๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Xiaomi Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max sisi depan dan belakang, menampilkan perbedaan desain dan ukuran layar

Perbandingan Poco X8 Pro vs Poco X8 Pro Max: Mana Pilihan Tepat?

Terbit:
โฑ๏ธ9 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dalam perbandingan antara Xiaomi Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max, perbedaan paling mencolok terletak pada sektor performa dan baterai. Poco X8 Pro Max ditenagai chipset Mediatek Dimensity 9500s (3nm) yang mencetak skor Antutu SoC 1.852.350, dengan CPU score 843.521 dan GPU score 1.008.829. Sebagai perbandingan, Poco X8 Pro dengan Dimensity 8500 Ultra (4nm) hanya meraih 1.215.079 poin (CPU 585.225, GPU 629.854). Artinya, Poco X8 Pro Max menawarkan peningkatan performa CPU sekitar 44% dan GPU 60% โ€” perbedaan yang sangat terasa saat menjalankan game berat seperti Genshin Impact atau emulator PC. GPU Immortalis-G925 MC12 pada varian Max juga mendukung ray tracing hardware, sesuatu yang tidak dimiliki oleh Mali-G720 MC8 pada varian reguler. Untuk pengguna yang menginginkan gaming kelas atas dan multitasking tanpa kompromi, Poco X8 Pro Max jelas unggul jauh. Dari segi baterai, Poco X8 Pro Max membawa lompatan revolusioner dengan kapasitas 8500 mAh (bahkan 9000 mAh di beberapa pasar), dibandingkan 6500 mAh pada Poco X8 Pro. Keduanya sama-sama mendukung pengisian cepat 100W, tetapi dengan kapasitas lebih besar, Poco X8 Pro Max membutuhkan waktu lebih lama untuk pengisian penuh (estimasi 60-70 menit) meskipun klaim 50% dalam 24 menit. Fitur bypass charging pada varian Max menjadi nilai tambah besar bagi gamer โ€” saat bermain sambil diisi daya, listrik langsung mengalir ke komponen tanpa melalui baterai, mengurangi panas dan memperpanjang umur baterai. Untuk penggunaan sehari-hari, Poco X8 Pro Max dapat bertahan hingga 2 hari penuh, sementara Poco X8 Pro mungkin hanya 1,5 hari dengan pemakaian serupa. Pada aspek layar dan desain, kedua ponsel menggunakan panel AMOLED 68B warna dengan refresh rate 120Hz, PWM 3840Hz, dan kecerahan puncak 3500 nits. Namun, Poco X8 Pro Max memiliki layar lebih besar 6,83 inci (vs 6,59 inci) dengan resolusi lebih tinggi 1280x2772 (447 ppi) dibanding 1268x2756 (460 ppi) pada varian reguler โ€” perbedaan densitas piksel hampir tidak terlihat oleh mata telanjang. Dari segi dimensi, Poco X8 Pro lebih kompak (157,5 x 75,2 x 8,4 mm, 201,5g) sedangkan varian Max lebih besar (162,9 x 77,9 x 8,2 mm, 218g). Bobot tambahan 16,5 gram pada varian Max terasa signifikan, terutama saat penggunaan satu tangan. Keduanya menggunakan Gorilla Glass 7i di depan, tetapi Poco X8 Pro Max memiliki punggung dari plastik reinforced fiberglass yang lebih tahan benturan namun terasa kurang premium dibanding kaca. Konektivitas menjadi area di mana Poco X8 Pro Max unggul dengan Wi-Fi 7 (802.11be) dibanding Wi-Fi 6 pada Poco X8 Pro. Ini berarti kecepatan transfer data nirkabel hingga 2,4x lebih cepat dan latensi lebih rendah, meskipun router Wi-Fi 7 masih jarang di tahun 2026. Varian Max juga mendukung eSIM (dual SIM hybrid) yang memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang sering bepergian. Keduanya memiliki Bluetooth 6.0, NFC, dan navigasi multi-band, meskipun varian Max menambahkan dukungan BDS B2b dan Galileo E5b untuk akurasi lebih tinggi di area terpencil. Sayangnya, keduanya masih menggunakan USB Type-C 2.0 โ€” sebuah keputusan yang membuat saya bertanya-tanya, apakah Poco menyembunyikan port 3.0 di brankas? Ini menjadi kelemahan bersama yang membatasi kecepatan transfer data dan output video. Di sektor kamera, kedua ponsel identik: kamera utama 50 MP f/1.5 dengan OIS, ultrawide 8 MP f/2.2, dan selfie 20 MP. Tidak ada peningkatan sensor atau lensa pada varian Max, yang merupakan kekecewaan mengingat harga yang lebih tinggi. Kemampuan video maksimal 4K@60fps dengan gyro-EIS dan HDR10+. Untuk fotografi, hasilnya akan serupa antara kedua perangkat โ€” cukup baik untuk kelas menengah, tetapi tidak akan mengalahkan flagship dengan sensor 1 inci. Software keduanya berjalan di Android 16 dengan HyperOS 3, dengan dukungan update yang sama dari Xiaomi. Poco X8 Pro Max memiliki fingerprint ultrasonic yang lebih responsif dibanding optical pada varian reguler, memberikan pengalaman membuka kunci yang lebih mulus, terutama dalam kondisi basah atau minim cahaya. Secara keseluruhan, Poco X8 Pro Max adalah pilihan tepat bagi pengguna yang menginginkan performa flagship, daya tahan baterai luar biasa, dan konektivitas terkini โ€” meskipun harus menerima bobot lebih berat dan harga lebih tinggi. Poco X8 Pro tetap menjadi opsi value-for-money yang sangat baik dengan performa solid dan desain lebih ringkas, cocok untuk pengguna yang tidak membutuhkan kekuatan ekstrem. Jika Anda seorang gamer hardcore atau profesional yang membutuhkan daya tahan seharian penuh tanpa khawatir kehabisan baterai, Poco X8 Pro Max adalah jawabannya. Namun, jika anggaran terbatas dan Anda lebih mementingkan portabilitas, Poco X8 Pro masih merupakan pilihan yang sangat kompeten di kelasnya.
Xiaomi Poco X8 Pro

