📑 Daftar Isi

Perbandingan Infinix Hot 70 vs Infinix Hot 50 Pro 4G tampak depan dan belakang dengan spesifikasi utama

Infinix Hot 70 vs Hot 50 Pro 4G: Baterai Jumbo atau Layar AMOLED?

Terbit:
âąī¸10 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, Hot 50 Pro 4G menang mutlak. Layar AMOLED 6.78 inci dengan resolusi 1080 x 2436 piksel (393 ppi), 1B colors, 120Hz, 2160Hz PWM dimming, dan peak brightness 1800 nits adalah paket lengkap yang jarang ditemukan di kelas Rp3 jutaan. Bandingkan dengan Hot 70 yang memakai IPS LCD 720 x 1576 piksel (256 ppi) dengan kecerahan hanya 700 nits — selisih 137 ppi dan 1100 nits ini bukan sekadar angka di atas kertas, tapi terasa nyata: teks lebih tajam, warna lebih hidup, dan layar tetap terbaca di bawah matahari. Secara dimensi, Hot 50 Pro 4G juga lebih ramping (7.4 mm vs 7.5 mm) dan lebih ringan (190 g vs 195 g), meski keduanya sama-sama memakai build glass front + plastic back + plastic frame. Ironisnya, Hot 70 yang lebih baru justru kalah di sektor yang paling sering dilihat mata setiap hari. Di sektor Performance, keduanya nyaris kembar tapi tetap ada pemenang. Hot 70 memakai Helio G100 Ultimate (6nm) dengan skor SoC Antutu 261.749 (CPU 214.198 + GPU 47.551), sedangkan Hot 50 Pro 4G memakai Helio G100 (6nm) dengan skor 258.867 (CPU 211.481 + GPU 47.386). Selisih sekitar 2.882 poin atau ~1,1% — praktis tidak terasa di penggunaan sehari-hari. GPU Mali-G52 MC2 vs Mali-G57 MC2 juga beda tipis; G57 secara arsitektur sedikit lebih modern, tapi selisih performanya tidak signifikan untuk gaming kelas menengah. Keduanya sama-sama mengandalkan RAM 8 GB (Hot 70 punya opsi 4/6/8 GB, Hot 50 Pro 4G hanya 8 GB) dan penyimpanan 128/256 GB dengan microSD dedicated. Untuk gaming seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile di setting medium, keduanya bisa diandalkan — tapi jangan harap bisa main Genshin Impact di setting tinggi. Baterai adalah medan di mana Hot 70 menang telak. Kapasitas 6000 mAh vs 5000 mAh adalah selisih 20% — artinya sekitar 1,5-2 jam tambahan screen-on time. Charging 45W (50% dalam 25 menit) vs 33W (50% dalam 27 menit) juga lebih cepat, plus Hot 70 punya 10W reverse wired charging yang bisa dipakai untuk mengisi TWS atau smartwatch. Keduanya sama-sama punya bypass charging (berguna saat gaming sambil dicas) dan reverse wired. Dengan bobot hanya 5 gram lebih berat (195 g vs 190 g), Hot 70 berhasil menyembunyikan baterai jumbo-nya dengan baik. Untuk pengguna yang sering mobile atau sulit akses colokan, Hot 70 adalah pilihan jelas. Software adalah titik lemah terbesar Hot 50 Pro 4G. Ia datang dengan Android 14 dan hanya dijanjikan 1 major upgrade (hingga Android 15) — artinya pada September 2026, umur software-nya tinggal sebentar lagi. Bandingkan dengan Hot 70 yang sudah Android 16 dengan 3 major upgrade (hingga Android 19) — selisih 2 generasi Android dan 2 tahun dukungan keamanan. Dalam jangka panjang, Hot 70 akan jauh lebih relevan, terutama untuk aplikasi yang menuntut API level tinggi. XOS 16 vs XOS 14.5 juga membawa perbedaan fitur dan optimasi yang cukup signifikan. Ini adalah contoh nyata bagaimana spesifikasi hardware yang mirip bisa punya umur pakai yang sangat berbeda. Kamera: Hot 50 Pro 4G sedikit lebih unggul berkat aperture f/1.6 (vs f/1.9) yang memungkinkan 40% lebih banyak cahaya masuk, plus Quad-LED flash vs Dual-LED flash. Keduanya memakai sensor 50 MP dengan AF, tapi Hot 50 Pro 4G punya lensa '27mm' yang lebih lebar. Namun keduanya sama-sama minim fitur: tidak ada ultrawide, tidak ada telephoto, dan video maksimal 1440p@30fps (tidak ada 4K). Selfie camera identik 8 MP f/2.0. Untuk kelas harga ini, keduanya sekadar 'cukup' untuk dokumentasi — bukan untuk content creation serius. Tidak ada data DxOMark untuk keduanya, jadi penilaian murni dari spesifikasi. Connectivity & fitur: keduanya hampir identik — NFC, Bluetooth 5.4, Wi-Fi dual-band a/b/g/n/ac, USB Type-C 2.0 dengan OTG, FM radio, jack audio 3.5mm, stereo speaker, dan dual Nano-SIM. Keduanya sama-sama 4G-only (tidak ada 5G), yang di 2026 mulai terasa sebagai keterbatasan di kota-kota besar. Hot 70 sedikit lebih unggul karena band 4G-nya tidak dirinci (hanya 'LTE') — ini bisa jadi plus atau minus tergantung region. Sensor Hot 70 lebih lengkap (ada gyro), sedangkan Hot 50 Pro 4G tidak mencantumkan gyro — ini penting untuk gaming dan stabilisasi video. Secara keseluruhan, Hot 70 adalah pilihan lebih bijak untuk jangka panjang, sementara Hot 50 Pro 4G menang jika prioritas utama adalah layar dan kamera low-light.
🏆 Pilihan Terbaik
Infinix Hot 70

