Dalam perbandingan teknis antara Samsung Galaxy A37 5G dan POCO X8 Pro, kita melihat dua filosofi yang berseberangan. POCO X8 Pro hadir sebagai monster performa dengan chipset MediaTek Dimensity 8500 Elite yang mencetak skor AnTuTu v11 sebesar 2.285.536, sementara Samsung dengan Exynos 1480 hanya mampu menyentuh 713.393 di AnTuTu v10. Perbedaan ini krusial bagi pengguna yang sering melakukan rendering video atau gaming berat, di mana POCO menggunakan UFS 4.1 yang jauh lebih cepat dibanding UFS 3.1 pada Samsung.
Sektor layar juga menunjukkan dominasi mutlak POCO. Dengan resolusi QHD (1268 x 2756 px) dan kecerahan puncak 3500 nits, layar POCO X8 Pro membuat panel FHD+ pada Samsung terlihat seperti teknologi tahun lalu. Samsung memang unggul dalam durabilitas material dengan Gorilla Glass Victus+, namun POCO membalas dengan sertifikasi IP68/IP69 dan ketahanan jatuh yang tersertifikasi kelas A, menjadikannya perangkat yang lebih tangguh secara fisik.
Masalah baterai dan charging semakin memperlebar jurang di antara keduanya. POCO menyematkan baterai Si-Carbon 6500 mAh yang dipadukan dengan pengisian daya 100W, sebuah kombinasi yang membuat Samsung dengan 5000 mAh dan charging 45W terlihat seperti sedang berjalan santai di saat kompetitornya sudah berlari. Implikasi praktisnya, POCO dapat mengisi daya hingga penuh dalam waktu jauh lebih singkat, sementara Samsung tetap setia pada kecepatan yang terasa arkais di era 2026.
Dari sisi kamera, POCO X8 Pro unggul dengan sensor Sony IMX882 dan aperture f/1.5 yang memberikan performa low-light lebih superior dibanding Samsung. Samsung mencoba mengejar dengan fitur software yang melimpah dan dukungan update selama 6 tahun, namun bagi pengguna yang pragmatis, spesifikasi hardware POCO yang jauh lebih mutakhir sulit untuk diabaikan. Singkatnya, Samsung menjual 'ketenangan pikiran' jangka panjang, sementara POCO menjual 'kekuatan murni' yang bisa langsung dirasakan saat perangkat dinyalakan.
🏆 Pilihan Terbaik
2.3M
POCO X8 Pro
Rp 5.399.000
Launch price
⚡Antutu: 2.3M
💾12GB / 512GB
📷50 MP + 8 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Samsung Galaxy A37 5G
✅ Kelebihan
- Dukungan update software sangat panjang (6 tahun OS & Security)
- Build quality premium dengan Gorilla Glass Victus+
- Sertifikasi IP68 yang solid untuk ketahanan air dan debu
- Konektivitas eSIM yang fleksibel untuk traveling
❌ Kekurangan
- Performa chipset Exynos 1480 terasa tertinggal jauh dibanding kompetitor
- Kecepatan charging hanya 45W, terasa lambat di tahun 2026
- Storage masih menggunakan UFS 3.1 yang lebih lambat
- Tidak ada sensor sidik jari fisik (hanya in-screen yang kadang kurang responsif)
POCO X8 Pro
✅ Kelebihan
- Performa monster dengan skor AnTuTu 2.2 jutaan
- Display QHD dengan kecerahan puncak 3500 nits yang memanjakan mata
- Baterai 6500 mAh dengan charging 100W yang sangat cepat
- Storage UFS 4.1 yang super ngebut untuk multitasking berat
❌ Kekurangan
- Update software lebih pendek (5 tahun) dibanding Samsung
- HyperOS seringkali penuh dengan bloatware yang mengganggu
- Desain bodi cenderung lebih tebal karena kapasitas baterai besar
Rekomendasi
POCO X8 Pro
POCO X8 Pro secara brutal mengungguli Samsung Galaxy A37 5G dalam hampir semua aspek teknis. Dengan skor AnTuTu 2.2 juta berbanding 713 ribu, perbedaan performanya bukan lagi soal selera, tapi soal kasta. Ditambah layar QHD, baterai 6500 mAh, dan charging 100W, POCO memberikan nilai perbandingan harga-performa yang jauh lebih masuk akal bagi pengguna power user.
Skor: 92/100




