Dalam perbandingan teknis kali ini, Infinix GT 30 Pro dan vivo iQOO Z10R berada di liga yang berbeda. Infinix GT 30 Pro dipersenjatai MediaTek Dimensity 8350 Ultimate yang mencetak skor AnTuTu fantastis di angka 1.588.444, sementara iQOO Z10R tertatih dengan Dimensity 7400 yang arsitekturnya jauh lebih inferior. Implikasi praktisnya, Infinix siap melibas game berat dengan frame rate stabil, sementara iQOO kemungkinan besar akan berjuang keras menjaga suhu dan performa saat beban kerja tinggi.
Pada sektor display, Infinix kembali unggul dengan layar 1224 x 2720 piksel (440 ppi) yang dipadukan refresh rate 144Hz dan puncak kecerahan 4500 nits. iQOO Z10R hanya menawarkan resolusi 1080p (387 ppi) dengan 120Hz dan peak 1800 nits. Bagi mata pengguna, perbedaan ini sangat signifikan; konten di Infinix akan terlihat jauh lebih tajam dan tetap terbaca di bawah terik matahari siang bolong, sebuah keunggulan yang tidak bisa dinegosiasikan.
Bicara soal utilitas, iQOO Z10R melakukan blunder fatal dengan mengabaikan fitur NFC. Di tahun 2026, ketiadaan NFC adalah sebuah lelucon bagi perangkat yang ditargetkan untuk pasar modern. Sebaliknya, Infinix memberikan paket lengkap termasuk pengisian daya nirkabel 30W dan fitur bypass charging yang sangat krusial bagi para gamer agar baterai tidak 'sekarat' saat bermain sambil mengisi daya. Baterai 5500 mAh milik Infinix sudah cukup besar, meski iQOO sedikit lebih unggul dengan 5700 mAh, namun efisiensi daya pada Dimensity 8350 kemungkinan besar akan menyeimbangkan durasi penggunaan.
Sektor kamera menunjukkan perbedaan filosofi. Infinix memilih resolusi besar 108MP untuk detail, sementara iQOO mengandalkan 50MP dengan OIS untuk kestabilan. Jika Anda seorang videografer amatir, OIS pada iQOO memang menggoda, namun sensor 108MP pada Infinix memberikan fleksibilitas cropping yang jauh lebih baik. Sayangnya, untuk software, kedua vendor ini tergolong pelit dengan hanya menjanjikan 2 major update. Di tengah standar industri yang mulai bergeser ke 4-5 tahun, kebijakan ini terasa seperti cara halus produsen agar Anda segera membeli HP baru dalam dua tahun ke depan.
๐ Pilihan Terbaik

Infinix GT 30 Pro
Rp 3.999.000
Harga pasar
๐พ[object Object] / 256GB
๐ท108 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix GT 30 Pro
โ
Kelebihan
- Performa chipset Dimensity 8350 sangat superior dengan skor AnTuTu nyaris 1,6 juta poin
- Layar AMOLED 144Hz dengan peak brightness 4500 nits yang sangat terang
- Fitur pengisian daya lengkap (45W wired, 30W wireless, dan bypass charging)
- Kamera utama 108MP yang sangat mumpuni untuk kelas harganya
โ Kekurangan
- Tidak ada jack audio 3.5mm (seperti biasa, tren yang menjengkelkan)
- Material bodi masih didominasi plastik meski layarnya sudah Gorilla Glass 7i
- Dukungan update software hanya 2 tahun, tergolong pelit di 2026
vivo iQOO Z10R (India)
โ
Kelebihan
- Bodi sangat tipis (7.4mm) dan ringan (184g), nyaman digenggam
- Kapasitas baterai sedikit lebih besar (5700 mAh)
- Sudah dilengkapi OIS pada kamera utama untuk kestabilan video
โ Kekurangan
- Chipset Dimensity 7400 sangat tertinggal jauh dibanding kompetitor
- Tidak ada NFC, fitur yang seharusnya wajib ada di tahun 2026
- Layar hanya 1080p dengan densitas piksel lebih rendah (387 ppi)
Rekomendasi
Infinix GT 30 Pro
Infinix GT 30 Pro menang telak dalam hal performa bruto dan fitur. Dengan skor AnTuTu 1.588.444 vs ketidakjelasan performa Z10R, Infinix adalah pilihan logis bagi pengguna yang menginginkan smartphone untuk penggunaan jangka panjang. Ditambah adanya dukungan wireless charging dan NFC yang absen di iQOO, Infinix jelas lebih 'smart' secara spesifikasi.
Skor: 92/100





