📑 Daftar Isi

Perbandingan tiga smartphone kelas menengah 2026: Tecno Camon 50 Pro, POCO X8 Pro, dan Samsung Galaxy A57 dengan spesifikasi lengkap

Perbandingan Tecno Camon 50 Pro vs POCO X8 Pro vs Samsung A57 2026

Terbit:
⏱️9 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dalam pertarungan kelas menengah premium tahun 2026 ini, ketiga ponsel menawarkan pendekatan yang sangat berbeda. POCO X8 Pro jelas unggul dalam performa mentah dengan Dimensity 8500 Elite yang mencetak Antutu 2.285.536 (CPU 586.268, GPU 636.090). Sebagai perbandingan, Exynos 1680 di Samsung Galaxy A57 hanya mampu meraih 1.358.059, sementara Dimensity 7400 Ultimate di Tecno Camon 50 Pro tertinggal jauh di 497.213 (skor SoC). Ini berarti POCO mampu menjalankan game berat seperti Genshin Impact di setting tertinggi dengan stabil 60fps, sementara Tecno akan struggle dan Samsung hanya bisa di setting medium. Untuk multitasking dan editing video, POCO juga unggul dengan RAM LPDDR5X dan storage UFS 4.1 yang 2x lebih cepat dari UFS 3.1 di Samsung dan Tecno. Dari sisi display, ketiganya menggunakan AMOLED namun dengan pendekatan berbeda. POCO X8 Pro menawarkan layar LTPO 6.59 inci dengan refresh rate adaptif 120Hz, kecerahan puncak 3500 nits, dan PWM dimming 3840Hz yang sangat ramah mata. Samsung A57 hadir dengan 6.7 inci FHD+ (385 ppi) dan kecerahan 1900 nits dengan Gorilla Glass Victus+ yang lebih tahan banting. Tecno Camon 50 Pro justru paling unik dengan refresh rate 144Hz dan resolusi 1208 x 2644 (429 ppi), namun tanpa LTPO sehingga boros baterai. Untuk penggunaan outdoor, POCO dan Samsung lebih unggul berkat kecerahan puncak yang lebih tinggi. Baterai adalah medan pertempuran yang menarik. Tecno dan POCO sama-sama membawa baterai 6500 mAh, namun POCO menang telak dengan pengisian 100W (0-100% dalam ~20 menit) vs Tecno 45W (~50 menit). Samsung tertinggal dengan 5000 mAh dan 45W, yang berarti Anda harus mengisi daya lebih sering. POCO juga menggunakan teknologi Si-Carbon yang lebih efisien dan memiliki 1000 siklus pengisian, lebih awet. Dalam pengujian runtime, POCO mampu bertahan ~66 jam pemakaian normal, sementara Samsung dan Tecno berada di kisaran 50-55 jam. Kamera adalah area yang paling beragam. Tecno unggul secara spesifikasi dengan kamera telefoto 50MP (zoom optik 3x) yang tidak dimiliki kompetitor, plus selfie 50MP. Namun, kualitas pemrosesan gambar Tecno seringkali kurang konsisten. Samsung A57 dengan sensor CMOS BSI 2 50MP dan OIS menawarkan warna natural dan pemrosesan HDR yang matang, didukung fitur seperti 2x2 OCL dan Pro Video Mode. POCO X8 Pro dengan Sony IMX882 50MP, OIS, dan laser autofocus adalah yang paling serbaguna untuk fotografi malam, meskipun ultrawide 8MP-nya kurang impresif. Untuk video, POCO dan Samsung mendukung 4K, sementara Tecno hanya 1080p. Software dan konektivitas adalah pembeda utama. Samsung Galaxy A57 menang mutlak dengan janji 6 tahun update OS dan keamanan, plus fitur eSIM dan Bluetooth 6.0 dengan profil audio terlengkap (Apt-x Adaptive, LDAC). POCO X8 Pro tidak kalah dengan 5 tahun update dan Bluetooth 6.0, NFC, Infrared, serta WiFi 6. Tecno paling tertinggal dengan hanya 3 tahun update dan konektivitas yang lebih dasar. Namun, POCO unggul dalam fitur gaming seperti cooling system dan touch sampling rate 480Hz, sementara Samsung menawarkan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio untuk pengalaman multimedia yang lebih imersif. Secara keseluruhan, pilihan terbaik sangat bergantung pada prioritas. Jika Anda adalah gamer atau power user yang menginginkan performa maksimal dengan harga terjangkau, POCO X8 Pro adalah pilihan tanpa ragu. Jika Anda menginginkan ponsel yang awet dengan update software panjang, desain tipis, dan kamera konsisten, Samsung Galaxy A57 adalah pilihan tepat meski harus merogoh kocek lebih dalam. Tecno Camon 50 Pro adalah pilihan value yang menarik dengan baterai besar dan kamera telefoto, namun performa dan software support yang lemah membuatnya kurang direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang. Di tahun 2026, POCO X8 Pro dengan skor 92/100 adalah pemenang yang jelas, menawarkan keseimbangan sempurna antara performa, fitur, dan harga.
Tecno Camon 50 Pro

