Telset.id – Volkswagen secara resmi meluncurkan ID.Cross, sebuah SUV listrik kompak yang dibanderol dengan harga mulai dari €28.000 atau setara sekitar Rp500 jutaan. Harga tersebut menjadikannya salah satu opsi mobil listrik paling terjangkau di kelasnya, mengancam dominasi pesaing seperti Renault 4 dan Kia EV2.
Pengumuman ini disampaikan Volkswagen pada 15 Juli 2026. ID.Cross hadir sebagai kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) yang mengusung konsep SUV kompak. Meskipun dimensinya terbilang kecil dengan panjang 4.150 mm dan jarak sumbu roda 2.601 mm, Volkswagen menjanjikan kabin yang lapang berkat desain interior yang efisien.
Volume bagasi mencapai 475 liter di belakang kursi belakang, ditambah dengan ruang penyimpanan depan (frunk) sebesar 25 liter. Fitur frunk ini menjadi nilai tambah karena jarang ditemukan pada mobil di kelas yang sama.
Volkswagen ID.Cross hadir dalam tiga pilihan penggerak, semuanya dengan sistem front-wheel drive (FWD). Untuk varian dasar, mobil ini menggunakan baterai 37 kWh yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 114 hp. Varian menengah masih menggunakan baterai 37 kWh namun dengan motor lebih bertenaga, yaitu 133 hp.
Sementara itu, varian tertinggi dibekali baterai 52 kWh dan motor listrik bertenaga 208 hp. Konfigurasi ini mampu menempuh jarak hingga 436 km berdasarkan siklus WLTP. Varian dasar, dengan baterai 37 kWh, memiliki jangkauan 316 km per pengisian daya.
Dari segi pengisian daya, ID.Cross mendukung pengisian cepat DC hingga 90 kW untuk baterai 37 kWh, dan hingga 105 kW untuk baterai 52 kWh. Volkswagen mengklaim waktu pengisian dari 10% hingga 80% hanya membutuhkan 24 menit. Fitur vehicle-to-load (V2L) juga tersedia, memungkinkan mobil untuk menyalakan perangkat elektronik eksternal.
Masuk ke bagian interior, ID.Cross menghadirkan kesan premium dengan detail yang menarik. Sebagian besar permukaan dashboard dilapisi kain, sementara tombol fisik masih dipertahankan. Hal ini memudahkan pengemudi untuk mengatur fitur seperti AC tanpa harus melalui menu layar sentuh yang rumit. Sebagai standar, mobil ini dibekali layar infotainment 12,9 inci.
Fitur-fitur tambahan yang bisa didapatkan tergantung pilihan trim meliputi lampu utama LED matrix, atap kaca panoramik, kursi listrik 12 arah dengan program pijat, adaptive cruise control, dan sistem audio Harman Kardon 10 speaker.
Dengan banderol harga €28.000 untuk varian dasar 37 kWh (114 hp), ID.Cross menawarkan nilai yang kompetitif. Volkswagen menargetkan mobil ini akan mulai meluncur di jalan-jalan Eropa pada musim gugur tahun ini.
Baca Juga:
Kehadiran ID.Cross menandai langkah agresif Volkswagen di segmen SUV listrik kompak. Dengan harga yang bersaing dan fitur yang ditawarkan, ID.Cross diprediksi akan menjadi pesaing serius bagi model-model seperti Renault 4 dan Kia EV2. Konsumen Eropa yang mencari mobil listrik dengan harga terjangkau namun tidak mengorbankan ruang kabin kini memiliki opsi baru yang menarik.
Selain itu, strategi Volkswagen untuk menghadirkan mobil listrik murah ini juga sejalan dengan tren industri yang semakin fokus pada kendaraan ramah lingkungan dengan harga lebih rendah. Hal ini juga terlihat dari langkah produsen lain seperti Kia yang menghentikan K9 untuk fokus pada mobil listrik murah, serta Ford yang menyiapkan pickup listrik di kisaran harga yang sama.
Dengan jangkauan hingga 436 km dan fitur pengisian cepat 24 menit, ID.Cross juga menjadi solusi praktis untuk mobilitas sehari-hari di perkotaan maupun perjalanan jarak menengah. Volkswagen berhasil meracik mobil listrik yang tidak hanya murah, tetapi juga fungsional dan nyaman.





Komentar
Belum ada komentar.