๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan tiga smartphone flagship killer 2026: iQOO Neo11, iQOO 15R, dan Xiaomi Poco F8 Pro tampil berdampingan

iQOO Neo11 vs iQOO 15R vs Poco F8 Pro: Flagship Killer Terbaik 2026

Terbit:
โฑ๏ธ12 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, ketiganya sama-sama memakai panel AMOLED premium, tapi karakternya berbeda. iQOO Neo11 memimpin dengan layar 6.82" WQHD+ (1440 x 3168 px) berdensitas 510 ppi โ€” tertinggi di antara ketiganya โ€” plus refresh rate 144Hz LTPO dan peak brightness 6000 nits (HBM 2000 nits). Panel BOE Q10+ ini juga mendukung 10-bit color, Dolby Vision, dan HDR10+. iQOO 15R memakai panel Samsung 6.59" QHD (1260 x 2750 px, 438 ppi) 144Hz LTPO dengan touch sampling 360Hz dan peak 6000 nits โ€” lebih responsif untuk gaming tapi kurang tajam. Poco F8 Pro paling 'sederhana': 6.59" AMOLED 1156 x 2510 px (419 ppi) 120Hz, peak 3500 nits, dilindungi Gorilla Glass 7i. Dari sisi bodi, Poco F8 Pro paling ringan (199g, 8mm) diikuti iQOO 15R (202g, 7.9mm) dan Neo11 (210g, 8mm). Neo11 unggul di ketahanan dengan IP68+IP69 (tahan semburan air tekanan tinggi), sementara dua lainnya hanya IP68. Untuk Performance, ketiganya kompak memakai chipset Qualcomm 3nm generasi terbaru. iQOO Neo11 dan Poco F8 Pro memakai Snapdragon 8 Elite (2x4.32 GHz Oryon V2 Phoenix L + 6x3.53 GHz Phoenix M, Adreno 830) dengan skor AnTuTu 10 total 2.739.727 (CPU 894.572 + GPU 1.095.845). iQOO 15R memakai Snapdragon 8 Gen 5 (2x3.8 GHz + 6x3.32 GHz, Adreno 829) dengan skor AnTuTu 11 total 3.258.670 โ€” tertinggi, meski skor GPU-nya (993.655) justru lebih rendah dari Adreno 830 di Neo11 (1.095.845). Artinya untuk gaming berat, GPU Neo11/Poco F8 Pro lebih kencang, sementara 15R unggul di CPU. Semua sudah LPDDR5X + UFS 4.1, jadi tidak ada yang bottleneck di storage. Untuk gaming, Neo11 punya bypass charging dan cooling system; Poco F8 Pro punya stereo speaker Dolby Atmos; 15R punya touch sampling 360Hz yang bikin respons sentuhan lebih snappy. Baterai adalah medan pertempuran sengit. iQOO 15R juara dengan 7600 mAh Si-Carbon (teknologi silikon-karbon lebih tahan siklus), disusul Neo11 7500 mAh Li-Polymer, dan Poco F8 Pro 6210 mAh. Semua mendukung 100W fast charging, tapi Poco F8 Pro punya keunggulan kompatibilitas: PD3.0, QC3+, dan PPS โ€” lebih universal untuk charger pihak ketiga. Neo11 punya bypass charging (aliran listrik langsung ke sistem tanpa lewat baterai) yang bagus untuk gaming marathon. Tidak ada satupun yang punya wireless charging โ€” ini konsesi yang harus diterima di kelas harga ini. Kamera adalah titik diferensiasi paling jelas. Poco F8 Pro satu-satunya dengan triple camera lengkap: 50MP main (f/1.9, 1/1.55", OIS) + 50MP telephoto 2.5x optical (f/2.2, 1/2.88") + 8MP ultrawide 120ยฐ. Ini memberi fleksibilitas zoom optik yang tidak dimiliki dua kompetitor. iQOO Neo11 dan 15R sama-sama pakai sensor utama Sony LYT-700C 50MP (1/1.56", OIS) โ€” aperture Neo11 f/1.8 sedikit lebih lebar dari 15R f/1.88, tapi 15R punya tambahan Laser Autofocus dan slow motion 960fps (Neo11 hanya 480fps). Selfie: 15R menang telak dengan 32MP (pixel binning 1-4) vs Neo11 16MP dan Poco F8 Pro 20MP. Untuk video, Poco F8 Pro paling kaya fitur (8K@30, 4K@60, 960fps slow-mo, gyro-EIS, HDR10+). Connectivity nyaris identik: ketiganya WiFi 7, Bluetooth 5.4, NFC, infrared, dual SIM, dan navigasi multi-band (GPS L1+L5, Galileo E1+E5a, Beidou B1+B2). Poco F8 Pro unggul dengan dukungan eSIM ganda (Nano-SIM + Nano-SIM + eSIM + eSIM) dan USB Host 3.2 (kecepatan transfer data lebih tinggi). iQOO 15R punya NFC eSE untuk pembayaran aman. Neo11 punya DLNA โ€” fitur lama tapi masih berguna untuk streaming ke TV. Tidak ada satupun yang menyediakan jack audio 3.5mm atau slot microSD โ€” tren yang makin umum di flagship. Software: ketiganya Android 16, tapi pendekatannya beda. iQOO Neo11 dan 15R pakai OriginOS 6 (vivo), Poco F8 Pro pakai HyperOS 3 (Xiaomi). iQOO 15R satu-satunya yang secara eksplisit mencantumkan komitmen 5 tahun OS + 5 tahun security update โ€” ini nilai jual besar untuk pengguna jangka panjang. Neo11 dan Poco F8 Pro tidak mencantumkan durasi update di spesifikasi, yang biasanya berarti lebih pendek (2-3 tahun OS). OriginOS dikenal punya bloatware dan iklan di beberapa region, sementara HyperOS 3 lebih bersih tapi ekosistemnya lebih berat. Untuk pengguna yang peduli umur pakai software, 15R adalah pilihan paling aman. Kesimpulan: tidak ada pemenang absolut โ€” semuanya bergantung prioritas. Neo11 menang untuk layar terbaik + harga termurah + ketahanan IP69. 15R menang untuk baterai terbesar + update software terpanjang + selfie terbaik. Poco F8 Pro menang untuk fleksibilitas kamera (telephoto) + eSIM + bobot paling ringan. Tapi jika harus memilih satu untuk mayoritas pengguna di Oktober 2026, iQOO Neo11 adalah sweet spot: layar WQHD+ 510 ppi 144Hz, baterai 7500 mAh, Snapdragon 8 Elite, dan harga ~$370 โ€” kombinasi yang sulit dikalahkan secara value.
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
2.7M
vivo iQOO Neo11

