Perbandingan antara POCO X8 Pro dan POCO M8 Pro 5G adalah contoh klasik antara 'performa murni' melawan 'penghematan biaya'. Di sektor performa, POCO X8 Pro menghancurkan M8 Pro dengan chipset Dimensity 8500 Elite yang mencetak skor AnTuTu 2.285.536, sementara Snapdragon 7s Gen4 pada M8 Pro hanya mampu meraih 875.000. Penggunaan RAM LPDDR5X dan storage UFS 4.1 pada X8 Pro menjamin kelancaran multitasking dan kecepatan transfer data yang jauh melampaui LPDDR4X dan UFS 2.2 yang digunakan pada M8 Pro, yang pada tahun 2026 sudah terasa sangat lambat.
Dari sisi display, POCO X8 Pro menawarkan resolusi QHD (1268 x 2756 px) dengan densitas 460 ppi, memberikan ketajaman visual yang lebih baik daripada FHD+ pada M8 Pro. Meskipun M8 Pro memiliki layar lebih besar (6.83 inci), ia menggunakan material plastik yang kurang kokoh dibandingkan kombinasi glass dan metal pada X8 Pro. Selain itu, sertifikasi IP69 pada X8 Pro memberikan tingkat ketahanan terhadap debu dan air yang lebih superior dibandingkan IP68 'biasa' pada M8 Pro.
Dalam hal konektivitas dan baterai, kedua ponsel ini cukup berimbang dengan kapasitas baterai 6500 mAh dan pengisian daya 100W. Namun, X8 Pro lebih unggul dalam sistem navigasi dengan dukungan dual-band GPS dan frekuensi satelit yang lebih lengkap. M8 Pro sedikit unggul di sektor nirkabel dengan dukungan WiFi 6E, namun keunggulan ini terasa tidak berguna karena bottleneck performa dari chipsetnya.
Sektor kamera menjadi pembeda lainnya. X8 Pro menggunakan sensor Sony IMX882 dengan aperture f/1.5 yang sangat mumpuni untuk kondisi low-light, ditambah kemampuan OIS yang stabil. M8 Pro mencoba menarik perhatian dengan sensor Omnivision OV50, namun penggunaan sensor makro 2MP yang 'sekadar ada' pada M8 Pro hanyalah taktik pemasaran untuk menambah jumlah lensa di modul kamera tanpa memberikan nilai guna yang nyata kepada pengguna.
Singkatnya, jika Anda mencari perangkat untuk jangka panjang, POCO X8 Pro adalah investasi yang logis. Sementara itu, POCO M8 Pro 5G terlihat seperti perangkat yang dirancang untuk mereka yang tergiur angka kapasitas baterai besar namun tidak peduli dengan performa sistem yang tersendat-sendat. Jangan biarkan layar besar M8 Pro menipu Anda; di balik cangkang plastiknya, ia adalah perangkat yang sudah 'tua' bahkan sebelum dirilis.
🏆 Pilihan Terbaik
2.3M
POCO X8 Pro
Rp 5.399.000
Launch price
⚡Antutu: 2.3M
💾12GB / 512GB
📷50 MP + 8 MP
Kelebihan dan Kekurangan
POCO X8 Pro
✅ Kelebihan
- Performa luar biasa dengan Dimensity 8500 Elite (skor AnTuTu 2.2M+)
- Layar QHD dengan densitas piksel tinggi (460 ppi)
- Material premium (Glass & Metal) dengan sertifikasi IP69
- Storage UFS 4.1 yang sangat cepat
- Dukungan software jangka panjang (5 tahun)
❌ Kekurangan
- Tidak ada slot microSD
- Tanpa jack audio 3.5mm
- Harga relatif lebih tinggi dibandingkan seri M
POCO M8 Pro 5G
✅ Kelebihan
- Layar besar 6.83 inci untuk konsumsi media
- Proteksi layar Gorilla Glass Victus 2
- Dukungan WiFi 6E yang lebih modern
- Harga lebih terjangkau
❌ Kekurangan
- Performa jauh tertinggal (AnTuTu hanya 875k vs 2.2M)
- Storage UFS 2.2 yang lambat untuk standar 2026
- Material bodi plastik yang terasa murah
- RAM LPDDR4X yang sudah usang
Rekomendasi
POCO X8 Pro
POCO X8 Pro berada di liga yang berbeda. Dengan chipset Dimensity 8500 Elite dan storage UFS 4.1, ia menawarkan performa flagship yang sesungguhnya. Material metal-glass dan layar QHD membuatnya terasa jauh lebih premium dibandingkan M8 Pro yang masih terjebak di spesifikasi kelas menengah bawah.
Skor: 92/100



