📑 Daftar Isi

Ilustrasi rencana PHK massal Volkswagen dan penutupan pabrik di Jerman

VW Siap PHK 100.000 Karyawan dan Tutup Empat Pabrik di Jerman

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • VW menyetujui Future Plan 2030 yang memangkas sekitar 50.000 pekerjaan tambahan, total mencapai 100.000 karyawan
  • Empat pabrik Jerman (Emden, Zwickau, Hanover, Neckarsulm) terancam berhenti produksi kendaraan antara 2031-2034
  • Zwickau merupakan pabrik EV pertama VW yang beralih total dari mesin pembakaran
  • Model global dipangkas 50% pada 2035, varian berkurang sekitar 75%
  • Investasi €135 miliar dialokasikan untuk 2027-2031, target margin operasional 9% pada 2030
  • Kapasitas produksi Eropa melebihi permintaan hingga 500.000 kendaraan per tahun

Telset.id – Volkswagen (VW) mengumumkan rencana pemangkasan sekitar 50.000 lapangan kerja tambahan di seluruh dunia, sehingga total pengurangan tenaga kerja mencapai sekitar 100.000 orang. Keputusan ini diambil setelah dewan pengawas perusahaan menyetujui rencana besar-besaran bernama Future Plan 2030 pada Kamis lalu, yang juga mengancam kelangsungan produksi kendaraan di empat pabrik di Jerman.

Rencana ini merupakan respons langsung terhadap tekanan kompetisi dari pabrikan China yang bergerak lebih cepat, serta kebutuhan mendesak untuk memangkas biaya operasional. Empat pabrik yang masa depannya tidak pasti adalah Emden, Zwickau, Hanover, dan pabrik Audi di Neckarsulm. Volkswagen menyatakan tidak dapat menjamin “produksi masa depan yang kompetitif” untuk lokasi-lokasi tersebut setelah alokasi kendaraan yang ada saat ini berakhir secara bertahap antara tahun 2031 hingga 2034.

Artinya, VW belum memiliki model kendaraan baru untuk menggantikan produk yang saat ini dirakit di pabrik-pabrik tersebut. Meski belum merupakan pengumuman penutupan resmi, perusahaan hanya akan mencari penggunaan alternatif untuk fasilitas-fasilitas itu, namun produksi kendaraan di keempat lokasi tersebut bisa saja berhenti total.

Langkah ini menempatkan sebagian besar jejak manufaktur kendaraan listrik (EV) Volkswagen dalam posisi terancam. Pabrik Zwickau menjadi fasilitas besar pertama perusahaan yang sepenuhnya beralih dari kendaraan bermesin pembakaran ke EV. Sementara itu, Emden memproduksi ID.4 dan ID.7, Hanover merakit ID. Buzz dan ID. Buzz Cargo, dan Neckarsulm membangun Audi e-tron GT bersamaan dengan model pembakaran internal serta plug-in hybrid.

VW-job-cuts

Volkswagen mengakui bahwa pabrik-pabrik mereka di Eropa memiliki kapasitas produksi lebih dari 500.000 kendaraan per tahun dibandingkan jumlah yang sebenarnya dibeli konsumen. Perusahaan berencana menyusun strategi produksi baru untuk fasilitas-fasilitas Eropa mereka paling lambat akhir Juni 2027.

PHK 50.000 Karyawan Tambahan di Seluruh Grup

Restrukturisasi ini menuntut pemangkasan sekitar 50.000 pekerjaan tambahan di seluruh Grup, termasuk posisi manajemen. Jumlah tersebut ditambah dengan sekitar 50.000 pemotongan yang sudah direncanakan sebelumnya di Volkswagen, Audi, Porsche, dan divisi perangkat lunak Cariad, sehingga totalnya berpotensi mencapai sekitar 100.000 karyawan.

Volkswagen mempekerjakan sekitar 650.000 orang di seluruh dunia, sehingga penggabungan pemotongan tersebut setara dengan sekitar 15 persen dari total tenaga kerja mereka. Perusahaan belum mengumumkan di mana pemotongan terbaru akan terjadi atau kapan prosesnya akan selesai. VW menyalahkan persaingan global yang semakin ketat, perubahan permintaan konsumen, dan teknologi otomotif baru sebagai alasan perlunya menciutkan tenaga kerja.

Daniela Cavallo, kepala perwakilan karyawan Volkswagen, sebelumnya menolak keras rencana penutupan pabrik. Namun, ia akhirnya mendukung rencana tersebut dengan syarat jelas bahwa para pekerja tidak boleh dibebani biaya kebangkitan Volkswagen sendirian. “Future Plan adalah kebutuhan untuk membawa Grup kami menuju dekade berikutnya dengan sukses – tanpa membebani para karyawan dengan beban transformasi ini,” ujar Cavallo. “Dengan melakukan ini, Volkswagen sekali lagi menegaskan bahwa keamanan kerja dan kelangsungan ekonomi memiliki bobot yang sama sebagai tujuan perusahaan bersama.”

Model Dipangkas 50 Persen, Investasi €135 Miliar

Volkswagen juga berencana memangkas lini model global mereka sekitar 50 persen pada tahun 2035 dan mengurangi jumlah pilihan perlengkapan serta varian lain hingga sekitar 75 persen. Dengan kata lain, VW ingin menjual lebih sedikit jenis kendaraan dan memberi pembeli lebih sedikit cara untuk mengonfigurasi mobil mereka.

Perombakan ini juga akan menyederhanakan platform kendaraan, perangkat lunak, arsitektur elektronik, dan sistem bantuan pengemudi Volkswagen. Portofolio bisnis dan investasi mereka ditargetkan menyusut sekitar sepertiga, dengan operasi non-inti dijual atau diorganisasi ulang.

Volkswagen memperkirakan akan mengeluarkan €135 miliar (sekitar $157 miliar) untuk belanja modal serta penelitian dan pengembangan dari 2027 hingga 2031. Perusahaan menargetkan penjualan tahunan 9 juta kendaraan dan margin operasional 9 persen pada 2030, setara dengan laba operasional sekitar €31 miliar ($36 miliar).

Kondisi ini menunjukkan tekanan besar yang dihadapi raksasa otomotif Eropa dalam menghadapi transformasi industri. Langkah efisiensi yang diambil VW menjadi sinyal kuat bahwa persaingan global, terutama dari China, telah memaksa pabrikan tradisional untuk melakukan perubahan struktural yang menyakitkan namun dianggap perlu demi keberlanjutan bisnis jangka panjang.

[CONTENT_END]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.