Dalam perbandingan teknis ini, POCO X8 Pro Max dan Infinix Note 60 Pro berada di liga yang berbeda. POCO ditenagai oleh Dimensity 9500s (3nm) yang mencatatkan skor Antutu fantastis 3.085.998, sedangkan Infinix hanya mengandalkan Snapdragon 7s Gen4 (4nm) dengan skor 884.000. Perbedaan performa ini dipertegas oleh penggunaan storage UFS 4.1 pada POCO dibandingkan UFS 2.2 pada Infinix, yang berarti kecepatan transfer data pada POCO bisa berkali-kali lipat lebih kencang, membuat Infinix terasa seperti ponsel dari era yang berbeda.
Dari sisi layar, Infinix mencoba memikat dengan refresh rate 144Hz dan kecerahan puncak 4500 cd/m², namun POCO memberikan keseimbangan yang lebih baik dengan 120Hz, 3500 cd/m², dan kedalaman warna 12-bit yang memanjakan mata. POCO juga unggul telak di sektor daya dengan baterai 8500 mAh, memberikan durabilitas jauh di atas 6500 mAh milik Infinix. Meski Infinix menawarkan wireless charging 30W yang mewah, kapasitas baterai yang lebih kecil membuat fitur tersebut terasa seperti kompensasi atas efisiensi energi yang kurang optimal.
Sektor kamera menunjukkan pergeseran prioritas. POCO menggunakan sensor Sony LYT-600 yang modern dengan bukaan ƒ/1.5 untuk performa low-light yang superior. Infinix, di sisi lain, memberikan fitur tambahan seperti sensor SpO2 dan Heart Rate yang unik, namun secara kualitas optik, sensor GalaxyCore pada kamera wide-nya terlihat sangat ekonomis. Infinix mungkin lebih unggul di atas kertas untuk pengguna kasual yang menyukai gimmick fitur kesehatan, tetapi kamera utama POCO tetap lebih andal untuk fotografi serius.
Konektivitas dan ketahanan menjadi penutup yang kontras. POCO mengusung Bluetooth 6.0 dan sertifikasi IP68/IP69 yang menjamin perlindungan terhadap debu dan air bertekanan tinggi, sementara Infinix memilih standar IP64 dan MIL-STD-810H. Jika Anda mencari ponsel yang tahan banting secara fisik namun tetap 'lemot' di bagian sistem, Infinix adalah pilihannya. Namun, untuk pengguna yang menginginkan performa jangka panjang dengan update software hingga 5 tahun, POCO X8 Pro Max adalah pilihan yang tidak bisa didebat.
Kelebihan dan Kekurangan
POCO X8 Pro Max
✅ Kelebihan
- Performa monster dengan Dimensity 9500s (Skor Antutu 3,08 juta)
- Kapasitas baterai masif 8500 mAh
- Penyimpanan UFS 4.1 yang sangat cepat
- Dukungan update software panjang (5 tahun OS & Security)
- Proteksi fisik tangguh dengan IP68/IP69
❌ Kekurangan
- Resolusi kamera utama meski 50MP, sensor LYT-600 tergolong kelas menengah
- Tidak ada slot microSD
- Absennya jack audio 3.5mm
- Bobot cukup berat (219g)
Infinix Note 60 Pro
✅ Kelebihan
- Layar AMOLED 144Hz yang sangat responsif
- Fitur pengisian daya lengkap (Wireless Charging 30W & Reverse Charging)
- Sertifikasi militer MIL-STD-810H
- Banyak sensor kesehatan (SpO2, Heart Rate)
❌ Kekurangan
- Performa chipset Snapdragon 7s Gen4 jauh tertinggal (Skor Antutu 884k)
- Storage masih UFS 2.2 yang lambat untuk standar 2026
- Update software minim (hanya 2 tahun OS)
- Kapasitas baterai lebih kecil (6500 mAh)
Rekomendasi
POCO X8 Pro Max
POCO X8 Pro Max adalah pemenang mutlak dari sisi performa dan masa pakai. Skor Antutu 3,08 juta dibandingkan 884 ribu menunjukkan ketimpangan kelas yang nyata. Dengan baterai 8500 mAh dan dukungan update jangka panjang, ini adalah investasi yang jauh lebih rasional dibanding Infinix yang spesifikasinya terasa seperti barang tahun lalu.
Skor: 92/100


