📑 Daftar Isi

Perbandingan POCO X8 Pro vs Xiaomi Redmi Note 15 Pro vs Xiaomi Poco X8 Pro Max

Perbandingan POCO X8 Pro vs Xiaomi Redmi Note 15 Pro vs Xiaomi Poco X8 Pro Max

Terbit:
⏱️11 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Di pasar smartphone Mei 2026 yang kian kompetitif, tiga jagoan dari keluarga Xiaomi Group — POCO X8 Pro, Xiaomi Redmi Note 15 Pro, dan Xiaomi Poco X8 Pro Max — hadir dengan tawaran spesifikasi yang menarik, namun dengan target pasar dan kompromi yang berbeda. Mari kita bedah lebih dalam. Pada sektor **Display & Design**, POCO X8 Pro tampil paling unggul dengan layar AMOLED 6.59 inci QHD (1268 x 2756 px) dan densitas 460 ppi, menjanjikan ketajaman visual yang superior dibandingkan Redmi Note 15 Pro dan Poco X8 Pro Max yang sama-sama mengusung panel AMOLED 6.83 inci FHD+ (1280 x 2772 px) dengan densitas sekitar 447 ppi. Meskipun Poco X8 Pro Max dan Redmi Note 15 Pro menawarkan kecerahan puncak yang lebih tinggi (3500 nits dan 3200 nits vs 3500 cd/m² pada POCO X8 Pro yang setara), detail QHD POCO X8 Pro tetap menjadi nilai jual utama. POCO X8 Pro juga memimpin dalam durabilitas dengan sertifikasi IP68/IP69 dan klaim ketahanan jatuh luar biasa, sementara Poco X8 Pro Max menggunakan Gorilla Glass 7i dan frame aluminium untuk kesan premium, meninggalkan Redmi Note 15 Pro dengan Gorilla Glass Victus 2 dan material plastik yang terasa 'cukup' di kelasnya. Desain POCO X8 Pro Max juga yang paling bongsor dan berat di 218g, dibandingkan POCO X8 Pro (204g) dan Redmi Note 15 Pro (210g). Beralih ke **Performance**, perbedaan kelas semakin kentara. Xiaomi Poco X8 Pro Max dengan chipset Mediatek Dimensity 9500s (3 nm) dan GPU Immortalis-G925 MC12 adalah yang paling bertenaga, siap melibas segala tugas berat dan game AAA terbaru tanpa hambatan. POCO X8 Pro dengan Dimensity 8500 Elite (4 nm) dan Mali-G720 MC8 juga tidak kalah garang, terbukti dengan skor Antutu v11 yang mencapai 2.285.536, menempatkannya di kategori flagship-killer. Sementara itu, Redmi Note 15 Pro dengan Mediatek Dimensity 7400 Ultra (4 nm) dan Mali-G615 MC2, meskipun cukup mumpuni untuk penggunaan sehari-hari, jelas berada satu atau dua tangga di bawah kedua saudaranya dalam hal performa mentah. Dalam hal memori, Poco X8 Pro Max hadir dengan RAM 12GB, POCO X8 Pro 8GB LPDDR5X, dan Redmi Note 15 Pro menawarkan pilihan 8GB atau 12GB. POCO X8 Pro unggul dengan penyimpanan UFS 4.1 512GB yang sangat cepat, sementara jenis penyimpanan Redmi Note 15 Pro dan Poco X8 Pro Max tidak disebutkan secara spesifik, namun diperkirakan setidaknya UFS 3.1 atau 4.0. Sayangnya, tidak ada satupun yang menyediakan slot kartu SD, sebuah 'tren' yang terus membuat para kolektor media menghela napas. Sektor **Kamera** menunjukkan pendekatan yang