πŸ“‘ Daftar Isi

Perbandingan POCO F8 Pro dan POCO X8 Pro Max tampak depan dan belakang dengan spesifikasi utama

POCO F8 Pro vs X8 Pro Max: Snapdragon 8 Elite atau Baterai 8500 mAh?

Terbit:
⏱️9 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, POCO X8 Pro Max menawarkan layar lebih besar 6.83" QHD (1280x2772, 447 ppi) dibanding POCO F8 Pro 6.59" FHD+ (1156x2510, 419 ppi). X8 Pro Max unggul dalam densitas piksel dan PWM dimming 3840 Hz yang lebih ramah mata, plus panel 12-bit dengan Dolby Vision dan HDR10+. Namun F8 Pro menang di aspek portabilitas: bobot 199g vs 219g, ketebalan 8.0mm vs 8.2mm, dan perlindungan Gorilla Glass 7i (vs fiberglass di X8 Pro Max). Keduanya mengusung AMOLED 120Hz dengan touch sampling 480Hz dan peak brightness 3500 nits, jadi kualitas visual sehari-hari relatif setara β€” X8 Pro Max unggul untuk konsumsi media, F8 Pro lebih nyaman digenggam. Untuk Connectivity, keduanya sangat lengkap: Wi-Fi 7, NFC, eSIM, Infrared, USB Type-C dengan OTG, dan navigasi dual-band L1+L5. Perbedaan kunci: X8 Pro Max memakai Bluetooth 6.0 (lebih baru) sedangkan F8 Pro Bluetooth 5.4, namun F8 Pro menambahkan DLNA dan VoLTE eksplisit. Dalam praktik, Bluetooth 6.0 belum banyak dimanfaatkan aksesori di 2026, jadi keunggulan ini lebih ke future-proofing. Keduanya sama-sama tidak punya jack audio 3.5mm dan slot microSD β€” konsisten dengan tren flagship 2026. Baterai adalah medan di mana X8 Pro Max menang telak: 8500 mAh Si-Carbon vs 6210 mAh Li-Ion, dengan runtime ~80 jam vs ~63 jam. Keduanya mendukung fast charging 100W dan reverse charging, serta rated 1000 siklus. Artinya, X8 Pro Max bisa bertahan hampir 2 hari penuh untuk pengguna berat, sementara F8 Pro masih solid untuk 1.5 hari. Namun, efisiensi chipset Snapdragon 8 Elite di F8 Pro sedikit lebih baik (rating A vs B di efisiensi), sehingga gap runtime di dunia nyata mungkin sedikit lebih kecil dari angka mentah. Performance adalah keunggulan jelas F8 Pro. Snapdragon 8 Elite (3nm TSMC, 2x4.32GHz Oryon V2 + 6x3.53GHz) mencetak Antutu total 3.033.306 dengan GPU score 1.125.266, sedangkan Dimensity 9500s di X8 Pro Max hanya 2.635.919 total dan GPU 871.886. Selisih ~15% di CPU dan ~29% di GPU β€” signifikan untuk gaming berat seperti Genshin Impact atau Wuthering Waves di setting maksimal. SoC score juga unggul: 1.990.417 vs 1.852.350. Untuk pengguna yang hanya main game casual atau sosmed, keduanya overkill, tapi untuk enthusiast gaming, F8 Pro adalah pilihan yang jelas. Software keduanya setara: Android 16 dengan HyperOS 3.X dan dukungan update OS 5 tahun. X8 Pro Max secara eksplisit menyebut security updates 5 tahun, sementara F8 Pro hanya menyebut OS updates 5 tahun β€” perbedaan minor yang mungkin tidak berdampak signifikan. Fitur HyperOS 3.X di kedua perangkat mencakup AI features, customisasi ekstensif, dan integrasi ekosistem Xiaomi/POCO yang sama. Kamera adalah pembeda terbesar. F8 Pro hadir dengan triple kamera: 50MP OV50 Light Fusion 800 (1/1.55", f/1.88, OIS) + 50MP telephoto OV50M (1/2.76", f/2.2, OIS, 2.5x optical) + 8MP ultrawide 120ΒΊ. X8 Pro Max hanya dual: 50MP Light Fusion 600 (1/1.95", f/1.5, OIS) + 8MP ultrawide. Sensor utama F8 Pro lebih besar (1/1.55" vs 1/1.95") sehingga low-light dan dynamic range lebih baik. Kehadiran telephoto 2.5x dengan OIS di F8 Pro memberi fleksibilitas portrait dan zoom yang tidak dimiliki X8 Pro Max. Slow motion F8 Pro mencapai 960 fps vs 120 fps rival β€” jauh lebih kreatif untuk video. Selfie keduanya 20MP, namun F8 Pro memakai sensor OV20B yang lebih teridentifikasi. Secara keseluruhan, F8 Pro adalah pilihan jelas untuk fotografi, sementara X8 Pro Max hanya cocok untuk pengguna yang puas dengan kamera standar demi baterai jumbo.
πŸ† Pilihan Terbaik
2.9M
POCO F8 Pro

