Telset.id – Game open-world gratis Ananta resmi mengungkap peta dunia kedua bernama Chongxiao dalam trailer terbaru di Gamescom 2026. Pengumuman ini menegaskan ambisi pengembang untuk menciptakan dunia game open-world terbesar di kelas free-to-play, dengan dua kota besar yang siap dijelajahi pemain.
Produser Ananta, Ash Qi, dalam wawancara eksklusif dengan TechRadar Gaming, menyatakan bahwa pemain akan bisa berpindah dari Nova City yang berlokasi di pesisir menuju metropolis futuristik Chongxiao. Qi menjanjikan “puluhan jam konten cerita dan beragam gameplay perkotaan” yang akan tersedia di kedua peta tersebut. “Tujuan kami adalah menciptakan game open-world terbesar di ruang free-to-play,” tambah Qi.
Ananta merupakan game yang digadang-gadang menjadi kompetitor Grand Theft Auto 6 di segmen free-to-play. Game ini telah menarik perhatian besar sejak awal pengumumannya karena menawarkan beragam mekanisme gameplay, mulai dari berkendara, pertarungan jarak dekat, tembak-menembak orang ketiga, hingga wingsuit terbang. Game ini dijadwalkan rilis untuk PC, PlayStation 5, dan perangkat mobile pada 15 Januari 2027.
Chongxiao: Kota Futuristik dengan Inspirasi Kota Nyata
Menurut Ash Qi, Nova City adalah peta pertama yang mereka buat, sementara Chongxiao mulai dikembangkan sekitar satu tahun setelah pengembangan Nova City berjalan. “Dalam hal skala, Chongxiao cukup lebih besar dari Nova City, tetapi setiap peta memiliki identitasnya sendiri, dengan cerita berbeda dan atmosfer yang khas,” jelas Qi.
Perbedaan atmosfer antara kedua kota ini sangat jelas. Nova City digambarkan memiliki nuansa modern dengan energi hiburan yang hidup dan kadang kacau, mirip perpaduan Tokyo dan Los Angeles. Sementara itu, Chongxiao menawarkan teknologi lebih maju, konten budaya yang lebih kaya, serta atraksi wisata berskala besar yang bisa dieksplorasi pemain.
Yang menarik, pengembang Ananta membangun kota Lingyun di dalam Chongxiao dengan inspirasi langsung dari kota Shanghai dan Hangzhou di China, tempat tim pengembang tinggal dan bekerja. “Kedua kota memiliki pemandangan sehari-hari yang sangat mencolok dan landmark modern yang ikonik,” ungkap Qi. “Tujuan kami adalah menjadikan kota-kota nyata sebagai fondasi dan melapisi setting Ananta di atasnya.”
Trailer terbaru Ananta di Gamescom 2026 menampilkan sejumlah fitur dunia nyata dari kedua kota tersebut, termasuk gedung pencakar langit yang hampir identik dengan Menara Oriental Pearl yang ikonik di Shanghai. Chongxiao juga dibangun mengelilingi perairan kuno bernama Danau Weilan, yang dimodelkan secara ketat mengikuti Danau Barat yang terkenal di Hangzhou.

Danau Barat di Hangzhou merupakan situs Warisan Dunia UNESCO yang juga tampil di bagian belakang uang kertas satu yuan China. Salah satu landmark Hangzhou yang paling dikenal, Three Pools Mirroring the Moon atau tiga pagoda batu kecil, juga terlihat jelas dalam trailer terbaru Ananta.
Kendati mengambil inspirasi dari kota-kota nyata, Qi menegaskan bahwa pengembang tidak sekadar meniru lokasi tersebut satu lawan satu. “Tentu saja, kami tidak hanya menciptakan ulang tempat-tempat ini secara persis. Kami memberi mereka setting baru dan petualangan yang berkesan sesuai kebutuhan cerita dan IP kami,” jelasnya.

Beragam Aktivitas Kota dan Fitur Gameplay
Selain dua peta besar yang siap dijelajahi, Ananta juga menawarkan berbagai aktivitas unik di dalam kota-kotanya. Ash Qi menjelaskan bahwa pemain bisa melakukan apa pun yang diinginkan di kota modern, seperti berbelanja, makan di restoran, menonton pertunjukan musik langsung, atau berdansa semalaman.
Yang menarik, pemain dapat mengundang karakter favorit mereka untuk melakukan aktivitas bersama. Setiap kota juga menawarkan aktivitas khas berdasarkan keunikannya masing-masing. “Di Chongxiao, misalnya, pemain bisa naik perahu untuk menikmati Danau Weilan,” tambah Qi.
Ekosistem game Ananta sendiri telah menjadi sorotan sejak awal. Game ini menampilkan berbagai mekanisme yang mengingatkan pada game-game besar seperti web-slinging ala Spider-Man. Kombinasi antara eksplorasi kota yang luas, beragam aktivitas, dan mekanisme pertarungan yang bervariasi menjadikan Ananta salah satu game yang paling dinantikan di tahun 2027.
Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada 15 Januari 2027 untuk PC, PlayStation 5, dan mobile, Ananta akan menjadi salah satu game free-to-play paling ambisius yang pernah ada. Pengembang tampaknya serius menepati janji mereka untuk menghadirkan dunia open-world terbesar di kategori free-to-play, dengan dua peta besar yang masing-masing memiliki identitas dan cerita yang berbeda.
Baca Juga:
Pengungkapan peta Chongxiao ini tentu menjadi kabar baik bagi para pemain yang sudah menantikan game tersebut sejak pertama kali diumumkan. Dengan dua peta besar yang masing-masing memiliki karakteristik unik, Ananta berpotensi memberikan pengalaman bermain yang mendalam dan bervariasi. Janji “puluhan jam konten cerita” dari Ash Qi juga menunjukkan bahwa game ini tidak hanya mengandalkan luasnya peta, tetapi juga kedalaman cerita yang akan ditemukan pemain di setiap sudutnya.
Perpaduan antara kota futuristik bergaya China dengan kota modern bergaya Barat dalam satu game memberikan variasi visual yang menarik. Pemain yang bosan dengan hiruk-pikuk Nova City bisa berpindah ke ketenangan Danau Weilan di Chongxiao, atau sebaliknya. Fleksibilitas eksplorasi ini menjadi nilai jual utama Ananta di tengah persaingan game open-world yang semakin ketat.
Kehadiran landmark dunia nyata seperti Menara Oriental Pearl Shanghai dan Danau Barat Hangzhou juga bisa menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pemain yang pernah mengunjungi atau mengenal kota-kota tersebut. Sentuhan realisme ini memberikan kedalaman budaya yang jarang ditemui di game open-world lainnya.
Bagi penggemar game bergenre open-world, Ananta layak masuk daftar tunggu. Kombinasi dua peta besar, beragam aktivitas, mekanisme gameplay yang variatif, serta inspirasi dari kota-kota ikonik dunia menjadikan Ananta salah satu game free-to-play paling ambisius yang akan dirilis. Peluncurannya pada Januari 2027 akan menjadi momen yang dinantikan banyak pemain di seluruh dunia.





Komentar
Belum ada komentar.