajakan.

Jelas bahwa DMCA takedown telah mengubah cara platform mendistribusikan proyek-proyek ini. Meskipun demikian, tetap mengesankan bahwa proyek-proyek tersebut masih dapat diakses oleh publik hingga saat ini.
Bagi penggemar game klasik, kemudahan akses seperti ini membuka peluang untuk bernostalgia tanpa perlu menyiapkan perangkat keras khusus. Fenomena browser port juga menunjukkan bagaimana komunitas terus mencari cara untuk melestarikan game-game legendaris di tengah berbagai pembatasan hukum.
Perkembangan ini sejalan dengan tren lain di industri game, seperti upaya menghadirkan game lawas ke platform modern. Beberapa proyek serupa juga menunjukkan bahwa komunitas modding terus berinovasi untuk memperluas cara bermain game.
Kehadiran GTA Vice City di browser menjadi bukti bahwa teknologi web telah berkembang pesat. Dengan dukungan WebAssembly dan WebGL 2, game dengan grafis kompleks sekalipun kini dapat berjalan mulus di browser tanpa instalasi tambahan.
Bagi pemain yang ingin mencoba, pengalaman bermain di browser hampir tidak berbeda dengan versi aslinya. Kontrol responsif, opsi save game, dan dukungan berbagai perangkat menjadikan port ini layak dicoba, terutama bagi mereka yang ingin bernostalgia dengan salah satu game terbaik sepanjang masa.





Komentar
Belum ada komentar.