📑 Daftar Isi

Perbandingan Infinix Hot 70 vs Infinix Hot 50 Pro 4G tampak depan dan belakang

Perbandingan Infinix Hot 70 vs Hot 50 Pro 4G: Layar AMOLED atau Baterai Jumbo?

Terbit:
⏱️11 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Pertama, mari kita bicara tentang layar — karena di sinilah pertarungan ini benar-benar dimenangkan. Infinix Hot 50 Pro 4G membawa panel AMOLED 6.78 inci dengan resolusi FHD+ (1080 x 2436) dan densitas 392 ppi, ditambah refresh rate 120Hz, peak brightness 1300 nits, Always-On Display, dan DCI-P3. Sementara itu, Infinix Hot 70 hanya menawarkan IPS LCD 6.78 inci dengan resolusi 720 x 1576 dan densitas ~256 ppi, brightness 700 nits. Ini bukan sekadar perbedaan spesifikasi di atas kertas — ini adalah perbedaan pengalaman visual yang bakal Anda rasakan setiap detik. Teks di Hot 70 akan terlihat kurang tajam, warna kurang vibrant, dan di bawah sinar matahari Anda mungkin harus menyipitkan mata. Hot 50 Pro 4G? Layarnya tajam, cerah, dan menyenangkan. Ditambah Gorilla Glass dan IP54, Hot 50 Pro 4G juga lebih tahan banting. Dari sisi desain, keduanya sama-sama berbahan plastik, tapi Hot 50 Pro 4G sedikit lebih tipis (7.4mm vs 7.5mm) dan lebih ringan (190g vs 195g) — perbedaan yang tipis, tapi tetap poin plus. Kedua, performa. Keduanya ditenagai chipset MediaTek Helio G100 series 6nm, tapi ada twist: Hot 70 menggunakan Helio G100 Ultimate dengan skor SoC Antutu 261.749 (CPU 214.198 + GPU 47.551), sedangkan Hot 50 Pro 4G menggunakan Helio G100 reguler dengan skor SoC 258.867 (CPU 211.481 + GPU 47.386). Selisihnya sekitar 1,1% — dalam penggunaan sehari-hari, Anda tidak akan merasakan perbedaan yang signifikan. Keduanya sama-sama GPU Mali-G57 MC2 (Hot 50 Pro 4G) atau Mali-G52 MC2 (Hot 70) — di sini Hot 70 sedikit lebih unggul di GPU score. Namun, Hot 50 Pro 4G memiliki keunggulan di RAM dan storage: 8GB LPDDR4X + 256GB eMMC 5.1, sementara Hot 70 di harga Rp3.199.000 kemungkinan hanya menawarkan 4GB/6GB RAM + 128GB storage. Untuk multitasking dan penyimpanan, Hot 50 Pro 4G jelas lebih lega. Skor Antutu device Hot 50 Pro 4G tercatat 420.000 (versi 10) — angka yang solid untuk kelas menengah bawah. Sayangnya, Hot 70 tidak menyertakan skor Antutu device total, jadi perbandingan performa real-world tidak bisa dilakukan secara apple-to-apple. Tapi dari spesifikasi, keduanya berada di level yang sama. Ketiga, baterai dan pengisian daya. Di sini Hot 70 menang telak: 6000 mAh vs 5000 mAh, dengan fast charging 45W (50% dalam 25 menit) vs 33W. Hot 70 juga mendukung 10W reverse wired charging dan bypass charging — fitur yang berguna untuk gaming sambil mengisi daya. Jika daya tahan baterai adalah prioritas utama Anda, Hot 70 adalah juara. Tapi mari kita jujur: selisih 1000 mAh dalam penggunaan sehari-hari mungkin berarti tambahan 1-2 jam screen-on time. Apakah itu sebanding dengan penurunan kualitas layar yang drastis? Bagi sebagian orang, mungkin iya. Tapi bagi mayoritas, layar adalah komponen yang paling sering berinteraksi dengan mata — dan di sini Hot 50 Pro 4G menang jauh. Keduanya sama-sama tidak mendukung wireless charging, yang wajar di kelas harga ini. Keempat, kamera. Hot 50 Pro 4G membawa konfigurasi triple camera: 50MP f/1.6 + 2MP depth + auxiliary 0.8MP. Hot 70 hanya 50MP f/1.9 + auxiliary lens. Aperture f/1.6 di Hot 50 Pro 4G lebih besar dari f/1.9 di Hot 70, artinya lebih banyak cahaya masuk — hasil foto low-light seharusnya lebih baik. Hot 50 Pro 4G juga memiliki fitur Quad LED flash, PDAF, dan slow motion 120fps. Kamera selfie keduanya sama-sama 8MP f/2.0 — tidak ada peningkatan berarti. Untuk video, Hot 70 mendukung 1440p@30fps dan 1080p@30fps, sementara Hot 50 Pro 4G tidak mencantumkan detail video secara eksplisit. Tidak ada skor DxOMark untuk kedua perangkat, jadi penilaian kamera harus berdasarkan spesifikasi dan fitur. Secara keseluruhan, Hot 50 Pro 4G sedikit lebih unggul berkat aperture lebih besar dan fitur tambahan. Kelima, software dan konektivitas. Hot 70 menang di software: Android 16 dengan 3 major upgrade OS dan XOS 16. Hot 50 Pro 4G masih Android 14 dengan hanya 2 tahun update OS dan 3 tahun security update. Ini adalah keunggulan signifikan untuk Hot 70 — Anda akan mendapatkan fitur terbaru dan dukungan lebih lama. Dari sisi konektivitas, keduanya kompak: NFC, Bluetooth 5.4, USB Type-C, audio jack 3.5mm, FM radio, dual SIM, dan microSD dedicated slot. Hot 50 Pro 4G memiliki navigasi yang lebih lengkap (GPS, A-GPS, GLONASS, Beidou, Galileo), sementara Hot 70 hanya mencantumkan GPS. Wi-Fi di Hot 70 mendukung dual-band a/b/g/n/ac, sedangkan Hot 50 Pro 4G juga mendukung 802.11ac. Tidak ada perbedaan signifikan di sini. Yang menarik, Hot 50 Pro 4G memiliki fingerprint in-display, sementara Hot 70 side-mounted — preferensi estetika, tapi in-display terasa lebih modern. Kesimpulan akhir: Jika Anda mengutamakan layar berkualitas, RAM besar, storage lega, dan pengalaman visual premium, Infinix Hot 50 Pro 4G adalah pemenangnya. Jika Anda benar-benar butuh baterai 6000 mAh, fast charging 45W, dan update OS hingga Android 19 (3 upgrade dari Android 16), maka Hot 70 adalah pilihan yang lebih tepat. Tapi jujur saja — layar 720p di tahun 2026 dengan harga Rp3 jutaan adalah kompromi yang sulit diterima. Hot 50 Pro 4G menawarkan keseimbangan yang lebih baik antara performa, layar, dan fitur, meskipun baterainya sedikit lebih kecil dan software-nya tertinggal. Skor akhir: Hot 50 Pro 4G 82/100, Hot 70 74/100.
Infinix Hot 70

