๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan spesifikasi iQOO Neo11, iQOO 15R, dan POCO X8 Pro Max dengan layar AMOLED dan chipset Snapdragon serta Dimensity

iQOO Neo11 vs iQOO 15R vs POCO X8 Pro Max: Mana Terbaik?

Terbit:
โฑ๏ธ11 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, ketiganya memakai panel AMOLED dengan refresh rate tinggi, tapi karakternya berbeda. iQOO Neo11 menawarkan layar 6.82 inci WQHD+ (1440 x 3168 px) dengan densitas 510 ppi โ€” tertajam di perbandingan โ€” plus LTPO 144 Hz, peak brightness 6000 cd/mยฒ, dan 2600 Hz PWM dimming. iQOO 15R memakai panel Samsung 6.59 inci QHD (1260 x 2750 px, 438 ppi) dengan LTPO 1-144 Hz dan touch sampling 360 Hz; resolusinya lebih rendah tapi sentuhannya lebih responsif. POCO X8 Pro Max punya layar terbesar 6.83 inci (1280 x 2772 px, 447 ppi) dengan 3840 Hz PWM dimming โ€” paling ramah mata โ€” tapi refresh rate hanya 120 Hz. Dari bobot, iQOO 15R paling ringan (202 g, 7.9 mm), Neo11 210 g (8.0 mm), dan POCO 219 g (8.2 mm). Semua sudah IP68, tapi Neo11 dan POCO juga IP69. Material: Neo11 aluminium + glass, 15R glass + aluminium, POCO aluminium + fiberglass (dengan drop resistance 180 drops dan repairability Class A). Di sektor Connectivity, ketiganya kompak: 5G, WiFi 7, Bluetooth 5.4 (POCO 6.0), NFC, infrared, dan USB Type-C. Perbedaannya: iQOO 15R punya USB Host 3.2 dan NFC eSE (untuk pembayaran), POCO punya eSIM dan Bluetooth 6.0, sedangkan Neo11 punya DLNA dan USB OTG biasa. Untuk navigasi, 15R dan POCO mendukung Galileo E5b, Neo11 tidak. Tidak ada yang punya audio jack 3.5 mm atau radio FM โ€” era kabel audio memang sudah tamat. POCO unggul fleksibilitas SIM (Nano + Nano / eSIM), sementara vivo duo hanya dual Nano SIM. Baterai adalah medan pertempuran sengit. POCO X8 Pro Max menang kapasitas dengan 8500 mAh Si-Carbon, runtime ~80 jam, dan 1000 siklus โ€” cocok untuk pengguna berat yang malas charging. iQOO 15R menyusul dengan 7600 mAh Si-Carbon, dan Neo11 7500 mAh Li-Polymer. Ketiganya fast charging 100W, tapi hanya Neo11 yang punya bypass charging (berguna untuk gaming sambil charging tanpa merusak baterai). Reverse charging ada di semua. Secara daya tahan, POCO jelas juara, tapi Neo11 dan 15R tidak jauh tertinggal dan punya efisiensi Snapdragon yang lebih baik. Performance adalah domain Qualcomm. iQOO 15R memimpin skor AnTuTu device 3.258.670 (versi 11) dengan Snapdragon 8 Gen 5 (CPU 3.8 GHz, 3nm N3P). Namun di skor SoC, Neo11 dengan Snapdragon 8 Elite justru unggul tipis: 1.990.417 vs 1.933.243, terutama karena GPU Adreno 830 (1.095.845) mengalahkan Adreno 829 (993.655). POCO X8 Pro Max dengan Dimensity 9500s berada di bawah: device 2.635.919, SoC 1.852.350, GPU Mali G1 Ultra 871.886. Untuk gaming berat dan emulasi, Snapdragon duo lebih aman; MediaTek bagus untuk efisiensi daya tapi kurang cocok untuk title yang dioptimasi Adreno. Software: ketiganya menjalankan Android 16 โ€” Neo11 dan 15R dengan OriginOS 6, POCO dengan HyperOS 3.X. Perbedaan krusial: iQOO 15R dan POCO secara eksplisit menjanjikan 5 tahun update OS + 5 tahun security. Neo11 tidak mencantumkan komitmen update โ€” ini red flag untuk pembelian jangka panjang. Fitur software vivo cenderung bersih dengan fitur gaming agresif, sementara HyperOS kaya fitur tapi kadang bloated. Untuk keamanan, 15R punya NFC eSE (secure element) yang berguna untuk pembayaran dan kredensial digital. Kamera: Neo11 dan 15R sama-sama pakai sensor utama Sony LYT-700C 50 MP (1/1.56", OIS), tapi aperture berbeda โ€” 15R ฦ’/1.88 vs Neo11 ฦ’/1.8 (Neo11 sedikit lebih terang). POCO memakai Omnivision Light Fusion 600 50 MP dengan aperture ฦ’/1.5 โ€” terbesar, tapi sensor 1/1.95" lebih kecil. Kamera ultrawide 8 MP ada di ketiganya. Perbedaan mencolok di selfie: 15R 32 MP (pixel binning 1-4), POCO 20 MP, Neo11 hanya 16 MP. Untuk video, Neo11 satu-satunya yang mendukung 8K, 15R dan POCO mentok 4K. Slow motion: 15R 960 fps, Neo11 480 fps, POCO hanya 120 fps. Fitur kamera 15R paling lengkap (UIS, LAF, RAW, Time-Lapse). Secara keseluruhan, 15R paling versatile untuk foto-video, Neo11 unggul di video 8K, dan POCO hanya menang aperture tapi kalah di hampir semua aspek lain. Kesimpulan: tidak ada pemenang mutlak, tapi iQOO Neo11 adalah paket paling seimbang โ€” layar terbaik, GPU terkuat, baterai besar, harga termurah. iQOO 15R cocok untuk yang butuh update 5 tahun, selfie 32 MP, dan performa CPU puncak. POCO X8 Pro Max hanya masuk akal kalau prioritas absolut adalah baterai 8500 mAh dan layar besar dengan PWM tinggi โ€” tapi siap-siap kompromi di gaming dan video.
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
2.7M
vivo iQOO Neo11