beragam. Redmi Note 15 Pro mencoba menarik perhatian dengan sensor utama 200 MP (f/1.7, 1/1.4", OIS), menjanjikan resolusi detail yang fantastis, meskipun ukuran piksel individualnya (0.56µm) lebih kecil. POCO X8 Pro dan Poco X8 Pro Max memilih sensor 50 MP (f/1.5, 1/1.95", OIS) yang mungkin lebih fokus pada kualitas piksel individual (0.8µm) dan performa cahaya rendah. POCO X8 Pro bahkan menambahkan Laser Autofocus untuk kecepatan. Untuk kamera ultrawide, ketiganya 'kompak' di 8 MP f/2.2, sebuah angka yang, jujur saja, sudah seharusnya ditingkatkan di tahun 2026. Kamera selfie 20 MP f/2.2 juga menjadi standar di ketiga perangkat ini. Namun, Poco X8 Pro Max mengambil alih tahta dalam kemampuan video dengan dukungan 4K@60fps dan HDR10+, sementara Redmi Note 15 Pro dan POCO X8 Pro 'hanya' di 4K@30fps atau tanpa spesifikasi frame rate yang jelas untuk POCO X8 Pro, menunjukkan superioritas Poco X8 Pro Max untuk videografi. Dalam hal **Baterai & Charging**, Xiaomi Poco X8 Pro Max kembali mendominasi dengan kapasitas monster 8500 mAh (atau 9000 mAh) yang dipadukan dengan fast charging 100W, menjadikannya juara daya tahan dan kecepatan pengisian. POCO X8 Pro tidak jauh tertinggal dengan baterai 6500 mAh dan fast charging 100W, yang diklaim mampu bertahan hingga 66 jam, sebuah angka yang cukup impresif. Redmi Note 15 Pro, meskipun memiliki baterai 6580 mAh yang besar, 'hanya' dibekali fast charging 45W, yang terasa sedikit kurang 'ngebut' dibandingkan saudaranya. Baik Poco X8 Pro Max maupun Redmi Note 15 Pro juga menawarkan reverse wired charging, fitur yang berguna untuk berbagi daya dengan perangkat lain. Untuk **Connectivity & Software**, Poco X8 Pro Max sekali lagi melaju ke depan dengan dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 yang kaya fitur audio seperti aptX HD, LHDC 5, Auracast, dan ASHA, menjadikannya pilihan terbaik untuk konektivitas nirkabel masa depan. POCO X8 Pro dan Redmi Note 15 Pro mengandalkan Wi-Fi 6 dan Bluetooth 6.0/5.4, yang masih sangat mumpuni namun tidak se-futuristik Poco X8 Pro Max. Semua ponsel ini mendukung 5G dan NFC, yang sudah menjadi standar di tahun 2026. Namun, ada satu 'dosa' yang dilakukan ketiganya: penggunaan port USB Type-C 2.0. Di tahun 2026, untuk ponsel di segmen ini, ini adalah hal yang patut dipertanyakan. POCO X8 Pro memiliki keunggulan kecil dengan Infrared Blaster. Dari segi software, POCO X8 Pro menunjukkan komitmen terbaik dengan 5 tahun OS dan security update (Android 16 HyperOS 3.X), sementara Redmi Note 15 Pro menjanjikan 'up to 4 major Android upgrades' (Android 15 HyperOS 2), dan Poco X8 Pro Max (Android 16 HyperOS 3) tidak menyebutkan durasi spesifik, membuat POCO X8 Pro menjadi pilihan paling aman untuk dukungan jangka panjang.
2.3M
POCO X8 Pro