POCO F8 Pro

⚑Antutu: 2.9M
πŸ’Ύ12GB / 256GB
πŸ“·50 MP + 8 MP + 50 MP
3.1M
POCO X8 Pro Max

POCO X8 Pro Max

Rp 7.999.000
Harga pasar
⚑Antutu: 3.1M
πŸ’Ύ12GB / 256GB
πŸ“·50 MP + 8 MP

Kelebihan dan Kekurangan

POCO F8 Pro

βœ… Kelebihan
  • Chipset Snapdragon 8 Elite dengan skor Antutu total 3.033.306 β€” tertinggi di kelasnya, unggul ~15% dari rival
  • Skor GPU Antutu 1.125.266 (Adreno 830) menjadikan gaming AAA paling lancar di antara keduanya
  • Triple kamera lengkap: 50MP OV50 Light Fusion 800 (1/1.55") + 50MP telephoto OV50M dengan OIS 2.5x + 8MP ultrawide 120ΒΊ
  • Layar AMOLED 6.59" FHD+ 1156x2510 (419 ppi) dengan Dolby Vision, HDR10+, Gorilla Glass 7i, dan peak brightness 3500 nits
  • Bobot 199 gram dan ketebalan 8.0 mm β€” lebih ramping dan ringan dibanding X8 Pro Max
  • Konektivitas lengkap: eSIM, DLNA, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, Infrared, dan dukungan navigasi dual-band L1+L5
  • Harga peluncuran €520 (~$597) jauh lebih kompetitif dibanding X8 Pro Max €430 namun dengan spesifikasi flagship penuh
  • Refresh rate 1-120 Hz adaptif dengan touch sampling 480 Hz dan DC dimming β€” lebih nyaman untuk mata
  • Dukungan update OS 5 tahun dengan Android 16 HyperOS 3.X
❌ Kekurangan
  • Baterai 6210 mAh β€” kalah jauh dari 8500 mAh milik X8 Pro Max, runtime hanya ~63 jam vs ~80 jam
  • Tidak ada jack audio 3.5mm dan tidak ada slot microSD
  • Fast charging 100W sama dengan rival, padahal kapasitas baterai lebih kecil (tidak ada keunggulan charging)
  • RAM type LPDDR5X bagus, tapi tidak ada info jelas soal UFS version di beberapa sumber (hanya UFS 4.1)
  • Harga lebih mahal €90 dibanding X8 Pro Max, meski secara value masih masuk akal untuk Snapdragon 8 Elite
  • Selfie 20MP OV20B (1/4", f/2.0) β€” aperture lebih sempit dan sensor lebih kecil dari ekspektasi flagship 2026