vivo iQOO Neo11

โšกAntutu: 2.7M
๐Ÿ’พ12GB / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP + 8 MP
3.3M
vivo iQOO 15R

vivo iQOO 15R

โšกAntutu: 3.3M
๐Ÿ’พ12GB / 512GB
๐Ÿ“ท50 MP + 8 MP
3.1M
POCO X8 Pro Max

POCO X8 Pro Max

Rp 8.499.000
Harga pasar
โšกAntutu: 3.1M
๐Ÿ’พ12GB / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP + 8 MP

Kelebihan dan Kekurangan

vivo iQOO Neo11

โœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED BOE Q10+ 6.82 inci dengan resolusi WQHD+ (1440 x 3168 px) dan densitas 510 ppi โ€” paling tajam di kelasnya
  • Refresh rate 144 Hz dengan LTPO dan peak brightness 6000 cd/mยฒ, plus 2600 Hz PWM dimming yang ramah mata
  • Chipset Snapdragon 8 Elite dengan CPU 4.32 GHz โ€” skor AnTuTu SoC 1.990.417 (CPU 894.572 / GPU 1.095.845), terbaik untuk gaming
  • Baterai 7500 mAh dengan fast charging 100W dan bypass charging โ€” kombinasi kapasitas dan efisiensi terbaik
  • Kamera utama 50 MP Sony LYT-700C dengan OIS dan dukungan video 8K โ€” satu-satunya di perbandingan ini yang bisa 8K
  • Sertifikasi IP68 + IP69, infrared, DLNA, dan build aluminium + glass premium
  • Harga peluncuran paling murah: CNยฅ 2.599 (~$370) โ€” value for money luar biasa
โŒ Kekurangan
  • Bobot 210 g dan dimensi 163.4 x 76.7 x 8.0 mm โ€” paling tebal dan berat di antara ketiganya
  • Tidak ada informasi resmi soal lama update OS/security (kemungkinan lebih pendek dari kompetitor)
  • Kamera selfie 16 MP dengan aperture ฦ’/2.45 โ€” paling rendah resolusinya
  • Tidak ada eSIM dan tidak ada USB Host 3.2 (hanya OTG biasa)
  • Slow motion maksimal 480 fps, kalah dari iQOO 15R yang 960 fps
  • Pasar global terbatas โ€” dominan China, harga pasar internasional belum jelas

vivo iQOO 15R

โœ… Kelebihan
  • Chipset Snapdragon 8 Gen 5 terbaru dengan skor AnTuTu device 3.258.670 (versi 11) โ€” overall tertinggi di perbandingan
  • CPU score AnTuTu SoC 939.588 โ€” tertinggi, meski GPU (993.655) sedikit di bawah Neo11
  • Baterai 7600 mAh Si-Carbon โ€” kapasitas terbesar kedua, dengan fast charging 100W
  • Kamera selfie 32 MP dengan pixel binning 1-4 โ€” jauh lebih baik dari Neo11
  • Dukungan update OS dan security 5 tahun โ€” paling pasti dan transparan
  • Layar AMOLED Samsung 6.59 inci dengan LTPO 1-144 Hz, touch sampling 360 Hz, dan Dolby Vision
  • Bobot 202 g dan ketebalan 7.9 mm โ€” paling ringan dan tipis di antara ketiganya
  • Slow motion 960 fps โ€” terbaik untuk konten kreatif
  • USB Host 3.2, NFC eSE, dan dukungan Galileo E5b โ€” konektivitas paling lengkap
โŒ Kekurangan
  • Resolusi layar 1260 x 2750 px (QHD) dengan densitas 438 ppi โ€” paling rendah di antara ketiganya
  • Baterai 7600 mAh masih kalah dari POCO X8 Pro Max (8500 mAh)
  • Harga peluncuran โ‚น52.999 (~$559) โ€” paling mahal di perbandingan ini
  • Tidak ada DLNA dan tidak ada informasi USB Mass Storage eksplisit
  • GPU Adreno 829 sedikit di bawah Adreno 830 milik Neo11 (skor GPU 993.655 vs 1.095.845)
  • Tidak ada opsi warna selain Black dan Silver โ€” pilihan terbatas