Tecno Camon 50 Pro

Rp 5.999.000
Harga pasar
💾[object Object] / 256GB
📷50 MP
🏆 Pilihan Terbaik
2.3M
POCO X8 Pro

POCO X8 Pro

Rp 5.799.000
Harga pasar
Antutu: 2.3M
💾8GB / 256GB
📷50 MP + 8 MP
1.1M
Samsung Galaxy A57 5G

Samsung Galaxy A57 5G

Rp 7.299.000
Harga pasar
Antutu: 1.1M
💾8GB / 128GB
📷50 MP + 8 MP + 5 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Tecno Camon 50 Pro

✅ Kelebihan
  • Baterai 6500 mAh dengan pengisian 45W, sangat besar untuk kelas menengah
  • Layar AMOLED 144Hz dengan resolusi 1208 x 2644 piksel (429 ppi), sangat tajam dan mulus
  • Kamera telefoto 50 MP dengan zoom optik 3x dan OIS, jarang ditemukan di harga ini
  • Harga paling terjangkau di antara ketiganya (Rp 5.999.000)
  • Chipset Dimensity 7400 Ultimate (4nm) cukup efisien untuk tugas harian dan gaming ringan
  • Pilihan RAM hingga 12 GB dan storage 512 GB
❌ Kekurangan
  • Chipset Dimensity 7400 Ultimate (Antutu SoC ~497k) jauh tertinggal dari POCO X8 Pro (~1.980.000) dan Galaxy A57 (~1.358.000)
  • Tidak ada sertifikasi IP rating (tidak tahan air/debu)
  • Speaker stereo tanpa dukungan Dolby Atmos atau Hi-Res Audio
  • Bluetooth versi tidak disebutkan, kemungkinan masih 5.3 atau lebih rendah
  • Update software hanya 3 tahun (lebih pendek dari Samsung 6 tahun)
  • Desain lebih tebal (7.8mm) dan berat tidak disebutkan, kemungkinan lebih berat karena baterai besar

POCO X8 Pro

✅ Kelebihan
  • Performa gila: Dimensity 8500 Elite (Antutu 2.285.536) dengan skor GPU 636.090, terbaik di kelasnya
  • Baterai 6500 mAh Si-Carbon dengan pengisian cepat 100W, sangat cepat dan tahan lama
  • Layar AMOLED LTPO 120Hz dengan kecerahan puncak 3500 nits dan PWM 3840Hz, sangat nyaman di mata
  • Sertifikasi IP68/IP69, tahan air dan debu dengan ketahanan jatuh 270 kali
  • Kamera utama Sony IMX882 50MP dengan OIS dan laser autofocus, kualitas sangat baik
  • Bluetooth 6.0, WiFi 6, NFC, dan Infrared (IR blaster) untuk kontrol perangkat
  • Update OS 5 tahun + keamanan 5 tahun, sangat baik untuk kelas menengah
  • Storage UFS 4.1 yang sangat cepat
❌ Kekurangan
  • Harga lebih mahal dari Tecno (Rp 5.799.000) tapi lebih murah dari Samsung (Rp 7.299.000)
  • Kamera ultrawide hanya 8 MP, kurang detail dibanding Samsung (8MP tapi dengan sensor lebih baik) dan Tecno (8MP)
  • Tidak ada dukungan eSIM (hanya Nano-SIM ganda)
  • Desain lebih tebal (8.2mm) dan berat 204g, cukup berat di tangan
  • Tidak ada radio FM
  • Kamera selfie 20 MP lebih rendah dari Tecno (50 MP) dan Samsung (12 MP tapi dengan pixel size lebih besar)

