Dalam membandingkan Infinix Hot 50 Pro+ 4G dan Tecno Spark 30 Pro, kita sebenarnya sedang melihat dua saudara dari pabrikan yang sama dengan 'jeroan' identik. Keduanya ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G100 (6nm) dengan skor AnTuTu SoC yang identik di angka 258.867 poin. Secara teknis, tidak ada perbedaan performa gaming maupun multitasking antara keduanya; keduanya sama-sama mampu menangani tugas harian dengan lancar, namun jangan berharap bisa menjalankan game berat dengan setting rata kanan secara konsisten.
Perbedaan utama terletak pada filosofi desain dan utilitas. Infinix Hot 50 Pro+ tampil sangat agresif dengan bodi setipis 6.8mm dan bobot hanya 162g, menjadikannya salah satu smartphone paling ergonomis di tahun 2026. Sebaliknya, Tecno Spark 30 Pro lebih 'chunky' dengan ketebalan 7.4mm. Namun, Tecno memberikan kompensasi berupa jack audio 3.5mm yang masih dicintai banyak orang, sementara Infinix memilih untuk mengikuti tren 'minimalis' yang sebenarnya merepotkan pengguna earphone kabel.
Di sektor visual, keduanya menggunakan panel AMOLED 120Hz dengan resolusi 1080 x 2436 piksel. Tecno Spark 30 Pro sedikit lebih unggul dengan kecerahan puncak 1700 nits, dibandingkan Infinix yang hanya mentok di 1300 nits. Secara praktis, Tecno akan memberikan visibilitas lebih baik saat digunakan di bawah terik matahari langsung, meski perbedaan 400 nits tidak akan mengubah hidup Anda secara drastis.
Sektor kamera menjadi pembeda yang cukup signifikan di atas kertas. Tecno mengandalkan sensor 108 MP, sementara Infinix menggunakan 50 MP. Meski resolusi besar Tecno terdengar menggoda, perlu diingat bahwa kualitas foto sangat bergantung pada ISP Helio G100 yang terbatas. Keduanya mampu menghasilkan foto yang layak untuk media sosial, namun jangan berharap performa low-light yang revolusioner dari keduanya.
Kesimpulannya, pilihan antara keduanya adalah pertarungan antara kenyamanan genggaman (Infinix) melawan utilitas fungsional (Tecno). Jika Anda mengutamakan estetika dan kenyamanan jangka panjang di tangan, Infinix adalah pemenangnya. Namun, jika Anda adalah pengguna yang masih setia dengan audio kabel dan membutuhkan layar yang sedikit lebih terang, Tecno Spark 30 Pro adalah opsi yang lebih pragmatis.
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix Hot 50 Pro+ 4G
â
Kelebihan
- Desain super tipis (6.8 mm) dan ringan (162g) yang sangat elegan
- Layar AMOLED 120Hz dengan 2160Hz PWM dimming yang nyaman di mata
- Performa Helio G100 yang stabil untuk penggunaan harian
- Bypass charging yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan baterai saat gaming
â Kekurangan
- Tidak ada jack audio 3.5mm, sebuah langkah 'berani' yang menyusahkan
- Kecerahan puncak hanya 1300 nits, kalah dari kompetitor
- Dukungan update software yang sangat minim (hanya 1 major update)
Tecno Spark 30 Pro
â
Kelebihan
- Kamera utama 108 MP yang memberikan fleksibilitas detail lebih baik
- Kecerahan layar hingga 1700 nits, lebih unggul di bawah sinar matahari
- Masih menyertakan jack audio 3.5mm, sebuah fitur esensial yang tidak kunjung hilang
- Desain varian Optimus Prime yang unik bagi kolektor
â Kekurangan
- Dimensi lebih besar dan lebih tebal (7.4 mm) dibanding Infinix
- Screen-to-body ratio lebih rendah (~85.7%) terlihat lebih 'berdagu'
- UI HIOS yang cenderung penuh dengan bloatware
Rekomendasi
Infinix Hot 50 Pro+ 4G
Meskipun spesifikasi dasarnya mirip, Infinix menang telak di aspek ergonomi dan build quality. Ketebalan 6.8mm dan bobot 162g memberikan sensasi premium yang tidak dimiliki Tecno. Fitur bypass charging juga menjadi nilai tambah krusial bagi pengguna yang peduli pada umur panjang baterai.
Skor: 82/100