POCO X8 Pro Max

โœ… Kelebihan
  • Baterai 8500 mAh Si-Carbon โ€” kapasitas terbesar, runtime ~80 jam per charge, 1000 siklus
  • Layar 6.83 inci terbesar dengan 3840 Hz PWM dimming โ€” paling ramah mata untuk penggunaan lama
  • Chipset MediaTek Dimensity 9500s dengan skor AnTuTu device 2.635.919 dan SoC 1.852.350 โ€” kompetitif
  • Kamera utama 50 MP dengan aperture ฦ’/1.5 โ€” aperture terbesar, masuk cahaya paling banyak
  • Bluetooth 6.0 โ€” versi terbaru di perbandingan
  • Dukungan eSIM dan dual SIM (Nano + Nano / eSIM) โ€” fleksibilitas konektivitas terbaik
  • Update OS dan security 5 tahun
  • Sertifikasi IP68 + IP69, drop resistance 180 drops, repairability Class A
  • Harga โ‚ฌ430 (~$493) โ€” paling seimbang antara spesifikasi dan harga
โŒ Kekurangan
  • Chipset Dimensity 9500s kalah dari Snapdragon 8 Elite dan 8 Gen 5 dalam skor CPU/GPU
  • Bobot 219 g โ€” paling berat di perbandingan
  • USB Host 2.0 saja โ€” paling lambat untuk transfer data eksternal
  • Slow motion hanya 120 fps โ€” paling rendah, tidak cocok untuk konten slow-mo serius
  • Kamera selfie 20 MP tanpa informasi sensor jelas โ€” kualitas tidak terverifikasi
  • GPU Mali G1 Ultra 1612 MHz โ€” skor GPU AnTuTu 871.886, terendah di perbandingan
  • Tidak ada informasi tentang audio jack atau fitur audio lanjutan seperti Dolby Atmos

Rekomendasi

vivo iQOO Neo11

iQOO Neo11 adalah pemenang overall karena kombinasi layar terbaik (WQHD+ 510 ppi, 144 Hz LTPO, 6000 nits), chipset Snapdragon 8 Elite dengan skor GPU tertinggi (1.095.845), baterai 7500 mAh dengan bypass charging, dan harga peluncuran paling murah (~$370). Meskipun iQOO 15R memiliki skor AnTuTu device lebih tinggi dan update 5 tahun, selisih performanya tidak sebanding dengan selisih harga ~$189. POCO X8 Pro Max unggul di baterai dan layar besar, tetapi chipset MediaTek dan slow-mo 120 fps membuatnya kurang cocok untuk gaming dan konten kreatif serius. Untuk pengguna yang menginginkan package lengkap dengan harga agresif, Neo11 adalah pilihan paling rasional.

Skor: 87/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
vivo
vivo iQOO Neo11
vivo
vivo iQOO 15R
POCO
POCO X8 Pro Max
Type
AMOLED BOE Q10+
AMOLED Samsung
AMOLED
Density
510 ppi, Very high density
438 ppi, Very high density
447 ppi, Very high density
Diagonal
6.82",
6.59",
6.83",
Resolution
1440 x 3168 px, WQHD+
1260 x 2750 px, QHD
1280 x 2772 px, QHD
Aspect Ratio
20:9
20:9
19.5:9
Size
76.7 mm x 163.4 mm x 8.0 mm
74.4 mm x 157.6 mm x 7.9 mm
77.9 mm x 163.0 mm x 8.2 mm
Colors
BlackBlueOrangeWhite
BlackSilver
BlackGreenWhite
Weight
210 g
202 g
219 g
Materials
Aluminium alloy, Glass
Glass, Aluminium
Aluminium alloy, Fiberglass
Usable surface
90 %
90 %
90 %
Resistance certificates
IP68, IP69
IP68
IP68, IP69
Repairability
โ€”
โ€”
Class A B C D E
Drop resistance
โ€”
โ€”
Class A B C D E, 180 drops without defects
Others
Hole-punch Notch, 2600 Hz PWM, Refresh rate 144 Hz, Variable refresh rate VRR, Peak brightness - 6000 cd/mยฒ, 6000000:1 contrast ratio, 8000000:1 contrast ratio, TรœV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, LTPO (Low Temperature PolySilicon oxide), SGS Certified, Max brightness HBM - 2000 cd/mยฒ, DCI-P3, DC dimming, 10 Bits panel, Capacitive
Hole-punch Notch, 1-144 Hz refresh rate, Refresh rate 144 Hz, Touch sampling rate 360 Hz, Peak brightness - 6000 cd/mยฒ, 8000000:1 contrast ratio, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, LTPO (Low Temperature PolySilicon oxide), SGS Certified, TรœV Low Blue Light, DCI-P3, DC dimming, 10 Bits panel, Capacitive
Hole-punch Notch, TรœV Rheinland Flicker-free Certified, 3840 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3500 cd/mยฒ, 8000000:1 contrast ratio, TรœV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, SGS Certified, TรœV Low Blue Light, DCI-P3, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Capacitive