Telset.id – Alphabet melalui divisi otonomnya, Waymo, resmi meluncurkan Ojai, robotaxi custom-built pertama yang sepenuhnya dirancang tanpa setir. Kendaraan listrik ini mulai beroperasi di San Francisco, Los Angeles, dan Phoenix, menandai pergeseran permanen dari mobil listrik konsumen yang dimodifikasi.
Peluncuran pada 29 Mei 2026 ini menawarkan perjalanan gratis bagi penumpang terpilih di tiga kota awal. Waymo telah menyelesaikan lebih dari 20 juta perjalanan tanpa pengemudi di 11 kota, dengan armada aktif lebih dari 3.000 mobil listrik yang menghasilkan sekitar 500.000 perjalanan berbayar setiap minggu. Total wilayah layanan kini mencapai lebih dari 3.626 kilometer persegi, setelah pendanaan €14 miliar yang mendorong valuasi perusahaan menjadi €108 miliar.
Baca Juga:
Platform Zeekr dan Produksi di Arizona
Raksasa otomotif China, Geely, memproduksi platform dasar Ojai melalui merek EV premiumnya, Zeekr. Perakitan bodi kendaraan dilakukan di China sebelum dikirim ke fasilitas Waymo di Mesa, Arizona. Di sana, teknisi memasang perangkat keras otonom milik Waymo. Ojai ditenagai motor listrik tunggal 200 kW (268 hp) yang menggerakkan roda belakang, dengan paket baterai lithium-ion 93 kWh dan arsitektur listrik 800V untuk pengisian cepat.
Desain tanpa setir memungkinkan optimalisasi interior radikal. Kabin menghilangkan pilar B tradisional dan menggunakan pintu geser ganda untuk menciptakan ruang luas. Penumpang masuk ke kabin berlantai datar dengan langit-langit tinggi dan ruang kaki maksimal. Bagian belakang memiliki tiga layar sentuh adaptif untuk media dan kontrol iklim, serta port pengisian daya dan tempat cangkir. Kabin dapat menampung hingga empat penumpang, dengan satu duduk di depan di tempat yang dulunya setir.
Fokus pada Aksesibilitas dan Daya Tahan
Waymo merancang Ojai dengan ketinggian pijakan rendah untuk memudahkan masuk dan keluar. Interior dilengkapi pegangan dan tanda braille untuk membantu penumpang dengan gangguan penglihatan atau fisik. Setiap Ojai menggunakan material sangat tahan lama yang mudah disterilkan, mengurangi waktu perawatan—metrik vital saat mengelola ribuan mobil listrik dalam skala global.
Sensor Generasi Keenam yang Lebih Efisien
Perangkat keras dan perangkat lunak Waymo Driver generasi keenam berhasil mengurangi jumlah sensor hingga 42% dibandingkan armada Jaguar I-PACE generasi kelima. Ojai menggunakan 13 kamera (dari 29), empat unit LiDAR (dari lima), dan enam unit radar. Kamera menggunakan pencitra 17 megapiksel baru yang menghasilkan gambar tajam di malam hari dan mendeteksi objek hingga 500 meter dalam kegelapan total.
Pengurangan sensor langsung berdampak pada biaya produksi. Waymo membidik biaya manufaktur di bawah €17.000 untuk paket perangkat keras generasi keenam. Sensor yang ditingkatkan dapat menembus hujan lebat dan salju, membuka pengujian musim dingin dan ekspansi ke wilayah lebih dingin. Waymo telah memulai persiapan operasional di Chicago dan berencana memperkenalkan mobil listrik otonom ke pasar internasional seperti London dan Tokyo.
Persaingan dengan Tesla dan Baidu
Peluncuran agresif Waymo memperlebar kesenjangan dengan kompetisi domestik. Tesla hanya menguji sekitar 25 robotaxi tanpa pengawasan di tiga kota di Texas, meskipun mengklaim Cybercab dua kursi akan menawarkan efisiensi energi lebih baik karena ukuran lebih kecil. Ojai membawa lebih banyak penumpang, mengubah persamaan efisiensi secara keseluruhan. Pesaing China seperti Baidu mengoperasikan armada besar secara domestik, namun Waymo tidak memiliki pesaing setara di pasar Amerika Serikat.
Jalan menuju otonomi penuh masih menghadapi hambatan. Waymo sempat menghentikan layanan di beberapa pasar ketika perangkat lunak otonomnya kesulitan mendeteksi jalan tergenang air. Kasus ujung nyata ini memerlukan pelacakan dan pembaruan perangkat lunak konstan. Armada Ojai telah terlihat menggunakan stasiun pengisian cepat EVgo di Sacramento, membuktikan pengujian aktif di jalan umum. Waymo akan memproduksi puluhan ribu unit setiap tahun dan berencana memperluas perangkat keras otonom ke platform Hyundai IONIQ 5.
Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan robotaxi, baca juga Data Kecelakaan Robotaxi dan Gugatan Kecelakaan Waymo.





Komentar
Belum ada komentar.