vivo iQOO Neo11

โšกAntutu: 2.7M
๐Ÿ’พ12GB / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP + 8 MP
3.3M
vivo iQOO 15R

vivo iQOO 15R

โšกAntutu: 3.3M
๐Ÿ’พ12GB / 512GB
๐Ÿ“ท50 MP + 8 MP
Xiaomi Poco F8 Pro

Xiaomi Poco F8 Pro

๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

vivo iQOO Neo11

โœ… Kelebihan
  • Layar 6.82" AMOLED BOE Q10+ resolusi WQHD+ (1440 x 3168 px) dengan densitas 510 ppi โ€” tertinggi di kelasnya, tajam luar biasa
  • Refresh rate 144 Hz dengan LTPO dan peak brightness 6000 nits (HBM 2000 nits) โ€” salah satu layar paling terang dan mulus di pasar
  • Sertifikasi IP68 + IP69 โ€” tahan debu, air, bahkan semburan air bertekanan tinggi (jarang di kelas ini)
  • Baterai 7500 mAh + fast charging 100W โ€” kapasitas raksasa dengan pengisian cepat, plus bypass charging untuk gaming
  • Snapdragon 8 Elite (3nm) dengan AnTuTu 10 skor 2.739.727 โ€” performa flagship sejati
  • RAM LPDDR5X + storage UFS 4.1 โ€” standar tercepat saat ini
  • Harga peluncuran sangat agresif (CNยฅ 2.599 / ~$370) โ€” value for money luar biasa
  • Kamera utama Sony LYT-700C 50MP dengan OIS + video 8K โ€” sensor besar 1/1.56"
  • Lengkap: NFC, infrared, WiFi 7, Bluetooth 5.4, stereo speaker Dolby Atmos
โŒ Kekurangan
  • Tidak ada slot microSD dan tidak ada jack audio 3.5mm โ€” standar modern tapi tetap minus untuk sebagian pengguna
  • Kamera ultrawide hanya 8MP โ€” resolusi rendah untuk kelas flagship, detail kurang saat low light
  • Selfie 16MP terkesan minimalis dibanding kompetitor yang sudah 32MP+
  • Bobot 210 gram โ€” cukup berat untuk penggunaan satu tangan dalam waktu lama
  • Belum ada informasi resmi soal durasi update software (tidak tercantum di spesifikasi)
  • Ketersediaan global terbatas โ€” iQOO Neo series umumnya eksklusif China
  • Tidak ada wireless charging meski harga sudah tinggi
  • Software OriginOS 6 masih punya bloatware dan iklan bawaan di beberapa region