Infinix Hot 70

Rp 3.199.000
Harga pasar
💾[object Object] / 128GB
📷50 MP
🏆 Pilihan Terbaik
420K
Infinix Hot 50 Pro 4G

Infinix Hot 50 Pro 4G

Antutu: 420K
💾8GB / 256GB
📷50 MP + 0.8 MP + 2 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Infinix Hot 70

✅ Kelebihan
  • Baterai jumbo 6000 mAh dengan fast charging 45W (50% dalam 25 menit) — kombinasi yang jarang di kelas harga ini
  • Layar 6.78 inci dengan refresh rate 120Hz, meskipun panel IPS LCD
  • Chipset Mediatek Helio G100 Ultimate (6nm) dengan skor Antutu SoC 261.749 — sedikit di atas Hot 50 Pro 4G
  • Dukungan software jangka panjang: Android 16 dengan 3 major upgrade OS — lebih baik dari pesaingnya
  • Fitur lengkap: NFC, FM radio, audio jack 3.5mm, stereo speaker, microSD dedicated slot
  • Desain relatif ramping (7.5mm) untuk ukuran baterai 6000 mAh
  • Harga lebih terjangkau di Rp3.199.000 untuk varian 128GB
❌ Kekurangan
  • Resolusi layar hanya 720 x 1576 piksel dengan densitas ~256 ppi — tajam? Tidak juga. Ini seperti melihat dunia melalui kacamata yang belum diresepkan
  • Panel IPS LCD dengan brightness 700 nits (HBM) — kalah jauh dari AMOLED 1300 nits milik Hot 50 Pro 4G, terutama di bawah sinar matahari
  • Kamera selfie 8MP dengan aperture f/2.0 — spesifikasi yang terasa stagnan, bahkan cenderung malas
  • Tidak ada informasi varian RAM yang jelas di harga tersebut (kemungkinan varian 4GB/6GB)
  • Build material full plastic — wajar di harga ini, tapi tetap terasa murahan
  • Belum ada skor Antutu device total yang tersedia — hanya SoC score
  • Kamera utama 50MP tanpa ultrawide atau telephoto — hanya lensa auxiliary yang tidak jelas fungsinya

