šŸ“‘ Daftar Isi

Xiaomi YU7 GT warna Crimson Red dipajang di showroom flagship Xiaomi EV

Xiaomi Rekrut Tim Mobil di Sydney, RHD Global 2028 Dimulai

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø5 menit membaca
Bagikan:
  • Xiaomi merekrut personel otomotif di Sydney untuk persiapan ekspansi RHD paruh pertama 2028
  • Dua posisi dibuka: Senior Legal Counsel Australia dan Product Manager Instalment Finance APAC
  • Peluncuran kendaraan pertama di luar negeri dijadwalkan di Eropa pada paruh kedua 2027
  • Xiaomi teken MoU dengan delapan grup diler Jerman di IFA Berlin September 2026
  • Pasar RHD potensial: Australia, Inggris, Jepang, dan Selandia Baru
  • Model SU7 dan YU7 berpotensi jadi basis, namun belum dikonfirmasi untuk RHD
  • Kapasitas Beijing dirancang mencapai 300.000 kendaraan per tahun

Telset.id – Xiaomi mulai merekrut personel otomotif di Sydney, Australia, sebagai persiapan ekspansi kendaraan setir kanan (RHD) yang dijadwalkan pada paruh pertama 2028. Langkah ini menandai babak baru bagi perusahaan teknologi China tersebut setelah sebelumnya memastikan peluncuran kendaraan pertamanya di luar negeri untuk pasar Eropa pada paruh kedua 2027.

Rekrutmen di Sydney ini menjadi indikasi awal bahwa Xiaomi tidak hanya menyiapkan strategi penjualan, tetapi juga membangun fondasi operasional di wilayah yang akan menjadi target utama ekspansi RHD. Dua posisi yang dibuka mencakup urusan hukum untuk bisnis otomotif Xiaomi di Australia serta produk pembiayaan cicilan untuk kawasan Asia-Pasifik (APAC).

Langkah ini mempertegas ambisi Xiaomi untuk bersaing di pasar otomotif global, meski perusahaan belum mengungkap rentang model, harga, maupun skema ritel yang akan diterapkan di Australia. Ekspansi RHD sendiri menjadi krusial karena mencakup sejumlah pasar mapan seperti Australia, Inggris, Jepang, dan Selandia Baru.

Perekrutan Sydney Fokus pada Hukum dan Pembiayaan

Dua lowongan yang dipublikasikan di bawah entitas Xiaomi Technology adalah Senior Legal Counsel (Automotive) untuk Australia dan Product Manager, International Instalment Finance. Posisi legal counsel akan menangani berbagai urusan terkait bisnis otomotif Xiaomi di Australia, termasuk penjualan kendaraan, operasional purnajual, kontrak, serta keterlibatan dengan regulator. Lowongan tersebut juga mencantumkan potensi pengembangan karier menuju posisi kepemimpinan tim.

Sementara itu, posisi finance mencakup wilayah APAC, dengan tanggung jawab pada pengembangan produk pembiayaan cicilan serta kerja sama dengan bank dan lembaga leasing. Tanggung jawab lainnya meliputi penetapan harga, manajemen nilai residu, dan analisis performa bisnis. Media otomotif Australia, Drive dan CarExpert, telah melaporkan ekspektasi kehadiran showroom lokal pada 2028, meski Xiaomi belum mengonfirmasi detail apa pun.

Langkah perekrutan ini menunjukkan bahwa Xiaomi menyadari ekspansi otomotif bukan sekadar soal produk, melainkan juga kesiapan ekosistem legal, keuangan, dan layanan purnajual di setiap pasar. Pembiayaan cicilan, misalnya, menjadi instrumen penting untuk menarik konsumen di pasar seperti Australia yang memiliki budaya kredit kendaraan yang kuat.

Eropa Jadi Preseden Distribusi Pertama

Pada Investor Day April 2026, Presiden Xiaomi Lu Weibing memaparkan jadwal ekspansi perusahaan: Eropa pada paruh kedua 2027, disusul pasar RHD pada paruh pertama 2028. Di ajang IFA Berlin September 2026, Xiaomi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan delapan grup diler Jerman untuk mengembangkan operasi penjualan dan purnajual lokal.

Mitra tersebut antara lain Emil Frey Germany, Ernst Dello, Autohaus Dinnebier, Hahn Automobile, dan LUEG Mobility. Kesepakatan ini mengindikasikan pendekatan distribusi Xiaomi di Eropa, tetapi masih berstatus MoU dan belum menjadi kontrak diler final. Xiaomi juga sempat membahas potensi operasi ritel di Jepang, di mana SU7 Ultra debut di Tokyo dan petinggi Xiaomi Japan membahas penjualan kendaraan melalui lokasi ritel komersial begitu model RHD tersedia.