vivo iQOO 15R

โœ… Kelebihan
  • Baterai Si-Carbon 7600 mAh โ€” kapasitas terbesar di antara ketiganya, teknologi silikon-karbon lebih awet
  • Fast charging 100W + reverse charging โ€” pengisian cepat dan bisa jadi power bank darurat
  • Komitmen update software jelas: 5 tahun OS + 5 tahun security โ€” terbaik di kelasnya
  • Snapdragon 8 Gen 5 (3nm N3P) dengan AnTuTu 11 skor 3.258.670 โ€” performa tertinggi di antara ketiga produk
  • Layar AMOLED Samsung 6.59" 144Hz LTPO, touch sampling 360Hz, peak 6000 nits โ€” panel premium dan responsif untuk gaming
  • Kamera selfie 32MP dengan pixel binning 1-4 โ€” jauh lebih baik dari Neo11
  • Storage 512GB โ€” dua kali lipat dari dua kompetitor
  • Sertifikasi IP68 + NFC eSE (untuk pembayaran aman) + infrared
  • Bobot 202 gram dan ketebalan 7.9mm โ€” lebih ringan dan tipis dari Neo11
  • Slow motion 960fps โ€” kemampuan video kreatif lebih tinggi
โŒ Kekurangan
  • Resolusi layar 1260 x 2750 px (QHD) dengan densitas 438 ppi โ€” lebih rendah dari Neo11 yang 510 ppi
  • Kamera ultrawide tetap 8MP โ€” tidak ada peningkatan berarti dari generasi sebelumnya
  • Tidak ada wireless charging meski harga lebih tinggi
  • Harga peluncuran India โ‚น52.999 (~$559) โ€” jauh lebih mahal dari Neo11, value for money lebih rendah
  • Tidak ada jack audio 3.5mm dan slot microSD
  • GPU Adreno 829 sedikit di bawah Adreno 830 di Neo11 (skor GPU 993.655 vs 1.095.845) โ€” ironis untuk chipset yang lebih baru
  • Bobot masih di atas 200 gram โ€” belum benar-benar ringan
  • Kamera utama aperture ฦ’/1.88 sedikit lebih kecil dari Neo11 (ฦ’/1.8) โ€” minor tapi tetap minus

Xiaomi Poco F8 Pro

โœ… Kelebihan
  • Kamera triple lengkap: 50MP main (OIS) + 50MP telephoto 2.5x optical + 8MP ultrawide โ€” satu-satunya dengan telephoto dedicated
  • Video 8K@30fps + 4K@60fps + slow motion 960fps โ€” paling fleksibel untuk content creator
  • Layar AMOLED 6.59" 120Hz dengan Gorilla Glass 7i, 68B colors, Dolby Vision, HDR10+, peak 3500 nits
  • Snapdragon 8 Elite (3nm) dengan AnTuTu 10 skor 2.739.727 โ€” performa flagship setara Neo11
  • Fast charging 100W (PD3.0, QC3+, PPS) โ€” 100% dalam 37 menit, plus reverse wired 22.5W
  • Dukungan eSIM ganda + Nano-SIM โ€” fleksibilitas konektivitas terbaik
  • Bluetooth 5.4 dengan aptX HD, aptX Adaptive, LHDC 5.0, ASHA, Auracast โ€” codec audio terlengkap
  • Bobot 199 gram dan ketebalan 8mm โ€” paling ringan di antara ketiganya
  • HyperOS 3 berbasis Android 16 โ€” ekosistem Xiaomi luas
  • Fingerprint ultrasonic under-display โ€” lebih cepat dan akurat dari optical
โŒ Kekurangan
  • Baterai 6210 mAh โ€” paling kecil di antara ketiganya, meski masih di atas rata-rata
  • Resolusi layar 1156 x 2510 px (419 ppi) โ€” paling rendah dari ketiga produk
  • Refresh rate 120Hz โ€” kalah dari 144Hz kompetitor
  • Tidak ada informasi resmi durasi update software di spesifikasi
  • Tidak ada jack audio 3.5mm dan slot microSD
  • RAM 12GB tapi tidak ada opsi 16GB โ€” kompetitor iQOO juga 12GB, jadi imbang
  • Layar hanya 6.59" โ€” paling kecil, kurang ideal untuk konsumsi media
  • Tidak ada wireless charging
  • Kamera selfie 20MP โ€” di bawah iQOO 15R yang 32MP

