Mari kita mulai analisis dengan menyoroti gajah di dalam ruangan: sektor performa. Infinix GT 30 Pro ditenagai oleh MediaTek Dimensity 8350 Ultimate (4 nm) dengan GPU Mali G615-MC6, sedangkan Tecno Camon 40 Pro 5G harus puas dengan Dimensity 7300 (4 nm) dan GPU Mali-G615 MC2. Perbedaan arsitektur ini sangat masif; Cortex-A715 pada Infinix yang berlari hingga 3.35 GHz akan melibas Cortex-A78 2.5 GHz milik Tecno dalam segala skenario, mulai dari multitasking berat hingga gaming intensif. Tecno bangga dengan skor AnTuTu sekitar 640.000, sebuah angka yang di pertengahan tahun 2026 ini terasa sangat minimalis untuk ponsel seharga 4 juta rupiah, sementara Infinix siap melahap game-game berat tanpa keringat dingin.
Beralih ke sektor visual dan desain, Infinix kembali memberikan tamparan keras bagi Tecno. Layar AMOLED 6.78 inci milik Infinix mengusung resolusi tajam 1.5K (1224 x 2720 piksel) dengan kerapatan ~440 ppi dan dilindungi oleh Gorilla Glass 7i. Di sisi lain, Tecno Camon 40 Pro masih setia dengan resolusi FHD+ (1080 x 2436 piksel, ~393 ppi) tanpa proteksi layar bermerek yang jelas. Meskipun kedua ponsel mendukung refresh rate 144Hz, mata Anda akan jauh lebih dimanjakan oleh ketajaman visual Infinix. Tecno hanya bisa membalas di sektor ergonomi, di mana bodinya dirancang lebih tipis (7.3 mm vs 8 mm) dan lebih ringan (179 g vs 189 g), sangat cocok bagi Anda yang mengutamakan kenyamanan genggaman di atas segalanya.
Namun, Tecno tidak menyerah begitu saja dan melakukan perlawanan sengit di sektor fotografi. Di sinilah Tecno Camon 40 Pro membalas dendam dengan menggunakan sensor kelas atas Sony LYT-700C 50 MP yang dilengkapi dengan Optical Image Stabilization (OIS). Infinix GT 30 Pro, meski jumawa dengan angka pemasaran 108 MP, sayangnya tidak dilengkapi OIS, membuat video 4K Anda berpotensi bergetar layaknya sedang terjadi gempa lokal jika tangan Anda tidak stabil. Kamera selfie Tecno juga sangat superior dengan resolusi 50 MP, jauh meninggalkan kamera depan Infinix yang hanya 13 MP dan tampak seperti peninggalan masa lalu. Jika Anda adalah seorang konten kreator yang membutuhkan kestabilan video dan kualitas selfie prima, Tecno adalah pemenangnya.
Terakhir, pada aspek daya dan konektivitas, Infinix kembali memegang kendali penuh. Baterai 5500 mAh milik Infinix tidak hanya menawarkan kapasitas lebih besar dibanding 5200 mAh milik Tecno, tetapi juga dilengkapi pengisian daya nirkabel (wireless charging) 30W serta Bypass Charging 2 yang sangat krusial bagi gamer agar baterai tidak cepat aus saat bermain sambil dicolok. Tecno hanya menawarkan pengisian daya kabel 45W standar tanpa fitur nirkabel. Untuk konektivitas, Infinix sudah melangkah ke masa depan dengan Wi-Fi 6 modern dan Bluetooth 5.4, sedangkan Tecno masih terjebak di masa lalu dengan Wi-Fi 5 (802.11ac) dan Bluetooth 5.2. Tecno memang memiliki pemancar Infrared, tetapi rasanya tidak bijak membayar ekstra Rp 800.000 hanya demi menggantikan fungsi remote AC rumah Anda.
๐ Pilihan Terbaik

Infinix GT 30 Pro
Rp 3.199.000
Harga pasar
๐พ[object Object] / 256GB
๐ท108 MP
640K
Tecno Camon 40 Pro 5G
Rp 3.999.000
Harga pasar
โกAntutu: 640K
๐พ8GB / 256GB
๐ท50 MP + 8 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix GT 30 Pro
โ
Kelebihan
- Performa buas berkat chipset MediaTek Dimensity 8350 Ultimate (4 nm) dengan GPU Mali G615-MC6
- Layar AMOLED 1.5K (1224 x 2720 piksel) yang sangat tajam dengan kerapatan ~440 ppi dan proteksi Gorilla Glass 7i
- Fitur baterai sangat lengkap: kapasitas 5500 mAh, mendukung 30W wireless charging dan Bypass Charging 2 untuk gaming tanpa panas
- Konektivitas modern dengan dukungan Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4
- Harga jauh lebih terjangkau, selisih Rp 800.000 lebih murah dibanding kompetitornya
โ Kekurangan
- Kamera utama 108 MP tidak dilengkapi dengan OIS (Optical Image Stabilization), rawan blur saat memotret dalam kondisi minim cahaya
- Kamera selfie hanya beresolusi 13 MP yang terasa sangat standar untuk standar tahun 2026
- Bodi sedikit lebih tebal (8 mm) dan lebih berat (189 g) dibanding Tecno
- Sistem operasi XOS masih membawa beberapa bloatware bawaan yang mengganggu
Tecno Camon 40 Pro 5G
โ
Kelebihan
- Kamera utama menggunakan sensor Sony LYT-700C dengan OIS untuk hasil foto dan video yang sangat stabil
- Kamera selfie beresolusi tinggi 50 MP yang sangat tajam untuk kebutuhan vlogging
- Desain bodi sangat tipis (7.3 mm) dan ringan (179 g), sangat nyaman digenggam
- Dilengkapi dengan sensor Infrared yang fungsional untuk mengontrol peralatan elektronik rumah tangga
โ Kekurangan
- Chipset MediaTek Dimensity 7300 terasa sangat loyo dan overprice untuk HP seharga Rp 4 juta di tahun 2026
- Layar masih beresolusi FHD+ standar (1080 x 2436 piksel) dengan kerapatan piksel lebih rendah (~393 ppi)
- Tidak mendukung wireless charging dan tidak memiliki fitur bypass charging khusus game
- Konektivitas tertinggal, masih menggunakan Wi-Fi 5 (802.11ac) dan Bluetooth 5.2 lama
- Harga Rp 3.999.000 terasa terlalu mahal jika melihat performa hardware yang ditawarkan
Rekomendasi
Infinix GT 30 Pro
Infinix GT 30 Pro adalah pemenang mutlak dalam perbandingan ini karena menawarkan value-for-money yang jauh lebih superior. Dengan harga Rp 3.199.000 (lebih murah Rp 800.000 dari Tecno), Anda mendapatkan chipset kelas menengah atas Dimensity 8350 Ultimate yang performanya melibas habis Dimensity 7300 milik Tecno. Layar Infinix juga jauh lebih superior dengan resolusi 1.5K berlapis Gorilla Glass 7i, ditambah baterai lebih besar (5500 mAh) yang mendukung wireless charging serta bypass charging. Tecno Camon 40 Pro 5G hanya unggul di sektor kamera ber-OIS dan bodi yang tipis, namun mematok harga Rp 4 juta untuk spesifikasi konektivitas jadul (Wi-Fi 5) dan performa chipset yang biasa saja di tahun 2026 terasa seperti sebuah lelucon finansial.
Skor: 88/100






