Key art dari Assassin’s Creed Black Flag Resynced menampilkan Edward Kenway dengan dua pistol

Assassin’s Creed Black Flag Resynced: Tiga Mode Grafis dan Dukungan PS5 Pro

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Ubisoft ungkap tiga mode grafis untuk Assassin’s Creed Black Flag Resynced di PS5 dan PS5 Pro
  • Mode Performance berjalan di 60FPS, Fidelity di 30FPS, dan Balanced di 40FPS dengan resolusi upscaled 2160p
  • PS5 Pro mendapat extended ray tracing berkat teknologi PSSR 2.0
  • Teknologi rambut berbasis strand untuk Edward Kenway di semua mode
  • Sistem cuaca real-time menggunakan Atmos dan sistem air modern dengan tessellation baru
  • Dukungan HDR, Dolby Atmos, dan haptic feedback DualSense
  • Game rilis 9 Juli 2026 untuk PS5, Xbox Series X/S, dan PC

Telset.id – Ubisoft resmi mengungkap detail fitur PlayStation untuk Assassin’s Creed Black Flag Resynced, termasuk tiga mode grafis berbeda yang akan tersedia di PS5 dan PS5 Pro. Game remake bajak laut ini menjanjikan pengalaman visual yang lebih mulus berkat dukungan ray tracing dan teknologi upscaling terbaru.

Dalam unggahan terbaru di PlayStation Blog, Ubisoft menjelaskan bahwa Black Flag Resynced dibangun dari awal (rebuilt from the ground up) dan dirancang khusus untuk hardware PlayStation modern. Tiga mode grafis yang ditawarkan adalah Performance, Fidelity, dan Balanced.

Mode Performance akan berjalan di 60FPS, Fidelity di 30FPS, dan Balanced di 40FPS. Ketiganya menggunakan resolusi upscaled 2160p. Dengan demikian, pemain bisa memilih prioritas antara performa tinggi atau kualitas visual maksimal sesuai preferensi.

Yang menarik, dukungan untuk PS5 Pro menjadi sorotan utama. Game ini akan memanfaatkan teknologi PSSR (PlayStation Spectral Super Resolution) versi terbaru, yaitu PSSR 2.0. Teknologi ini meningkatkan kualitas gambar dan rekonstruksi, serta mengurangi kesenjangan visual antara mode performa dan fidelity.

Lebih penting lagi, PSSR 2.0 memungkinkan “extended ray tracing support” yang mencakup Ray-Traced Global Illumination dan Ray-Traced Specular Reflections. “Ini memungkinkan pencahayaan dan kualitas refleksi yang lebih kaya sambil mempertahankan target performa yang lebih tinggi di semua mode,” jelas Ubisoft.

Di PS5 standar, mode Fidelity dan Balanced juga akan menawarkan extended ray tracing, sementara mode Performance hanya mendapatkan ray tracing standar. Detail ini menjadi nilai tambah bagi pemilik PS5 Pro yang ingin menikmati grafis paling canggih.

Selain ray tracing, Ubisoft juga memperkenalkan teknologi rambut berbasis strand (strand-based hair technology) yang diperluas untuk PS5 Pro. Teknologi ini akan diterapkan pada karakter utama Edward Kenway di semua mode. Pada mode Fidelity, karakter kerumunan di dekatnya juga akan mendapatkan manfaat teknologi rambut ini selama gameplay, sementara sinematik menggunakan rambut berbasis strand untuk semua karakter tanpa terkecuali.

“Alih-alih hanya mengandalkan hair cards tradisional, engine dapat mensimulasikan dan merender helai rambut individu untuk gerakan yang lebih alami dan respons terhadap angin. Semua ini memungkinkan kami mendapatkan render rambut yang sangat realistis untuk karakter kami,” jelas Ubisoft.

A screenshot from Assassin's Creed Black Flag Resynced showing Edward Kenway in combat with dual swords

Berkat engine Anvil yang ditingkatkan, Black Flag Resynced juga mensimulasikan cuaca secara real-time melalui Atmos, kerangka simulasi cuaca sistemik. Sistem ini terus-menerus mensimulasikan variabel seperti suhu, kelembaban, angin, dan kepadatan uap, alih-alih memperlakukan cuaca sebagai efek terisolasi.

“Sistem ini berkembang seiring waktu dan saling memengaruhi, menghasilkan cuaca yang lebih koheren dan dinamis,” jelas studio tersebut. Simulasi yang sama juga meluas ke gameplay dan interaksi lingkungan.

Sistem air juga telah dimodernisasi menggunakan teknik tessellation baru, pembuatan foam volumetrik, dan gelembung dinamis. Hal ini memungkinkan laut merespons lebih alami terhadap kondisi angin, cuaca, dan pergerakan kapal.

Game ini juga mendukung HDR, Dolby Atmos, dan umpan balik haptic DualSense untuk pengalaman bermain yang lebih imersif. Fitur-fitur ini melengkapi paket visual canggih yang ditawarkan Ubisoft.

A screenshot from Assassin's Creed Black Flag Resynced showing Edward Kenway on a rooftop.

Assassin’s Creed Black Flag Resynced dijadwalkan rilis pada 9 Juli 2026 untuk PS5, Xbox Series X dan Series S, serta PC. Bagi penggemar yang sudah lama menantikan remake bajak laut klasik ini, detail teknis yang diungkap Ubisoft menunjukkan komitmen serius untuk menghadirkan pengalaman modern tanpa mengorbankan esensi asli.

Dengan tiga mode grafis yang fleksibel dan dukungan penuh untuk PS5 Pro, Black Flag Resynced menjadi salah satu game remake yang paling dinantikan tahun ini. Pemain bisa memilih mode yang paling sesuai dengan kebutuhan, apakah mengutamakan performa tinggi di 60FPS atau kualitas visual maksimal dengan ray tracing penuh.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.