Pasar RHD yang potensial bagi Xiaomi mencakup Australia, Inggris, Jepang, dan Selandia Baru. Keempatnya berpartisipasi dalam UN 1958 Agreement yang menyediakan kerangka regulasi teknis kendaraan yang harmonis dan pengakuan timbal balik atas persetujuan. Meski demikian, persyaratan tiap negara tetap berbeda dan partisipasi dalam perjanjian tersebut tidak menghapus kebutuhan kepatuhan spesifik pasar.

Penetrasi produsen China di sejumlah pasar juga dapat memengaruhi prioritas komersial Xiaomi. Estimasi 2025 menempatkan pangsa pasar merek China sebesar 32,4% di Thailand, 16,7% di Australia, dan 15% di Afrika Selatan. Di Inggris, merek milik China menyumbang 13,1% dari registrasi mobil baru sepanjang 12 bulan dari kuartal ketiga 2025 hingga kuartal kedua 2026. Angka-angka ini berasal dari kumpulan data dan periode berbeda sehingga tidak sepenuhnya sebanding, tetapi tetap menggambarkan kehadiran merek China di sejumlah pasar RHD yang mungkin dipertimbangkan Xiaomi.

Ilustrasi ekspansi kendaraan listrik Xiaomi untuk pasar setir kanan

Bagi pengamat industri, pergerakan Xiaomi ini menarik untuk disimak seiring perusahaan terus memperluas ekosistem produknya. Di sisi lain, pengguna yang mengikuti perkembangan perangkat Xiaomi dapat memantau Jadwal HyperOS 4 sebagai bagian dari ekosistem yang sama. Xiaomi juga dikabarkan tengah menyiapkan Ponsel Layar Lebar yang menunjukkan ambisi lintas kategori perusahaan.

Rekayasa RHD dan Kapasitas Produksi

Pengembangan RHD bukan sekadar memindahkan setir. Tergantung arsitektur kendaraan, produsen mungkin perlu menyesuaikan rakitan setir dan pedal, tata letak dasbor, kabel, serta komponen HVAC. Penempatan airbag, perlindungan penumpang, dan sistem bantuan pengemudi juga memerlukan validasi lokal. Konfigurasi RHD yang umum dapat menyebar biaya rekayasa ke beberapa pasar, meski Xiaomi belum merinci program rekayasanya.

Dua model dalam jajaran Xiaomi di China saat ini berpotensi menjadi basis penawaran luar negeri. SU7 sedan menandai masuknya Xiaomi ke pasar mobil listrik, sementara YU7 SUV produksi memberi opsi crossover untuk pasar yang berorientasi SUV seperti Australia dan Inggris. Namun, belum ada model yang dikonfirmasi untuk peluncuran RHD.

YU7 menarik permintaan awal yang kuat di China, dengan lebih dari 240.000 pesanan terkunci dalam 18 jam pertama penjualan. Penjualan bulanan mencapai 39.089 unit pada Desember 2025 sebelum berada di 11.820 unit pada September 2026, atau 69,8% di bawah puncak Desember. Penjualan September juga 47,2% lebih rendah secara year on year. Angka tersebut berfluktuasi selama periode, termasuk rebound pada Juni dan Agustus, bukan penurunan terus-menerus, menurut China EV DataTracker.

Kapasitas manufaktur menjadi faktor lain dalam ekspansi jangka panjang Xiaomi. Fase konstruksi kedua di fasilitas Beijing dirancang untuk membawa kapasitas tahunan gabungan kompleks tersebut menjadi 300.000 kendaraan. Ini adalah angka kapasitas, bukan produksi tahunan atau ketersediaan ekspor yang terkonfirmasi. Ekspansi tersebut muncul di tengah waktu tunggu pelanggan yang panjang di China, tetapi perusahaan belum mengaitkan kapasitas tambahan itu dengan alokasi ekspor spesifik atau peluncuran RHD 2028.

Selain konversi kendaraan, Xiaomi membutuhkan persetujuan spesifik pasar, distribusi, servis, pasokan suku cadang, dan dukungan garansi, seiring dengan pengaturan ritel dan pembiayaan yang sesuai. Rekrutmen di Sydney menjadi indikasi awal kerja operasional di balik ekspansi internasionalnya.

Sebagai pembanding, pasar mobil listrik China juga menghadirkan kompetisi harga yang ketat. Model seperti GAC Aion Ray 7 disebut meluncur dengan harga setengah dari Xiaomi SU7, menunjukkan tekanan kompetitif di segmen yang sama. Sementara itu, Xiaomi juga aktif memperluas lini produk rumah pintar melalui Perangkat Smart Home yang memperlihatkan strategi ekosistem menyeluruh perusahaan.

Dengan jadwal yang sudah dipaparkan, langkah Xiaomi menuju pasar RHD pada 2028 akan bergantung pada kesiapan rekayasa, regulasi, distribusi, dan pembiayaan di tiap negara. Rekrutmen di Sydney menjadi sinyal bahwa persiapan operasional telah dimulai, meski detail produk dan harga masih menjadi tanda tanya besar bagi konsumen di pasar RHD.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.