Dalam pertarungan kelas menengah 2026 ini, kita membandingkan Tecno Camon 50 Pro dan Samsung Galaxy A57 5G. Dari segi Display & Design, keduanya sama-sama menggunakan panel AMOLED. Tecno menawarkan refresh rate lebih tinggi di 144Hz dengan resolusi 1208 x 2644 (429 ppi), sementara Samsung 'hanya' 120Hz dengan resolusi 1080 x 2340 (385 ppi). Namun, layar Samsung jauh lebih unggul dalam hal kecerahan puncak (1900 nits vs tidak disebutkan) dan perlindungan Gorilla Glass Victus+ yang lebih tahan banting. Desainnya juga tipis dan ringan (6.9mm, 179g) dengan sertifikasi IP68, sementara Tecno tidak memiliki rating IP sama sekali dan bobotnya tidak diungkap—sebuah misteri yang mencurigakan untuk produk sebesar ini.
Beralih ke Connectivity, Samsung jelas mendominasi. Galaxy A57 5G mendukung WiFi 6 (802.11ax), Bluetooth 6.0 dengan profil audio lengkap (LDAC, Apt-x Adaptive), NFC, dan eSIM. Dukungan band 5G-nya juga sangat luas mencakup frekuensi global. Tecno hanya menyebut 'Wi-Fi: Yes' dan 'Bluetooth: Yes'—sebuah jawaban yang sangat tidak informatif dan membuat saya bertanya-tanya apakah mereka menggunakan chipset generasi lama. Keduanya sama-sama memiliki NFC dan USB Type-C dengan OTG, tapi Samsung juga menambahkan MST (Samsung Pay) yang masih berguna di beberapa merchant.
Dari segi Baterai, Tecno adalah rajanya dengan kapasitas 6500 mAh yang luar biasa, jelas lebih besar dari 5000 mAh milik Samsung. Charging 45W di kedua perangkat sama cepatnya, namun tidak ada wireless charging di keduanya. Daya tahan Tecno jelas akan lebih lama untuk penggunaan berat, tetapi efisiensi chipset Samsung yang lebih baru (4nm) mungkin bisa menutup sebagian jarak. Untuk pengguna yang jarang dekat dengan stopkontak, Tecno adalah pilihan yang lebih masuk akal.
Performa adalah panggung di mana Samsung menunjukkan superioritasnya secara telak. Exynos 1680 dengan skor Antutu total 1.358.059 (CPU 502.983, GPU 365.357) menghancurkan Dimensity 7400 Ultimate milik Tecno yang hanya meraih skor SoC 497.213. Ini perbedaan hampir 2.7 kali lipat! Dalam istilah praktis, Galaxy A57 akan melibas game berat seperti Genshin Impact atau Honkai Star Rail di setting tinggi tanpa berkeringat, sementara Tecno akan mulai panas dan menurunkan frame rate. RAM LPDDR5X dan storage UFS 3.1 di Samsung juga lebih cepat dari standar yang digunakan Tecno. Jika Anda adalah seorang gamer atau power user, pilihan ini sudah sangat jelas.
Sektor Software dan Kamera memberikan gambaran yang menarik. Samsung menjanjikan 6 tahun update OS dan security—sebuah standar emas industri yang membuat Tecno (3 tahun) terlihat seperti anak kemarin sore. Untuk kamera, Tecno unggul secara spesifikasi mentah dengan kamera telefoto 50 MP (zoom optik 3x) dan ultrawide 8 MP yang lebih lebar (112°). Samsung mengandalkan kamera utama 50 MP dengan OIS dan software processing yang matang, tapi lensa ultrawide 8 MP dan makro 5 MP-nya terasa seperti 'tempelan' yang tidak serius. Untuk foto potret atau zoom, Tecno jelas menang. Namun, untuk hasil foto yang konsisten dan warna yang akurat, Samsung biasanya lebih unggul berkat pemrosesan AI yang canggih.