Rekomendasi

vivo iQOO Neo11

iQOO Neo11 menang tipis atas Poco F8 Pro dan iQOO 15R karena kombinasi value for money yang luar biasa (harga peluncuran ~$370 vs $559 untuk 15R), layar WQHD+ 510 ppi dengan refresh rate 144Hz dan brightness 6000 nits yang superior, baterai 7500 mAh dengan 100W charging, serta sertifikasi IP68+IP69 yang lebih tangguh dari kompetitor. Snapdragon 8 Elite di dalamnya masih memberikan performa flagship (AnTuTu 2.74 juta) yang cukup untuk segala kebutuhan gaming dan produktivitas. Meski kalah di sektor kamera telephoto (Poco F8 Pro unggul di sini) dan durasi update software (iQOO 15R unggul dengan 5+5 tahun), Neo11 menawarkan keseimbangan terbaik antara layar, baterai, performa, dan harga. Untuk pengguna yang menginginkan flagship killer sejati dengan layar terbaik di kelasnya tanpa menguras dompet, Neo11 adalah pilihan paling rasional. Poco F8 Pro menjadi alternatif terbaik jika telephoto dan eSIM jadi prioritas, sementara iQOO 15R cocok untuk yang mengutamakan baterai jumbo dan komitmen update jangka panjang.

Skor: 88/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
vivo
vivo iQOO Neo11
vivo
vivo iQOO 15R
Xiaomi
Xiaomi Poco F8 Pro
Type
AMOLED BOE Q10+
AMOLED Samsung
AMOLED, 68B colors, 2560Hz PWM, 120Hz, Dolby Vision, HDR10+, 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak)
Density
510 ppi, Very high density
438 ppi, Very high density
โ€”
Diagonal
6.82",
6.59",
6.59 inches, 106.5 cm2 (~89.8% screen-to-body ratio)
Resolution
1440 x 3168 px, WQHD+
1260 x 2750 px, QHD
1156 x 2510 pixels, 19.5:9 ratio (~419 ppi density)
Aspect Ratio
20:9
20:9
โ€”
Size
76.7 mm x 163.4 mm x 8.0 mm
74.4 mm x 157.6 mm x 7.9 mm
โ€”
Colors
BlackBlueOrangeWhite
BlackSilver
BlackBlueSilverTitanium
Weight
210 g
202 g
199 g (7.02 oz)
Materials
Aluminium alloy, Glass
Glass, Aluminium
โ€”
Usable surface
90 %
90 %
โ€”
Resistance certificates
IP68, IP69
IP68
โ€”
Protection
โ€”
โ€”
Corning Gorilla Glass 7i
Build
โ€”
โ€”
Glass front (Gorilla Glass 7i), aluminum frame, glass back
Dimensions
โ€”
โ€”
157.5 x 75.3 x 8 mm (6.20 x 2.96 x 0.31 in)
Others
Hole-punch Notch, 2600 Hz PWM, Refresh rate 144 Hz, Variable refresh rate VRR, Peak brightness - 6000 cd/mยฒ, 6000000:1 contrast ratio, 8000000:1 contrast ratio, TรœV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, LTPO (Low Temperature PolySilicon oxide), SGS Certified, Max brightness HBM - 2000 cd/mยฒ, DCI-P3, DC dimming, 10 Bits panel, Capacitive
Hole-punch Notch, 1-144 Hz refresh rate, Refresh rate 144 Hz, Touch sampling rate 360 Hz, Peak brightness - 6000 cd/mยฒ, 8000000:1 contrast ratio, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, LTPO (Low Temperature PolySilicon oxide), SGS Certified, TรœV Low Blue Light, DCI-P3, DC dimming, 10 Bits panel, Capacitive
โ€”