Telset.id – Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) akhirnya mengungkap detail interior dari SUV EREV pertama mereka, Freelander 8. Bocoran terbaru ini memperlihatkan kabin yang didominasi oleh layar raksasa dan integrasi teknologi canggih dari Huawei, menandai langkah besar dalam kolaborasi kedua raksasa otomotif tersebut.
Setelah diperkenalkan dengan spesifikasi kunci sekitar sebulan lalu, publik kini dapat melihat langsung seperti apa tampilan dalam kabin mobil yang digadang-gadang akan menjadi penyelamat pasar JLR di China ini. Fokus utama dari interior Freelander 8 adalah pada sistem hiburan dan konektivitas yang sangat modern.
Bagian yang paling mencolok adalah layar dari pilar ke pilar (pillar-to-pillar) yang sangat besar. Layar ini menggantikan fungsi panel instrumen tradisional dan menjadi pusat perhatian di dalam kabin. Pendekatan desain ini sebenarnya sudah bisa kita lihat pada beberapa model BMW terbaru seperti iX3 dan iX5.
Layar utama tersebut memiliki ukuran diagonal 46,3 inci. Ukuran yang sangat besar ini tentu akan memberikan pengalaman visual yang imersif bagi pengemudi dan penumpang. Namun, bukan hanya itu saja, Freelander 8 juga dilengkapi dengan layar sentuh infotainment pusat berukuran 15,6 inci yang melengkapi fungsi dari layar utama.
Kehebatan interior Freelander 8 tidak hanya berhenti pada ukuran layar. Chery dan JLR juga mengkonfirmasi bahwa SUV ini akan dipersenjatai dengan berbagai teknologi buatan Huawei. Ini termasuk sistem bantuan pengemudi canggih bernama Huawei Qiankun ADS 5.
Sistem Qiankun ADS 5 ini menggunakan teknologi LiDAR 896 saluran yang sangat canggih. Dengan teknologi ini, Freelander 8 diharapkan mampu menawarkan kemampuan mengemudi semi-otonom yang handal dan aman. Performa sistem ini didukung oleh chip otomotif Qualcomm Snapdragon 8397 yang telah ditingkatkan.
Chipset Snapdragon 8397 akan menjadi otak yang menggerakkan semua sistem infotainment dan bantuan pengemudi di dalam mobil. Dengan kombinasi prosesor yang kuat ini, sistem operasi dan navigasi di dalam kabin dijamin berjalan mulus dan responsif.
Baca Juga:
Selain interior, spesifikasi teknis lainnya dari Freelander 8 sudah diumumkan sebelumnya. SUV ini menggunakan baterai berkapasitas 60 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh murni listrik (pure electric range) sejauh 221 kilometer.
Untuk sistem pengisian daya, Freelander 8 mendukung pengisian cepat dengan daya puncak mencapai 350 kW. Sementara itu, mesin range-extender yang digunakan adalah mesin bensin turbo 1,5 liter dengan tenaga 154 hp. Kombinasi ini membuat Freelander 8 menjadi kendaraan yang efisien untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan sekaligus tangguh untuk perjalanan jarak jauh.
Kehadiran Freelander 8 diharapkan dapat menjadi angin segar bagi Jaguar Land Rover di pasar China, yang selama ini mengalami penurunan penjualan. Dengan menggabungkan desain ikonik Land Rover, teknologi listrik Chery, dan kecanggihan perangkat lunak Huawei, SUV ini memiliki potensi besar untuk bersaing di segmen yang sangat kompetitif.
Sebagai informasi, kendaraan ini ditargetkan akan mulai meluncur di jalanan China pada paruh kedua tahun 2026. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan Freelander 8 di pasar global, termasuk Indonesia. Namun, dengan besarnya minat terhadap SUV listrik dan teknologi EREV, bukan tidak mungkin mobil ini akan diekspor ke berbagai negara.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, mulai dari layar 46,3 inci, teknologi Huawei Qiankun ADS 5, hingga spesifikasi EREV yang mumpuni, Freelander 8 menjadi salah satu model yang paling dinantikan pada tahun ini. Persaingan di pasar SUV listrik China dipastikan akan semakin sengit dengan hadirnya model ini.





Komentar
Belum ada komentar.