Membandingkan Samsung Galaxy S25 FE dan Galaxy A57 5G adalah perbandingan antara 'si pekerja keras' dengan 'si pelari maraton'. Dari sisi performa, Exynos 2400 pada S25 FE menghasilkan skor AnTuTu 1.600.000, melampaui Exynos 1680 pada A57 yang hanya mencatatkan 1.120.000. Perbedaan 480 ribu poin ini bukan sekadar angka; ini adalah perbedaan antara bermain game berat dengan lancar atau mengalami frame drop saat settingan grafis dipaksa rata kanan. S25 FE menggunakan RAM LPDDR5X dan GPU Xclipse 940 yang memang didesain untuk kelas flagship, sementara A57 dengan Xclipse 550 lebih ditujukan untuk penggunaan harian yang santai.
Di sektor kamera, S25 FE menang telak dengan menyertakan lensa telephoto 8MP dengan optical zoom 3x dan OIS. Sebaliknya, A57 harus puas dengan lensa macro 5MP yang, jujur saja, seringkali lebih berguna untuk mengganjal pintu daripada memotret objek. Meskipun keduanya mengusung sensor utama 50MP, S25 FE memiliki keunggulan pemrosesan gambar berkat ISP yang lebih mumpuni pada Exynos 2400, memungkinkan pengambilan video 8K yang tidak bisa dilakukan oleh A57.
Dari sisi desain dan layar, keduanya cukup mirip dengan panel AMOLED 6,7 inci dan refresh rate 120Hz. Namun, S25 FE terasa lebih premium dengan material aluminium dan kaca, sedangkan A57 lebih mengandalkan plastik. Menariknya, A57 berhasil tampil lebih tipis dengan ketebalan 6,9 mm meski menampung baterai 5000 mAh, dibandingkan S25 FE yang memiliki ketebalan 7,4 mm dengan baterai 4900 mAh. Ini adalah kompromi yang menarik antara kenyamanan genggaman dan kepadatan energi.
Konektivitas adalah area di mana A57 mencoba mengejar dengan Bluetooth 6.0, namun ia terhambat oleh port USB 2.0 yang sangat lamban. S25 FE tetap unggul dengan USB 3.2, yang berarti transfer data berukuran besar dari ponsel ke PC akan jauh lebih cepat. Selain itu, dukungan software A57 yang mencapai 6 tahun memang menggoda, namun percuma jika chipsetnya tidak mampu mengejar tuntutan aplikasi di masa depan. S25 FE dengan dukungan 4 tahun dirasa sudah cukup untuk masa pakai sebuah smartphone performa tinggi sebelum Anda memutuskan untuk upgrade lagi.
🏆 Pilihan Terbaik
1.6M
Samsung Galaxy S25 FE
Rp 8.999.000
Harga pasar
⚡Antutu: 1.6M
💾8GB / 128GB
📷50 MP + 13 MP + 8 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Samsung Galaxy S25 FE
✅ Kelebihan
- Performa chipset Exynos 2400 yang jauh lebih bertenaga (AnTuTu 1.6 juta)
- Dukungan fitur premium seperti Optical Zoom 3x yang absen di seri A
- Kualitas material lebih kokoh dengan kombinasi kaca dan aluminium
- Konektivitas Bluetooth 5.4 yang lebih stabil dan efisien
❌ Kekurangan
- Kapasitas baterai sedikit lebih kecil (4900 mAh)
- Dukungan update OS lebih singkat (4 tahun) dibanding seri A57
- Harga lebih mahal untuk kapasitas storage yang sama
Samsung Galaxy A57 5G
✅ Kelebihan
- Dukungan update software jangka panjang hingga 6 tahun
- Baterai sedikit lebih besar (5000 mAh) dengan profil bodi lebih tipis (6.9 mm)
- Teknologi Bluetooth 6.0 terbaru
- Lebih ringan (179g) meski baterai lebih besar
❌ Kekurangan
- Performa chipset Exynos 1680 tertinggal jauh (AnTuTu 1.12 juta)
- Tidak memiliki lensa telephoto (hanya macro)
- Material bodi mayoritas plastik
- USB Host hanya versi 2.0 (lambat untuk transfer data)
Rekomendasi
Samsung Galaxy S25 FE
S25 FE adalah pilihan superior bagi pengguna yang mementingkan performa dan kemampuan fotografi. Exynos 2400 memberikan keunggulan telak dalam gaming dan pemrosesan gambar, serta keberadaan lensa telephoto 3x membuatnya jauh lebih fleksibel daripada A57 yang masih terjebak dengan lensa macro 5MP yang seringkali hanya jadi pajangan.
Skor: 88/100