POCO X8 Pro Max

βœ… Kelebihan
  • Baterai raksasa 8500 mAh Si-Carbon β€” runtime ~80 jam, terbaik di kelasnya, tahan 2 hari pemakaian normal
  • Layar lebih besar 6.83" QHD 1280x2772 (447 ppi) β€” densitas piksel lebih tinggi dari F8 Pro
  • PWM dimming 3840 Hz β€” jauh lebih tinggi dari standar, sangat ramah mata untuk pengguna sensitif flicker
  • Harga peluncuran €430 (~$493) β€” lebih murah €90 dari F8 Pro, value terbaik untuk baterai jumbo
  • Skor Antutu total 2.635.919 dengan Dimensity 9500s β€” masih sangat kencang untuk flagship 2026
  • Bluetooth 6.0 β€” versi terbaru, lebih future-proof dari Bluetooth 5.4 di F8 Pro
  • Material fiberglass + aluminium alloy dengan rating IP68/IP69 dan 180 drops tanpa defect
  • Update OS 5 tahun + security updates 5 tahun β€” dukungan software lebih eksplisit dari F8 Pro
❌ Kekurangan
  • Chipset Dimensity 9500s kalah ~15% dari Snapdragon 8 Elite (socTotal 1.852.350 vs 1.990.417)
  • GPU Mali G1 Ultra 1612 MHz β€” skor GPU Antutu 871.886, jauh di bawah Adreno 830 (1.125.266), kurang ideal untuk gaming berat
  • Kamera hanya dual: 50MP Light Fusion 600 (1/1.95", f/1.5) + 8MP ultrawide β€” TIDAK ADA telephoto, kalah fleksibel dari F8 Pro
  • Bobot 219 gram dan tebal 8.2 mm β€” lebih berat dan tebal, kurang nyaman untuk penggunaan satu tangan
  • Sensor kamera utama 1/1.95" lebih kecil dari 1/1.55" milik F8 Pro β€” low-light performance kalah
  • Tidak ada DLNA dan tidak ada VoLTE eksplisit di spesifikasi (meski kemungkinan didukung)
  • Slow motion hanya 120 fps vs 960 fps di F8 Pro β€” fitur video kreatif lebih terbatas

Rekomendasi

POCO F8 Pro

POCO F8 Pro menang tipis namun meyakinkan untuk mayoritas pengguna yang mencari flagship all-rounder. Snapdragon 8 Elite dengan skor Antutu 3.03 juta dan GPU Adreno 830 (1.125.266) memberikan performa gaming dan multitasking yang jelas lebih tinggi (~15%) dibanding Dimensity 9500s. Kombinasi triple kamera (50MP utama 1/1.55" + 50MP telephoto OIS + 8MP ultrawide) jauh lebih fleksibel daripada dual kamera X8 Pro Max yang tidak punya telephoto. Layar 6.59" FHD+ dengan Gorilla Glass 7i, Dolby Vision, dan bobot 199g menawarkan keseimbangan premium yang lebih baik. Meski baterai 6210 mAh kalah dari 8500 mAh, runtime ~63 jam masih sangat cukup untuk 1.5 hari pemakaian, dan selisih harga €90 sebanding dengan peningkatan chipset, kamera, dan build quality. X8 Pro Max unggul hanya untuk niche pengguna yang memprioritaskan baterai ekstrem dan layar besar, namun mengorbankan performa GPU dan fleksibilitas kamera.

Skor: 87/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
POCO
POCO F8 Pro
POCO
POCO X8 Pro Max
Type
AMOLED
AMOLED
Density
419 ppi, Very high density
447 ppi, Very high density
Diagonal
6.59",
6.83",
Resolution
1156 x 2510 px, FHD+
1280 x 2772 px, QHD
Aspect Ratio
19.5:9
19.5:9
Size
75.2 mm x 157.5 mm x 8.0 mm
77.9 mm x 163.0 mm x 8.2 mm
Colors
BlackBlueSilver
BlackGreenWhite
Weight
199 g
219 g
Materials
Aluminium alloy, Glass
Aluminium alloy, Fiberglass
Repairability
Class A B C D E
Class A B C D E
Usable surface
89 %
90 %
Drop resistance
Class A B C D E, 180 drops without defects
Class A B C D E, 180 drops without defects
Resistance certificates
IP68, IP69
IP68, IP69
Others
Hole-punch Notch, 1-120 Hz refresh rate, TÜV Rheinland Flicker-free Certified, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3500 cd/m², Always-On Display, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass 7i, Multi-touch, Frameless, TUV Rheinland Low Blue Light, TÜV Rheinland Full Care Display 3.0 Cer, DCI-P3, DC dimming, sRGB standard, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Capacitive, LTPS (Low Temperature PolySilicon silicon)
Hole-punch Notch, TÜV Rheinland Flicker-free Certified, 3840 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3500 cd/m², 8000000:1 contrast ratio, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, SGS Certified, TÜV Low Blue Light, DCI-P3, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Capacitive