Kelebihan dan Kekurangan
Realme P4x 4G
- Baterai 8000 mAh raksasa, paling besar di kelasnya, ideal untuk penggunaan berat dan mobile gaming
- Fast charging 45W dengan dukungan PPS dan PD, fleksibel untuk berbagai charger
- Jack audio 3.5mm tetap tersedia, jarang ditemui di era sekarang
- Harga lebih terjangkau karena RAM 4GB dan storage 64GB
- Speaker loudspeaker tersedia untuk audio eksternal
- Chipset Unisoc T7250 (12nm) sangat ketinggalan zaman, performa jauh di bawah Snapdragon 685
- RAM 4GB akan cepat penuh dan menyebabkan lag pada multitasking modern
- Layar hanya 720p dengan density 254 ppi, kurang tajam untuk menonton video atau browsing
- Kamera selfie 5MP sangat rendah resolusinya, hasil foto kurang detail
- Tidak ada dukungan NFC, Bluetooth 5.2 namun tanpa kodek audio canggih
- Desain lebih tebal (8.8mm) dan berat (219g) karena baterai besar
Realme C85 4G
- Chipset Snapdragon 685 (6nm) jauh lebih efisien dan bertenaga dibanding Unisoc T7250, dengan skor Antutu SoC 230.933 vs ~150.000-an
- Layar 144Hz refresh rate, lebih tinggi dari P4x yang hanya 120Hz, memberikan pengalaman scrolling lebih mulus
- Kecerahan puncak 1200 nits (HBM) vs 700 nits, lebih baik untuk penggunaan outdoor
- Baterai 7000 mAh tetap besar namun dengan bodi lebih tipis (8.4mm) dan ringan (215g)
- Kamera selfie 8MP lebih baik, dan video selfie 1080p@60fps vs 720p@30fps
- Pilihan RAM hingga 8GB dan storage hingga 256GB, lebih siap untuk multitasking
- Bypass charging untuk mengurangi panas saat gaming sambil charging
- Navigasi lebih lengkap dengan dukungan QZSS
- Baterai 1000 mAh lebih kecil dibanding P4x (7000 vs 8000 mAh)
- Tidak ada jack audio 3.5mm, harus menggunakan USB-C atau Bluetooth
- Tidak ada dukungan NFC
- Harga lebih mahal karena spesifikasi lebih tinggi
- Layar masih 720p, resolusinya sama dengan P4x
Rekomendasi
Realme C85 4G adalah pemenang yang jelas untuk hampir semua skenario penggunaan. Chipset Snapdragon 685 (6nm) dengan skor Antutu SoC 230.933 (CPU 201.539 + GPU 29.394) mengungguli Unisoc T7250 (12nm) yang hanya berkisar di 150.000-an. Ini berarti performa CPU 34% lebih tinggi dan GPU hampir 2x lipat, yang berdampak langsung pada kelancaran gaming, multitasking, dan rendering video. Layar 144Hz dengan kecerahan 1200 nits juga secara signifikan lebih baik dibanding layar 120Hz 700 nits pada P4x. Meskipun baterainya 1000 mAh lebih kecil, efisiensi chipset 6nm membuat daya tahan sebenarnya bisa sebanding, ditambah ada fitur bypass charging yang tidak dimiliki P4x. Kekurangan utama C85 (tidak ada jack audio) bisa dimaafkan mengingat peningkatan performa yang sangat substansial. Skor 88/100 diberikan karena masih ada kompromi pada resolusi layar 720p dan tidak adanya NFC, namun untuk harga di kelas entry-level, C85 adalah pilihan yang paling masuk akal.







