📑 Daftar Isi

Xiaomi Skynomad N70 EREV SUV dengan range extender dari Harbin Dongan

Xiaomi Pilih Range Extender Murah Rp 18 Jutaan untuk Skynomad

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Xiaomi menggunakan range extender dari Harbin Dongan Auto Engine untuk Skynomad N70 dan N90
  • Harga pembelian mesin M15DRE hanya 8.000 yuan (sekitar 1.100 USD) per unit
  • Efisiensi termal mesin mencapai 44,3 persen, lebih rendah dari Geely Galaxy A7 (47,26 persen)
  • Skynomad N90 mampu mencapai konsumsi BBM 5,7 L/100 km dalam kondisi baterai rendah
  • Xiaomi merugi 5.600 USD per unit SU7 pada Q1 2026, butuh produk yang menguntungkan
  • Harbin Dongan juga memasok range extender untuk Huawei Maextro S800 Grand Design
  • Dongan mengembangkan mesin PHEV untuk China VII dan Euro VII serta mesin rotary pertama di China

Telset.id – Xiaomi memutuskan menggunakan range extender dari Harbin Dongan Auto Engine, anak perusahaan Changan, untuk lini Skynomad N70 dan N90. Keputusan ini didasari harga pembelian yang sangat rendah, yakni hanya 8.000 yuan atau sekitar 1.100 USD per unit untuk mesin 1.5T, jauh lebih murah dibanding pengembangan mesin dari nol.

Keputusan Xiaomi ini mengejutkan industri otomotif China. Meski dikenal sebagai raksasa teknologi yang mampu mengembangkan kendaraan listrik murni dengan cepat, membangun platform EREV dari awal membutuhkan waktu yang tidak bisa dikejar. Alih-alih mengembangkan sendiri, Xiaomi memilih memanfaatkan rantai pasokan yang sudah matang di China.

Harbin Dongan sendiri bukan nama asing di industri EREV. Perusahaan ini pernah memasok range extender untuk Leapmotor C11 dan Li Auto One, SUV pertama Li Auto. Sayangnya, Li Auto kemudian pindah ke pemasok lain karena masalah serius seperti penumpukan karbon (carbon buildup).

Xiaomi Skynomad N70 EREV SUV dengan range extender dari Harbin Dongan

Strategi Harga Xiaomi untuk Skynomad

Keputusan Xiaomi menggunakan mesin M15DRE dari Harbin Dongan bukan tanpa pertimbangan. Mesin ini memiliki efisiensi termal 44,3 persen, memang lebih rendah dibanding 47,26 persen milik Geely Galaxy A7. Namun, angka tersebut tetap memungkinkan Skynomad N90 mencapai konsumsi bahan bakar WLTC 5,7 L/100 km dalam kondisi baterai rendah, angka yang terbilang efisien untuk SUV ukuran penuh.

Harga 8.000 yuan per unit menjadi faktor penentu. Dengan memakai pemasok eksternal, Xiaomi bisa menghemat miliaran dolar untuk pengembangan mesin. Margin keuntungan pun bisa terjaga, sesuatu yang sangat dibutuhkan perusahaan. Pasalnya, meski SU7 menjadi salah satu sedan terlaris di China, Xiaomi masih merugi 5.600 USD untuk setiap unit yang terjual pada Q1 2026.

Xiaomi sangat membutuhkan produk volume seller yang menguntungkan namun tetap terjangkau. Skynomad diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut. Sebelumnya, pre-order Skynomad sudah resmi dibuka di China.

Perjalanan Harbin Dongan dan Klien Besarnya

Harbin Dongan memulai bisnis sebagai pemasok kecil untuk microvan dan sedan entry-level. Kini perusahaan tersebut fokus pada powertrain pembakaran untuk NEV, dengan jajaran range extender mulai dari unit tiga silinder 1.2T hingga generator 2.0 naturally aspirated yang terdaftar di situs webnya.

Selain Xiaomi, Harbin Dongan juga memiliki klien bintang bernama Huawei. Range extender 1.5T buatan Dongan digunakan pada Maextro S800 Grand Design, sedan mewah seharga 235.300 USD yang menjadi salah satu NEV termahal di China.

Range extender M15NTDE dari Harbin Dongan dengan efisiensi termal di atas 42 persen

Dongan juga pernah membuat gebrakan dengan mengembangkan mesin PHEV baru yang memenuhi persyaratan emisi China VII dan Euro VII. Perusahaan ini juga mengembangkan mesin rotary berdaya tinggi pertama di China, yang ditujukan untuk kendaraan udara dalam konsep “low altitude economy”.

Huawei Maextro S800 Grand Design yang menggunakan range extender dari Harbin Dongan

Keputusan Xiaomi memilih Dongan menunjukkan pergeseran strategi di industri otomotif China. Alih-alih mengembangkan teknologi sendiri yang mahal dan memakan waktu, pendatang baru seperti Xiaomi lebih memilih solusi siap pakai dari pemasok yang sudah terbukti. Ini juga menjadi sinyal bahwa persaingan EREV di China semakin ketat, dengan harga komponen menjadi faktor kunci.

Skynomad N70 dan N90 sendiri sudah mulai muncul di diler-diler China menjelang peluncuran resmi. Dengan strategi harga yang agresif dan dukungan rantai pasokan yang matang, Xiaomi berharap Skynomad bisa menjadi tulang punggung keuangan perusahaan.

Keputusan ini juga menunjukkan bahwa Xiaomi serius membangun ekosistem kendaraan yang lengkap, dari EV murni hingga EREV. Dengan memanfaatkan keahlian pemasok eksternal, Xiaomi bisa fokus pada hal yang menjadi keunggulannya: teknologi, perangkat lunak, dan pengalaman pengguna.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.