Xiaomi Poco X8 Pro

๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Xiaomi Poco X8 Pro Max

Xiaomi Poco X8 Pro Max

๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Xiaomi Poco X8 Pro

โœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz, kecerahan puncak 3500 nits, dan PWM 3840Hz yang ramah mata
  • Baterai 6500 mAh dengan pengisian 100W (0-100% dalam 48 menit) dan reverse wired 27W
  • Chipset Dimensity 8500 Ultra (4nm) dengan skor Antutu SoC 1.215.079, cukup untuk gaming berat
  • Bobot lebih ringan (201,5g) dan dimensi lebih kompak dibanding varian Max
  • Harga lebih terjangkau dengan spesifikasi yang masih sangat kompetitif
  • Dukungan Bluetooth 6.0 dan navigasi satelit multi-band (GPS, BDS, Galileo, QZSS, NavIC, GLONASS)
โŒ Kekurangan
  • Kamera utama dan ultrawide identik dengan Poco X8 Pro Max, tidak ada peningkatan signifikan
  • Port USB Type-C 2.0 (bukan 3.0/3.1), kecepatan transfer data terbatas
  • Tidak ada slot microSD untuk ekspansi penyimpanan
  • Kamera selfie 20 MP hanya merekam 1080p, tanpa 4K
  • Fingerprint optical di bawah layar, responsivitas sedikit lebih lambat dibanding ultrasonic
  • Tidak mendukung eSIM, hanya dual Nano-SIM

Xiaomi Poco X8 Pro Max

โœ… Kelebihan
  • Baterai raksasa 8500 mAh (varian tertentu 9000 mAh) dengan pengisian 100W (50% dalam 24 menit) dan bypass charging
  • Chipset Dimensity 9500s (3nm) dengan skor Antutu SoC 1.852.350, performa CPU dan GPU jauh di atas Poco X8 Pro
  • Layar lebih besar 6,83 inci dengan resolusi lebih tinggi (1280x2772) dan rasio screen-to-body 90,3%
  • Wi-Fi 7 (802.11 be) untuk konektivitas nirkabel generasi terbaru
  • Dukungan eSIM (dual SIM hybrid) untuk fleksibilitas operator
  • Fingerprint ultrasonic di bawah layar, lebih cepat dan akurat dalam berbagai kondisi
โŒ Kekurangan
  • Bobot lebih berat (218g) karena baterai besar, kurang nyaman untuk penggunaan satu tangan
  • Dimensi lebih besar (162,9 x 77,9 x 8,2 mm), kurang ergonomis untuk kantong kecil
  • Kamera utama dan ultrawide identik dengan Poco X8 Pro, tidak ada peningkatan sensor
  • Harga lebih mahal, mungkin terlalu tinggi bagi segmen value-for-money yang menjadi target Poco
  • Tidak ada slot microSD, penyimpanan tidak dapat diperluas
  • Pengisian daya 100W terasa lambat jika dibandingkan kapasitas baterai 8500 mAh (butuh waktu lebih lama dari 48 menit untuk penuh)

Rekomendasi

Xiaomi Poco X8 Pro Max

Poco X8 Pro Max adalah pemenang mutlak dalam hal performa dan daya tahan. Chipset Dimensity 9500s (3nm) dengan skor Antutu SoC 1.852.350 memberikan lonjakan performa CPU 44% dan GPU 60% dibanding Poco X8 Pro, menjadikannya monster untuk gaming dan multitasking berat. Baterai 8500 mAh adalah yang terbesar di kelasnya, mampu bertahan hingga 2 hari pemakaian normal, ditambah fitur bypass charging yang melindungi baterai saat gaming sambil di-charge. Layar 6,83 inci dengan resolusi lebih tinggi dan Wi-Fi 7 memberikan pengalaman multimedia dan konektivitas yang lebih future-proof. Meskipun lebih berat dan mahal, keunggulan performa dan baterai yang revolusioner membuatnya layak sebagai 'flagship killer' sejati di tahun 2026.

Skor: 88/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Xiaomi
Xiaomi Poco X8 Pro
Xiaomi
Xiaomi Poco X8 Pro Max
Type
AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak)
AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak)
Diagonal
6.59 inches, 106.4 cm2 (~89.8% screen-to-body ratio)
6.83 inches, 114.5 cm2 (~90.3% screen-to-body ratio)
Protection
Corning Gorilla Glass 7i, Mohs level 5
Corning Gorilla Glass 7i, Mohs level 5
Resolution
1268 x 2756 pixels, 19.5:9 ratio (~460 ppi density)
1280 x 2772 pixels, 19.5:9 ratio (~447 ppi density)
Build
Glass front (Gorilla Glass 7i), aluminum frame
Glass front (Gorilla Glass 7i), aluminum frame, glass-fiber reinforced plastic back
Colors
BlackGreenMintWhite
BlackBlueWhite
Weight
201.5 g (7.13 oz)
218 g (7.69 oz)
Dimensions
157.5 x 75.2 x 8.4 mm (6.20 x 2.96 x 0.33 in)
162.9 x 77.9 x 8.2 mm (6.41 x 3.07 x 0.32 in)