Infinix Hot 70

Rp 3.199.000
Harga pasar
💾[object Object] / 128GB
📷50 MP
Infinix Hot 50 Pro 4G

Infinix Hot 50 Pro 4G

💾[object Object] / 128GB
📷50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Infinix Hot 70

✅ Kelebihan
  • Baterai jumbo 6000 mAh dengan fast charging 45W (50% dalam 25 menit) plus 10W reverse wired dan bypass charging — kombinasi langka di kelas 3 jutaan.
  • Layar 6.78 inci 120Hz dengan refresh rate tinggi, meski resolusinya hanya HD+.
  • Chipset Helio G100 Ultimate (6nm) dengan skor SoC Antutu 261.749 — sedikit di atas Hot 50 Pro 4G.
  • Software paling update: Android 16 dengan komitmen 3 major upgrade (hingga Android 19) — jauh lebih panjang dari rival.
  • Desain tipis 7.5 mm meski baterai 6000 mAh, plus pilihan warna melimpah (6 opsi).
  • Fitur lengkap: NFC, FM radio, jack audio 3.5mm, stereo speaker, microSD dedicated, dan OTG.
❌ Kekurangan
  • Layar IPS LCD dengan resolusi 720 x 1576 piksel (256 ppi) — tajamnya kalah jauh dari AMOLED 393 ppi milik Hot 50 Pro 4G.
  • Kecerahan hanya 700 nits (HBM), tidak ada info peak brightness tinggi; di bawah sinar matahari langsung bakal kurang nyaman.
  • Bobot 195 gram dan dimensi lebih gemuk (167.9 x 79.1 x 7.5 mm) — agak berat untuk ukuran baterai 6000 mAh.
  • Kamera utama hanya single 50 MP f/1.9 tanpa lensa ultrawide atau makro; fitur kamera minim.
  • Video maksimal 1440p@30fps — tidak ada 4K, bahkan untuk kelas menengah 2026 ini terasa ketinggalan.
  • Status masih 'Coming soon' dengan estimasi rilis Mei 2026 — ketersediaan dan harga pasar masih belum pasti.
  • RAM dasar 4 GB pada varian termurah — di 2026, 4 GB terasa sesak untuk multitasking.