Terakhir, dari segi harga, Tecno Camon 50 Pro dibanderol Rp 5.999.000, sementara Samsung Galaxy A57 5G dihargai Rp 7.299.000. Selisih Rp 1.3 juta adalah harga yang harus Anda bayar untuk performa hampir 3x lipat, software support 2x lebih lama, IP68, dan layar yang lebih terang. Tecno menawarkan nilai yang luar biasa untuk baterai dan kamera telefoto, tetapi Samsung menawarkan paket lengkap yang lebih seimbang dan 'masa depan' yang lebih terjamin. Pada akhirnya, jika Anda menginginkan ponsel yang bisa bertahan 4-5 tahun tanpa merasa ketinggalan zaman, Samsung A57 5G adalah pemenang yang tidak perlu diperdebatkan.
🏆 Pilihan Terbaik
1.1M

Samsung Galaxy A57 5G
Rp 7.299.000
Harga pasar
⚡Antutu: 1.1M
💾8GB / 128GB
📷50 MP + 8 MP + 5 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Tecno Camon 50 Pro
✅ Kelebihan
- Baterai 6500 mAh yang sangat besar, mengalahkan mayoritas flagship sekalipun
- Layar AMOLED 144Hz dengan resolusi tajam 1208 x 2644 piksel (429 ppi)
- Kamera telefoto 50 MP dengan OIS dan zoom optik 3x, jarang ada di kelas ini
- Harga lebih murah (Rp 5.999.000) dengan storage hingga 512GB
- Dukungan software hingga 3 tahun upgrade Android (Android 16 siap pakai)
- Desain tipis 7.8mm dengan pilihan warna premium
❌ Kekurangan
- Chipset Dimensity 7400 Ultimate kalah bertenaga dari Exynos 1680, skor Antutu perangkat tidak tersedia
- Tidak ada sertifikasi IP rating resmi untuk ketahanan air/debu
- Wi-Fi dan Bluetooth tidak dispesifikasikan secara detail (hanya 'Yes')
- Tidak ada jack audio 3.5mm
- Berat tidak dicantumkan, bisa menjadi masalah bagi sebagian pengguna
- Skor Antutu SoC (497.213) jauh di bawah kompetitor, kurang ideal untuk gaming berat
Samsung Galaxy A57 5G
✅ Kelebihan
- Performa jauh lebih unggul: Exynos 1680 dengan skor Antutu total 1.358.059 (CPU 502.983, GPU 365.357)
- Layar AMOLED 120Hz dengan kecerahan puncak 1900 nits dan Gorilla Glass Victus+
- Sertifikasi IP68 (tahan air dan debu) yang jarang ada di kelas menengah
- Update software 6 tahun (OS + Security) dari Samsung, paling lama di kelasnya
- Konektivitas lengkap: WiFi 6, Bluetooth 6.0, NFC, eSIM, dan dukungan band 5G sangat luas
- Desain premium dengan bobot hanya 179g dan ketebalan 6.9mm
❌ Kekurangan
- Baterai 5000 mAh lebih kecil dari Tecno, meski masih standar
- Kamera ultrawide 8 MP dan makro 5 MP terasa seperti 'pengisi jumlah'
- Tidak ada slot microSD (storage 128GB hanya itu saja)
- Harga lebih mahal Rp 1.3 juta dibanding Tecno
- Tidak ada kamera telefoto khusus, zoom optik terbatas
- Charging 45W masih kalah dari beberapa kompetitor China di harga yang sama
Rekomendasi
Samsung Galaxy A57 5G
Galaxy A57 5G adalah pemenang yang jelas untuk mayoritas pengguna. Skor Antutu total 1.358.059 menunjukkan performa yang hampir dua kali lipat lebih cepat dari Tecno (SoC 497.213), yang berarti multitasking dan gaming akan terasa jauh lebih mulus. Ditambah lagi, Samsung memberikan komitmen update 6 tahun, sertifikasi IP68, layar lebih terang (1900 nits), dan konektivitas yang lebih modern (WiFi 6, BT 6.0, eSIM). Meskipun baterainya lebih kecil (5000 mAh vs 6500 mAh) dan harganya lebih mahal, nilai jangka panjang dari software support dan performa yang superior jelas sepadan dengan selisih Rp 1.3 juta. Tecno unggul di baterai dan kamera telefoto, tapi untuk kebutuhan sehari-hari yang seimbang, Samsung adalah pilihan yang lebih rasional.
Skor: 88/100