Infinix Hot 50 Pro 4G

✅ Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.78 inci FHD+ (1080 x 2436) dengan densitas 392 ppi — jauh lebih tajam dan vibrant dibanding Hot 70
  • Peak brightness 1300 nits — terang dan nyaman di bawah sinar matahari langsung
  • Refresh rate 120Hz dengan Always-On Display dan DCI-P3 — pengalaman visual premium di kelas menengah
  • Corning Gorilla Glass dan sertifikasi IP54 — perlindungan ekstra yang tidak dimiliki Hot 70
  • Konfigurasi RAM 8GB + storage 256GB — kapasitas lega untuk multitasking dan penyimpanan
  • Triple camera 50MP f/1.6 + 2MP depth + auxiliary — aperture lebih besar dari Hot 70
  • Fingerprint in-display — lebih modern dari side-mounted di Hot 70
  • Skor Antutu device 420.000 (versi 10) — performa terukur dan solid
  • Dolby Atmos stereo speaker — kualitas audio lebih baik
❌ Kekurangan
  • Baterai 5000 mAh dengan fast charging 33W — kalah kapasitas dan kecepatan dari Hot 70
  • Software masih Android 14 dengan hanya 2 tahun update OS — ketinggalan dua generasi dari Hot 70
  • Chipset Helio G100 (non-Ultimate) dengan skor SoC 258.867 — sedikit di bawah Hot 70
  • Harga tidak tercantum (effectivePrice null) — tapi mengingat spesifikasi lebih tinggi, kemungkinan lebih mahal
  • Storage eMMC 5.1 — bukan UFS, jadi kecepatan baca/tulis lebih lambat
  • Kamera selfie 8MP f/2.0 — sama saja dengan Hot 70, tidak ada peningkatan
  • Bobot 190g dan ketebalan 7.4mm — sedikit lebih berat dari Hot 70 (195g vs 190g, tipis-tipisan)
  • Tidak ada informasi harga pasar yang jelas — sulit menilai value for money secara langsung

Rekomendasi

Infinix Hot 50 Pro 4G

Meskipun Hot 70 menang di kapasitas baterai (6000 mAh vs 5000 mAh) dan dukungan software (Android 16 + 3 upgrade vs Android 14 + 2 upgrade), Hot 50 Pro 4G unggul telak di aspek yang paling sering dilihat dan disentuh pengguna: layar. Panel AMOLED FHD+ 392 ppi dengan brightness 1300 nits adalah peningkatan generasi yang tidak bisa ditandingi oleh IPS LCD 720p 256 ppi milik Hot 70. Ditambah RAM 8GB + storage 256GB, Gorilla Glass, IP54, fingerprint in-display, dan aperture kamera utama f/1.6 yang lebih besar, Hot 50 Pro 4G menawarkan pengalaman penggunaan yang jauh lebih premium. Skor Antutu device 420.000 juga membuktikan performa real-world yang solid. Kekurangan di baterai dan software bisa dimaklumi karena selisih 1000 mAh tidak sebesar selisih kualitas layar. Kecuali Anda benar-benar butuh baterai 6000 mAh dan update OS terpanjang, Hot 50 Pro 4G adalah pilihan yang lebih bijak secara keseluruhan.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Infinix
Infinix Hot 70
Infinix
Infinix Hot 50 Pro 4G
Type
IPS LCD, 120Hz, 700 nits (HBM)
AMOLED
Diagonal
6.78 inches, 112.1 cm2 (~84.4% screen-to-body ratio)
6.78",
Resolution
720 x 1576 pixels, 19.5:9 ratio (~256 ppi density)
1080 x 2436 px, FHD+
Build
Glass front, plastic back, plastic frame
Colors
BlueGreenOrangeSilverViolet
BlackGrayPurple
Weight
195 g (6.88 oz)
190 g
Dimensions
167.9 x 79.1 x 7.5 mm (6.61 x 3.11 x 0.30 in)
Density
392 ppi, High Density
Aspect Ratio
21:9
Size
76.4 mm x 167.0 mm x 7.4 mm
Materials
Plastic, Glass
Usable surface
84 %
Resistance certificates
IP54
Others
Hole-punch Notch, Refresh rate 120 Hz, Peak brightness - 1300 cd/m², Always-On Display, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass, Multi-touch, Frameless, Brightnes 550 cd/m² (typ), DCI-P3, 10 Bits panel, 2.5D curved glass screen, Capacitive