Infinix Hot 50 Pro 4G

✅ Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.78 inci Full HD+ (1080 x 2436, 393 ppi) dengan 1B colors, 120Hz, dan 2160Hz PWM dimming — kualitas visual jauh lebih superior.
  • Peak brightness 1800 nits — sangat terang untuk kelas harga, nyaman di bawah matahari.
  • Kamera utama 50 MP f/1.6 dengan aperture lebih besar (f/1.6 vs f/1.9) — lebih banyak cahaya masuk, low-light lebih baik.
  • Quad-LED flash pada kamera belakang — pencahayaan lebih merata untuk foto malam.
  • Bobot lebih ringan (190 g) dan dimensi lebih ramping (167 x 76.4 x 7.4 mm).
  • Fingerprint under-display (optical) — lebih premium secara estetika dibanding side-mounted.
  • Sudah tersedia di pasar sejak November 2024 — ketersediaan dan harga pasar sudah jelas.
❌ Kekurangan
  • Baterai 5000 mAh dengan charging 33W — kalah kapasitas dan kecepatan dari Hot 70 (6000 mAh / 45W).
  • Software tertinggal: Android 14 dengan hanya 1 major upgrade (hingga Android 15) — umur software jauh lebih pendek.
  • Chipset Helio G100 (non-Ultimate) dengan skor SoC Antutu 258.867 — sedikit di bawah Hot 70.
  • RAM hanya tersedia 8 GB (tidak ada opsi 4/6 GB) — kurang fleksibel untuk budget terbatas.
  • Video maksimal 1440p@30fps — sama-sama tidak ada 4K.
  • Tidak ada opsi warna sebanyak Hot 70 (hanya 3 warna).
  • Harga pasar tidak tercantum (null) — perlu cek langsung ke retailer.

Rekomendasi

Infinix Hot 70

Meski Hot 50 Pro 4G menang telak di sektor layar (AMOLED FHD+ 393 ppi vs IPS HD+ 256 ppi) dan aperture kamera (f/1.6 vs f/1.9), Hot 70 unggul di tiga aspek yang paling terasa dalam pemakaian jangka panjang: baterai 6000 mAh + charging 45W (vs 5000 mAh + 33W), software Android 16 dengan 3 major upgrade (vs Android 14 dengan 1 upgrade), dan skor SoC Antutu sedikit lebih tinggi (261.749 vs 258.867). Kombinasi baterai jumbo, update software panjang, dan harga efektif Rp3.199.000 membuat Hot 70 pilihan lebih rasional untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan dan umur pakai. Namun, jika prioritas utama adalah kualitas layar dan pengalaman menonton, Hot 50 Pro 4G tetap pilihan solid — asalkan Anda siap dengan software yang lebih cepat usang.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Infinix
Infinix Hot 70
Infinix
Infinix Hot 50 Pro 4G
Type
IPS LCD, 120Hz, 700 nits (HBM)
AMOLED, 1B colors, 120Hz, 2160Hz PWM, 550 nits (typ), 1800 nits (peak)
Diagonal
6.78 inches, 112.1 cm2 (~84.4% screen-to-body ratio)
6.78 inches, 109.9 cm2 (~86.1% screen-to-body ratio)
Resolution
720 x 1576 pixels, 19.5:9 ratio (~256 ppi density)
1080 x 2436 pixels (~393 ppi density)
Build
Glass front, plastic back, plastic frame
Glass front, plastic back, plastic frame
Colors
BlueGreenOrangeSilverViolet
BlackBlueGreyTitanium
Weight
195 g (6.88 oz)
190 g (6.70 oz)
Dimensions
167.9 x 79.1 x 7.5 mm (6.61 x 3.11 x 0.30 in)
167 x 76.4 x 7.4 mm (6.57 x 3.01 x 0.29 in)