Samsung Galaxy A57 5G

✅ Kelebihan
  • Update software terlama: 6 tahun OS + 6 tahun keamanan, paling awet di kelasnya
  • Desain paling tipis (6.9mm) dan ringan (179g), nyaman digenggam
  • Sertifikasi IP68, tahan air dan debu
  • Layar AMOLED 120Hz dengan Gorilla Glass Victus+ dan kecerahan 1900 nits, sangat cerah dan tahan gores
  • Kamera utama 50MP dengan OIS dan sensor CMOS BSI 2, kualitas warna khas Samsung yang konsisten
  • eSIM support, fleksibel untuk penggunaan ganda
  • Bluetooth 6.0 dengan profil lengkap, termasuk Apt-x Adaptive dan LDAC
  • Speaker stereo dengan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio
❌ Kekurangan
  • Chipset Exynos 1680 (Antutu ~1.358.059) jauh di bawah POCO X8 Pro, hanya cukup untuk gaming ringan hingga menengah
  • Baterai 5000 mAh dengan pengisian 45W, paling kecil dan paling lambat di antara ketiganya
  • Storage hanya 128GB (UFS 3.1), lebih kecil dari Tecno (256GB) dan POCO (256GB), dan tanpa SD slot
  • Kamera ultrawide 8MP dan makro 5MP, kurang fleksibel dibanding Tecno yang punya telefoto
  • Harga paling mahal (Rp 7.299.000) dengan spesifikasi yang tidak sebanding dengan POCO
  • Refresh rate 120Hz, lebih rendah dari Tecno 144Hz
  • Tidak ada Infrared (IR blaster)

Rekomendasi

POCO X8 Pro

POCO X8 Pro adalah pilihan paling masuk akal untuk tahun 2026. Dengan harga Rp 5.799.000, Anda mendapatkan performa yang 4x lipat lebih cepat dari Tecno (Antutu 2.285.536 vs 497.213) dan 1.7x lebih cepat dari Samsung (2.285.536 vs 1.358.059). Layar LTPO 120Hz dengan kecerahan 3500 nits adalah yang terbaik di kelasnya, baterai 6500 mAh dengan pengisian 100W adalah kombinasi paling optimal (hanya 20 menit untuk 0-100%), dan sertifikasi IP68/IP69 memberikan ketenangan pikiran. Meskipun Samsung menang dalam hal update software (6 tahun vs 5 tahun), POCO menawarkan nilai lebih baik secara keseluruhan. Kekurangan seperti selfie kamera 20MP dan ultrawide 8MP bisa dimaafkan mengingat harga dan performa yang ditawarkan. Ini adalah 'flagship killer' sejati yang tidak perlu kompromi.

Skor: 92/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Tecno
Tecno Camon 50 Pro
POCO
POCO X8 Pro
Samsung
Samsung Galaxy A57 5G
Type
AMOLED, 144Hz
AMOLED
AMOLED
Diagonal
6.78 inches, 112.1 cm2 (~89.6% screen-to-body ratio)
6.59",
6.7",
Resolution
1208 x 2644 pixels, 19.5:9 ratio (~429 ppi density)
1268 x 2756 px, QHD
1080 x 2340 px, FHD+
Colors
BlackGreenPurpleTitanium
BlackCyanRedWhite
BlackBlueGrayViolet
Weight
-
204 g
179 g
Dimensions
162.4 x 77 x 7.8 mm (6.39 x 3.03 x 0.31 in)
Density
460 ppi, Very high density
385 ppi, High Density
Aspect Ratio
19.5:9
19.5:9
Size
75.2 mm x 157.5 mm x 8.2 mm
76.8 mm x 161.5 mm x 6.9 mm
Materials
Glass, Metal
Plastic, Corning Gorilla Glass Victus
Repairability
Class A B C D E
Usable surface
89 %
89 %
Drop resistance
Class A B C D E, 270 drops without defects
Resistance certificates
IP68, IP69
IP68
Others
Hole-punch Notch, TÜV Rheinland Flicker-free Certified, 3840 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3500 cd/m², 8000000:1 contrast ratio, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, LTPO (Low Temperature PolySilicon oxide), SGS Certified, TÜV Low Blue Light, DCI-P3, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Capacitive
Hole-punch Notch, Refresh rate 120 Hz, Peak brightness - 1900 cd/m², Always-On Display, HDR10+, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass Victus+, Multi-touch, Frameless, Max brightness HBM - 1200 cd/m², 2.5D curved glass screen, Capacitive