📑 Daftar Isi

Dump truck listrik Volvo A30 Electric berwarna kuning di lokasi proyek PLTA

Volvo A30 Electric: Dump Truck Listrik 30 Ton Mulai Beroperasi

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Volvo A30 Electric, dump truck listrik 30 ton, mulai beroperasi secara komersial di Norwegia
  • Kontraktor LNS menjadi pelanggan pertama yang menggunakan dua unit di proyek PLTA Hafslund
  • Kapasitas muat 29 ton dengan motor listrik 350 kW dan torsi puncak 200.000 lb-ft
  • Baterai 245 kWh menjanjikan operasi sehari penuh dengan sekali pengisian daya
  • Proyek Hemsil 3 dinilai cocok karena siklus peledakan memungkinkan waktu charging
  • Proyek PLTA ditargetkan selesai 2029 dengan kapasitas 100 GWh listrik per tahun

Telset.id – Volvo Construction Equipment (Volvo CE) resmi mengumumkan bahwa unit perdana dump truck listrik 30 ton, Volvo A30 Electric, telah mulai beroperasi secara komersial. Kontraktor asal Norwegia, Leonhard Nilsen & Sønner AS (LNS), menjadi pelanggan pertama yang menggunakan dua unit kendaraan berat tanpa emisi ini di proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Hafslund.

Pengumuman ini menandai tonggak penting dalam elektrifikasi alat berat konstruksi, di mana hanya dalam waktu kurang dari setahun setelah diperkenalkan di pameran Bauma, Volvo A30 Electric kini benar-benar bekerja di lapangan. Proyek Hemsil 3 milik Hafslund menjadi lokasi uji coba pertama bagi dump truck listrik berkapasitas besar ini.

“Kami bangga menjadi yang pertama mengamankan A30 Electric untuk LNS dan proyek Hemsil 3, dan kami menantikan untuk mengoperasikannya,” ujar Steffen Solstrand Ludvigsen, Project Site Manager di LNS, dalam pernyataan resmi yang dikutip Telset.id.

Proyek PLTA Hafslund yang ditargetkan selesai pada tahun 2029 ini diperkirakan akan menghasilkan lebih dari 100 GWh listrik terbarukan setiap tahunnya. Dengan menggunakan alat berat tanpa emisi seperti Volvo A30 Electric, proyek ini memiliki biaya karbon awal yang relatif rendah.

Lars Oust, Project Manager di Hafslund Kraft, menambahkan bahwa keberhasilan transisi hijau membutuhkan adopsi teknologi baru. “Menjadi yang pertama di dunia menggunakan dump truck listrik sangat penting bagi kami,” tegasnya.

Kedua unit Volvo A30 Electric akan bekerja di terowongan sepanjang 20 km (sekitar 12,5 mil). Penggunaan kendaraan tanpa emisi ini juga membantu menjaga keselamatan pekerja di ruang bawah tanah PLTA yang tertutup.

Spesifikasi Volvo A30 Electric

Sebagai dump truck, Volvo A30 Electric menawarkan kapasitas muat 29 ton (sekitar 64.000 lbs). Kendaraan ini menjanjikan operasi “sehari penuh” dengan sekali pengisian daya pada baterai lithium-ion 245 kWh.

Tenaga disalurkan oleh motor listrik 350 kW (sekitar 470 hp) yang terhubung dengan gearbox reduksi penguat torsi. Hasilnya, torsi puncak “di roda” mencapai lebih dari 200.000 lb-ft, cukup untuk menyaingi performa dump truck diesel konvensional.

Proyek Hemsil 3 sendiri dinilai sangat cocok untuk dump truck listrik. Siklus peledakan di terowongan memungkinkan waktu pengisian daya di antara rute perjalanan, membuat operasional kendaraan listrik menjadi lebih efisien.

Volvo CE pertama kali mengumumkan dump truck listrik ini di pameran Bauma tahun lalu. Kini, dengan pengiriman perdana ke pelanggan, Volvo membuktikan bahwa teknologi alat berat tanpa emisi bukan lagi sekadar konsep.

Keberhasilan LNS mengoperasikan Volvo A30 Electric di proyek nyata menjadi contoh bagi industri konstruksi global. Jika adopsi alat berat listrik meluas, dampaknya terhadap pengurangan emisi karbon di sektor infrastruktur bisa sangat signifikan.

LNS in Norway becomes world’s first to deploy Volvo A30 Electric at hydropower project

Proyek Hafslund sendiri merupakan bukti bahwa klien proyek dapat mendorong permintaan akan peralatan ramah lingkungan. Dengan pendekatan proaktif seperti ini, transisi menuju konstruksi berkelanjutan bukan lagi sekadar wacana.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.