Telset.id – Veo meluncurkan Rover, kendaraan listrik roda tiga yang dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna yang membutuhkan stabilitas lebih. Kendaraan ini tersedia di Denver, Amerika Serikat, dan menawarkan alternatif transportasi yang lebih aman dan mudah digunakan.
Rover adalah kendaraan listrik roda tiga dengan posisi duduk yang dapat digunakan di jalan raya. Kendaraan ini berfungsi seperti skuter atau sepeda listrik bersama. Pengguna cukup mendaftar di aplikasi Veo, membayar biaya untuk membuka kunci, dan langsung bisa mengendarainya.
Lebar Rover hanya 2,5 kaki, sehingga secara legal dapat melintas di jalur sepeda yang biasanya selebar tiga kaki. Kecepatan maksimalnya dibatasi 10 mil per jam. Veo sengaja memilih kecepatan yang lebih rendah demi faktor keselamatan, meskipun kota biasanya membatasi skuter sewaan hingga 15 mil per jam.
Rover menggunakan baterai yang sama dengan kendaraan listrik Veo lainnya, dengan jangkauan sekitar 45 mil per pengisian daya. Di bagian belakang terdapat keranjang kargo yang dapat menampung beban hingga 100 pon untuk membawa belanjaan atau barang bawaan.
Fokus pada Aksesibilitas dan Desain Inklusif
Rover merupakan langkah utama Veo dalam menyediakan transportasi yang lebih inklusif. Kendaraan roda tiga ini cenderung lebih stabil dan dapat berdiri sendiri tanpa perlu penopang, berbeda dengan sepeda atau skuter roda dua.
Pemerintah kota terkadang mewajibkan perusahaan micromobility untuk menyediakan opsi bagi penyandang disabilitas. Veo telah bekerja sama dengan berbagai organisasi advokasi disabilitas, seperti Disability Mobility Initiative, Parkinson’s Foundation, dan Capitol Hill Village, dalam merancang Rover. Veo juga berkolaborasi dengan AARP untuk menarik minat pengguna yang lebih tua.
“Harapannya adalah penyedia bus atau transportasi lokal Anda menawarkan opsi yang dapat diakses bagi mereka yang menggunakan kursi roda atau tidak dapat menggunakan produk tertentu,” ujar Alexander Keating, Vice President of Policy and Partnerships Veo, kepada WIRED. “Ada juga harapan bagi kami, dari kota-kota yang mengizinkan program kami, untuk melakukan segala yang mereka bisa untuk membuatnya dapat diakses.”
Desain tiga roda Rover membuatnya dapat menyeimbangkan diri sendiri. Pengguna bisa langsung naik tanpa khawatir kendaraan jatuh atau harus mengatur penyangga. “Tujuan kami adalah memastikan tidak ada pengendara yang diperlakukan berbeda hanya karena harus melalui lebih banyak hambatan untuk masuk ke sistem,” tambah Keating.
Fitur Canggih di Kendaraan Roda Tiga
Seperti kendaraan Veo lainnya, Rover dilengkapi asisten suara bertenaga AI yang dapat berkomunikasi dengan pengendara selama perjalanan. Asisten ini memberikan petunjuk arah, informasi lokasi, dan pembaruan lalu lintas.
Perangkat lunak Rover juga memiliki fitur deteksi trotoar menggunakan teknologi lidar. Fitur ini bertujuan untuk mencegah pengguna melaju di trotoar yang tidak diperbolehkan. Meskipun demikian, warga Denver mencatat bahwa masalah tersebut belum sepenuhnya hilang sejak Veo mengambil alih.
Sistem ini juga mengumpulkan data geolokasi dan detail perjalanan dari pengguna. Keating menyatakan bahwa informasi ini dianonimkan. Perusahaan menggunakan data perjalanan ini untuk memahami jenis perjalanan yang dilakukan pengguna dan merencanakan ekspansi ke kota-kota lain.
Veo adalah pemain yang lebih kecil di dunia micromobility, beroperasi di sekitar 60 kota kecil di AS. Pada bulan Mei, kota Denver menandatangani kontrak eksklusif dengan Veo untuk menggantikan skuter dan sepeda listrik dari pesaing seperti Lime dan Bird. Sebagai satu-satunya pemasok sepeda dan skuter bersama di Denver, Veo ingin menggunakan kota tersebut untuk memamerkan tambahan terbaru koleksi micromobility mereka.
Sepeda listrik memang sedang populer saat ini, dan perusahaan seperti Lectric telah membangun sepeda roda tiga listrik. Sepeda roda tiga lebih mudah diakses oleh pengguna lanjut usia, tetapi juga bisa lebih berat dan lebih sulit dikendalikan. Veo ingin melihat bagaimana faktor-faktor ini berperan dan apakah lebih banyak orang akan tertarik mencobanya di Denver.
Keating mengaku terkejut dengan respons orang-orang yang telah melihat Rover. “Kami ingin orang menganggapnya keren; itulah yang membuat mereka naik,” kata Keating. “Anda mungkin berpikir, sepeda roda tiga itu untuk anak-anak atau untuk seseorang yang lebih tua. Saya pikir ini mungkin untuk semua orang. Kita akan lihat.”
Dengan peluncuran Rover, Veo berharap dapat mengubah persepsi tentang kendaraan roda tiga dan menjadikannya pilihan transportasi yang menarik bagi semua kalangan. Fokus pada aksesibilitas dan keamanan menjadi nilai jual utama kendaraan ini di pasar micromobility yang semakin kompetitif.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang inovasi kendaraan listrik lainnya, Anda dapat membaca artikel tentang Range Rover Sport Electric yang meluncur pada 2026 dengan kemampuan pengisian daya 350 kW. Selain itu, perkembangan Schneider Electric Charge Pro yang mendukung NACS dan NFC juga menjadi kabar menarik di industri kendaraan listrik.





Komentar
Belum ada komentar.