πŸ“‘ Daftar Isi

Pabrik BYD di Shenzhen rusak akibat Topan Noul

Topan Noul Hantam Pabrik BYD, Pengiriman Da Tang dan Ti7 Tertunda

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Topan Noul, badai tropis terkuat di China Selatan 2026, menerjang pabrik BYD di Shenzhen
  • Dua jalur perakitan utama terpaksa dihentikan selama dua hari
  • Kerusakan parah terjadi pada kendaraan jadi, terutama Da Tang dan FCB Ti7
  • BYD akan menjual kendaraan rusak ke karyawan dengan diskon besar
  • Pengiriman Da Tang dan Ti7 dipastikan tertunda
  • BYD masih memiliki delapan pabrik lain yang beroperasi normal
  • Penjualan BYD turun 40-60% year-on-year sejak awal 2026

Telset.id – Topan Noul, badai tropis terkuat di China Selatan sejak awal 2026, menerjang kawasan industri BYD di Shenzhen pada akhir pekan lalu. Akibatnya, produksi dua model SUV andalan, Da Tang (Great Tang) dan FCB Ti7, mengalami gangguan dan pengiriman ke konsumen dipastikan tertunda.

Badai yang melanda Zona Kerja Sama Khusus Shenshan (Shenzhen-Shantou/SSCZ) ini menyebabkan kerusakan pada fasilitas pabrik dan kendaraan jadi yang siap dikirim. Insiden ini menjadi pukulan telak bagi BYD yang baru saja mengumumkan ekspansi besar-besaran dan rekrutmen lebih dari 9.000 posisi untuk memenuhi permintaan global yang meningkat.

Dampak Fisik dan Operasional Pabrik

Menurut laporan dari grup pemilik BYD, 3YC User Report di platform WeChat, Topan Noul memaksa penghentian dua jalur perakitan utama selama dua hari. Meskipun produksi sudah kembali berjalan, aliran kendaraan keluar pabrik belum pulih seperti sebelum badai.

Kerusakan fisik pada bangunan pabrik tergolong ringan, hanya meliputi kerusakan pada kamar kontainer, jendela, dan peralatan luar ruangan. Namun, kerusakan paling parah terjadi pada kendaraan jadi yang diparkir di area terbuka sambil menunggu pengiriman. Gambar yang dipublikasikan 3YC menunjukkan goresan dan penyok parah pada bodi kendaraan, termasuk kaca depan retak, jendela pecah, dan panel logam yang ringsek.

Kerusakan kendaraan BYD akibat Topan Noul

Bagian signifikan dari armada yang rusak adalah Da Tang dan FCB Ti7, dua SUV yang memiliki tunggakan pesanan dalam jumlah besar. BYD berencana memperbaiki kendaraan yang rusak, namun tidak akan menjualnya kepada pelanggan reguler. Sebaliknya, kendaraan tersebut akan dijual kepada karyawan BYD dengan diskon besar, sesuai praktik umum pabrikan otomotif China lainnya.

Dampak pada Pengiriman dan Penjualan

Sebelum insiden ini, pengiriman BYD sudah terhambat oleh kelangkaan paket baterai Blade Battery 2.0, masalah yang sebagian besar teratasi setelah peluncuran Seal 08. Namun, insiden Topan Noul kini menghapus sebagian dari kendaraan siap kirim dan kemungkinan besar akan menyebabkan waktu tunggu yang lebih lama bagi pembeli.

Menurut data dari China EV DataTracker, BYD mengirimkan 177.442 unit secara domestik pada Juni 2026. Meskipun masih menjadi salah satu pabrikan otomotif teratas di China, BYD mengalami penurunan penjualan tahunan sebesar 40 hingga 60 persen sejak awal tahun.

Kerusakan kendaraan BYD Da Tang

Dengan delapan basis produksi lain di China yang masih beroperasi penuh, Topan Noul diperkirakan tidak akan berdampak signifikan pada angka penjualan dan produksi BYD secara keseluruhan. Namun, penundaan pengiriman dapat memengaruhi opini publik dan memberikan keuntungan bagi pesaing.

Insiden ini menjadi pengingat betapa rentannya rantai pasok industri otomotif terhadap bencana alam. BYD kini harus bekerja ekstra untuk memulihkan kepercayaan konsumen dan mengejar target pengiriman yang sempat tertunda akibat Topan Noul.

Meskipun demikian, dengan delapan pabrik lain yang masih beroperasi, BYD diprediksi masih mampu mempertahankan posisinya sebagai pemain utama di pasar otomotif China. Tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana perusahaan mengelola ekspektasi konsumen dan menjaga momentum pertumbuhan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan industri otomotif China, Anda dapat membaca artikel tentang ekspansi global merek-merek China melalui Shenzhen.

Kerusakan kendaraan BYD akibat badai

BYD sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai perkiraan kerugian finansial akibat insiden ini. Yang jelas, para konsumen yang sudah memesan Da Tang dan Ti7 harus bersabar menunggu kabar terbaru mengenai jadwal pengiriman.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.