POCO X8 Pro

Rp 4.799.000
Launch price
Antutu: 2.3M
💾8GB / 512GB
📷50 MP + 8 MP
Xiaomi Redmi Note 15 Pro

Xiaomi Redmi Note 15 Pro

Rp 3.199.000
Harga pasar
💾[object Object] / 128GB
📷200 MP
🏆 Pilihan Terbaik
Xiaomi Poco X8 Pro Max

Xiaomi Poco X8 Pro Max

💾[object Object] / 256GB
📷50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

POCO X8 Pro

✅ Kelebihan
  • Layar AMOLED QHD (1268 x 2756 px) dengan densitas piksel tertinggi (460 ppi) di antara ketiganya, memanjakan mata dengan detail luar biasa.
  • Refresh rate adaptif 120Hz LTPO dan PWM dimming 3840 Hz untuk pengalaman visual yang sangat halus dan nyaman.
  • Daya tahan baterai impresif 6500 mAh dengan fast charging 100W, siap menemani aktivitas seharian penuh tanpa drama.
  • Chipset MediaTek Dimensity 8500 Elite (4 nm) dengan skor Antutu v11 2.2 juta, menawarkan performa sangat kencang untuk gaming dan multitasking.
  • Penyimpanan UFS 4.1 512GB yang super cepat, menjamin transfer data instan.
  • Sertifikasi IP68/IP69 dan ketahanan jatuh 'Class A B C D E' yang diklaim mampu bertahan 270 kali jatuh, menunjukkan durabilitas premium.
  • Dukungan software yang luar biasa: 5 tahun OS update dan 5 tahun security update, memastikan ponsel tetap relevan dan aman.
  • Kehadiran IR Blaster, fitur kecil tapi sering dicari untuk mengontrol perangkat elektronik lain.
❌ Kekurangan
  • Kamera ultrawide hanya 8 Mpx, terkesan 'seadanya' untuk ponsel di kelas ini.
  • Kamera selfie 20 Mpx dengan aperture f/2.2 mungkin tidak terlalu spesial di kondisi minim cahaya.
  • Bluetooth versi 6.0 LE, sedikit di bawah Poco X8 Pro Max yang punya banyak codec audio canggih.
  • Tidak ada slot kartu SD, jadi Anda harus puas dengan kapasitas internal yang ada.

Xiaomi Redmi Note 15 Pro

✅ Kelebihan
  • Kamera utama 200 MP dengan sensor besar (1/1.4") dan OIS, menawarkan potensi detail foto yang sangat tinggi.
  • Layar AMOLED 120Hz dengan kecerahan puncak 3200 nits, sangat terang dan mulus untuk penggunaan outdoor.
  • Baterai 6580 mAh yang besar, menjanjikan daya tahan yang lama.
  • Melindungi layar dengan Corning Gorilla Glass Victus 2, cukup tangguh untuk penggunaan sehari-hari.
  • Dukungan software 'up to 4 major Android upgrades' cukup baik untuk segmen harganya.
❌ Kekurangan
  • Performa chipset Mediatek Dimensity 7400 Ultra (4 nm) yang paling 'biasa' di antara ketiganya, mungkin kurang bertenaga untuk game berat jangka panjang.
  • Fast charging hanya 45W, paling lambat dibandingkan kedua saudaranya.
  • Kamera ultrawide hanya 8 MP dan kamera selfie 20 MP, spesifikasi yang standar saja.
  • Menggunakan USB Type-C 2.0, sebuah 'artefak' masa lalu yang masih sering kita temui di ponsel baru.
  • Material bodi kombinasi plastik (belakang dan frame), terasa kurang premium dibanding yang lain.
  • Tidak ada sertifikasi ketahanan air dan debu (IP rating) yang jelas, agak mengkhawatirkan di tahun 2026.

Xiaomi Poco X8 Pro Max

✅ Kelebihan
  • Baterai jumbo 8500 mAh (atau bahkan 9000 mAh di beberapa pasar) dengan fast charging 100W, kombinasi daya tahan dan kecepatan pengisian yang tak tertandingi.
  • Chipset Mediatek Dimensity 9500s (3 nm) dengan GPU Immortalis-G925 MC12, jelas yang paling buas untuk performa gaming dan aplikasi berat.
  • Layar AMOLED 120Hz dengan kecerahan puncak 3500 nits, menjadikannya salah satu layar paling terang di pasaran.
  • Konektivitas masa depan dengan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 lengkap dengan codec audio canggih (aptX HD, LHDC 5, Auracast, ASHA).
  • Kamera utama 50 MP dengan aperture f/1.5 dan OIS, didukung video 4K@60fps dan HDR10+ untuk hasil sinematik.
  • Desain premium dengan Gorilla Glass 7i di depan dan frame aluminium.
  • Fitur 'Bypass charging' yang berguna untuk menjaga kesehatan baterai saat bermain game sambil mengisi daya.
❌ Kekurangan
  • Berat 218 g dan dimensi yang cukup besar, mungkin kurang nyaman digenggam untuk sebagian orang.
  • Kamera ultrawide dan selfie masih di angka 8 MP dan 20 MP, tidak ada peningkatan signifikan dari saudaranya yang lebih murah.
  • Sama seperti yang lain, masih 'setia' dengan USB Type-C 2.0. Di harga 'Max' ini, ini adalah dosa besar.
  • Tidak ada slot kartu SD, jadi pilih varian penyimpanan dengan bijak.
  • Dukungan software Android 16 HyperOS 3, namun durasi update spesifik tidak disebutkan seperti POCO X8 Pro.

