Membandingkan Infinix Hot 70 dan Hot 60 seperti dipaksa memilih antara hidup di masa depan tapi tanpa dompet digital, atau hidup di masa kini dengan baterai yang tidak ada habisnya. Dari sektor Display & Design, kedua ponsel ini tampaknya masih sangat betah di masa lalu dengan mempertahankan resolusi HD+ (720p) di saat kompetitor lain sudah standar FHD+. Hot 70 hadir dengan layar sedikit lebih lega yaitu 6.78 inci (~256 ppi) berbanding 6.7 inci milik Hot 60 (~262 ppi). Keduanya memang sudah mendukung refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan 700 nits (HBM), namun secara visual, ketajaman layarnya akan terasa biasa saja bagi mata yang sudah terbiasa dengan layar tajam. Dari segi estetika, Hot 70 sedikit lebih tipis (7.5 mm vs 7.8 mm) meskipun mengemas baterai yang jauh lebih besar, sebuah pencapaian desain yang patut diapresiasi.
Beralih ke sektor dapur pacu, terjadi ketimpangan performa yang cukup dramatis. Infinix Hot 60 dipersenjatai oleh MediaTek Dimensity 7020 (6 nm) dengan arsitektur dual-core Cortex-A78 berkecepatan 2.2 GHz dan GPU IMG BXM-8-256. Konfigurasi ini dengan mudah melibas Helio G100 Ultimate (6 nm) milik Hot 70 yang masih mengandalkan arsitektur Cortex-A76 yang sudah berumur dan GPU Mali-G52 MC2 yang loyo untuk gaming kompetitif masa kini. Jika Anda mencari performa murni dan stabilitas frame rate saat bermain game, Hot 60 adalah pemenangnya. Namun, Hot 70 memberikan kompensasi berupa slot kartu memori dedicated, berbeda dengan Hot 60 yang memaksa Anda memilih skenario 'penderitaan' khas slot hybrid: mengorbankan nomor kedua atau memori eksternal.
Sektor baterai dan konektivitas adalah tempat di mana Infinix Hot 70 melakukan balas dendam secara brutal. Hot 70 dibekali baterai raksasa 6000 mAh dengan dukungan fast charging 45W yang mampu mengisi daya hingga 50% hanya dalam waktu 25 menit. Bandingkan dengan Hot 60 yang hanya membawa baterai 5200 mAh dengan pengisian daya 'purba' 18W—sebuah kombinasi yang akan menguji tingkat kesabaran Anda setiap hari. Di sisi konektivitas, Hot 60 memang menawarkan 5G, namun keputusan Infinix memangkas fitur NFC pada Hot 60 di harga hampir 2.8 juta rupiah pada tahun 2026 adalah lelucon yang kurang lucu. Sementara itu, Hot 70 tetap setia di jalur 4G LTE namun dilengkapi dengan NFC yang sangat krusial untuk kehidupan urban saat ini.
Terakhir, pada aspek software dan kamera, Hot 70 kembali memimpin di bagian sistem operasi dengan membawa Android 16 (XOS 16) langsung dari pabrik, sedangkan Hot 60 masih tertahan di Android 15 (XOS 15.1). Untuk urusan fotografi, Hot 60 sedikit unggul di atas kertas berkat aperture kamera utama f/1.6 yang lebih lebar dibanding f/1.9 milik Hot 70, memberikan kemampuan low-light yang sedikit lebih bersih serta kemampuan perekaman video slow-motion hingga 120fps pada resolusi 1080p. Kamera selfie kedua ponsel ini sama-sama beresolusi 8 MP f/2.0, namun entah mengapa Hot 70 secara ajaib mampu merekam video kamera depan hingga resolusi 1440p pada 30fps, sementara Hot 60 hanya mentok di standar video biasa.
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix Hot 70
✅ Kelebihan
- Kapasitas baterai monster 6000 mAh yang sangat tahan lama untuk penggunaan intensif
- Pengisian daya 45W yang cukup ngebut, mampu mengisi 50% baterai hanya dalam 25 menit
- Sudah dilengkapi fitur NFC untuk kemudahan transaksi cashless di tahun 2026
- Menggunakan Android 16 out-of-the-box dengan jaminan update hingga 3 tahun
- Memiliki dedicated slot microSDXC tanpa harus mengorbankan SIM 2
- Dual stereo speakers memberikan output audio yang lebih hidup dan seimbang
❌ Kekurangan
- Belum mendukung jaringan 5G (masih mentok di 4G LTE dengan Helio G100)
- Resolusi layar masih HD+ (720 x 1576 piksel) pada bentang 6.78 inci, membuat densitas piksel rendah (~256 ppi)
- Performa GPU Mali-G52 MC2 sudah sangat usang untuk standar gaming tahun 2026
Infinix Hot 60
✅ Kelebihan
- Mendukung konektivitas 5G berkat chipset MediaTek Dimensity 7020
- Performa CPU jauh lebih bertenaga dengan arsitektur Cortex-A78 yang lebih modern
- Aperture kamera utama lebih besar (f/1.6) yang membantu penyerapan cahaya di kondisi low-light
- Perekaman video kamera utama mendukung frame rate hingga 120fps pada resolusi 1080p
- Densitas layar sedikit lebih rapat (~262 ppi) dibanding saudaranya
❌ Kekurangan
- Tidak memiliki NFC, sebuah dosa besar untuk HP kelas menengah di tahun 2026
- Kecepatan charging sangat lambat, hanya 18W untuk baterai berkapasitas 5200 mAh
- Slot microSD masih bertipe hybrid (harus berbagi dengan slot SIM 2)
- Masih dirilis dengan Android 15, tertinggal satu generasi dari Hot 70
- Speaker belum stereo (hanya single loudspeaker)
Rekomendasi
Infinix Hot 70
Meskipun Anda harus merelakan konektivitas 5G dan performa grafis murni demi Helio G100, Infinix Hot 70 adalah paket yang jauh lebih masuk akal untuk penggunaan sehari-hari di tahun 2026. Kehadiran NFC (yang entah kenapa absen di Hot 60), baterai masif 6000 mAh dengan pengisian cepat 45W (bandingkan dengan 18W siput milik Hot 60 yang akan membuat Anda lumutan saat menunggu penuh), dual stereo speakers, serta sistem operasi Android 16 out-of-the-box menjadikannya daily driver yang jauh lebih fungsional. Hot 60 mungkin menang di atas kertas untuk gaming berkat Dimensity 7020, tapi hidup Anda di dunia nyata akan lebih banyak dihabiskan untuk mengantre top-up e-money secara manual dan meratapi baterai yang tak kunjung penuh.
Skor: 82/100