Rekomendasi

Xiaomi Poco X8 Pro Max

Setelah menelaah dengan kacamata ahli yang kritis, **Xiaomi Poco X8 Pro Max** keluar sebagai pemenang mutlak dalam perbandingan ini, terutama jika Anda mencari performa tanpa kompromi dan daya tahan baterai di atas rata-rata. Chipset Mediatek Dimensity 9500s (3 nm) adalah monster performa yang akan melibas semua game dan aplikasi berat dengan mudah, didukung oleh GPU Immortalis-G925 MC12 dan RAM 12GB. Ini adalah ponsel yang siap untuk masa depan, bukan hanya 'cukup' untuk hari ini. Baterai 8500 mAh (atau bahkan 9000 mAh) adalah sebuah pernyataan, menjamin Anda bisa melupakan power bank untuk waktu yang sangat lama, ditambah lagi dengan fast charging 100W yang membuatnya cepat terisi penuh. Layar AMOLED 3500 nits dengan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 yang kaya fitur audio juga menegaskan posisinya sebagai perangkat premium. Meskipun kamera ultrawide dan selfie-nya 'begitu-begitu saja' dan penggunaan USB Type-C 2.0 adalah sebuah anomali di kelasnya, keunggulan di sektor performa, baterai, dan konektivitas masa depan ini sulit ditandingi oleh kedua kompetitornya. Ini adalah pilihan terbaik bagi para 'power user' dan gamer sejati yang tidak ingin repot mikirin daya atau lag.

Skor: 88/100

Perbandingan Spesifikasi POCO X8 Pro vs Xiaomi Redmi Note 15 Pro vs Xiaomi Poco X8 Pro Max

Spesifikasi
POCO
POCO X8 Pro
Xiaomi
Xiaomi Redmi Note 15 Pro
Xiaomi
Xiaomi Poco X8 Pro Max
Type
AMOLED
AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, HDR10+, Dolby Vision, 1800 nits (HBM), 3200 nits (peak)
AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak)
Density
460 ppi, Very high density
Diagonal
6.59",
6.83 inches, 114.5 cm2 (~89.7% screen-to-body ratio)
6.83 inches, 114.5 cm2 (~90.3% screen-to-body ratio)
Resolution
1268 x 2756 px, QHD
1280 x 2772 pixels, 19.5:9 ratio (~447 ppi density)
1280 x 2772 pixels, 19.5:9 ratio (~447 ppi density)
Aspect Ratio
19.5:9
Size
75.2 mm x 157.5 mm x 8.2 mm
Colors
BlackCyanRedWhite
BlackBluePurpleTitanium
BlackBlueWhite
Weight
204 g
210 g (7.41 oz)
218 g (7.69 oz)
Materials
Glass, Metal
Repairability
Class A B C D E
Usable surface
89 %
Drop resistance
Class A B C D E, 270 drops without defects
Resistance certificates
IP68, IP69
Protection
Corning Gorilla Glass Victus 2, Mohs level 5
Corning Gorilla Glass 7i, Mohs level 5
Build
Glass front (Gorilla Glass Victus 2), plastic back or silicone polymer back (eco leather), plastic frame
Glass front (Gorilla Glass 7i), aluminum frame, glass-fiber reinforced plastic back
Dimensions
163.6 x 78.1 x 8 mm (6.44 x 3.07 x 0.31 in)
162.9 x 77.9 x 8.2 mm (6.41 x 3.07 x 0.32 in)
Others
Hole-punch Notch, TÜV Rheinland Flicker-free Certified, 3840 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3500 cd/m², 8000000:1 contrast ratio, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, LTPO (Low Temperature PolySilicon oxide), SGS Certified, TÜV Low Blue Light, DCI-P3, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Capacitive