Telset.id – Tesla Megapack kini resmi mendukung jaringan listrik Texas melalui proyek penyimpanan energi baterai (BESS) Old 300 Storage milik Ørsted yang berlokasi di Needville, barat daya Houston. Proyek berkapasitas 250 MW/500 MWh ini telah sepenuhnya terhubung ke jaringan ERCOT dan mampu memasok listrik sebesar 250 MW selama dua jam pada output penuh.
Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi bisnis penyimpanan energi stasioner Tesla yang terus bertumbuh. Megapack yang digunakan dalam proyek ini diproduksi di Megafactory Tesla di Lathrop, California, yang merupakan pabrik BESS skala utilitas terbesar di Amerika Serikat. Setiap unit Tesla Megapack hadir dengan modul baterai, inverter, manajemen termal, dan kontrol yang terintegrasi dalam satu kesatuan, sehingga mengurangi jumlah peralatan yang perlu dirakit di lokasi proyek.
Konfigurasi Megapack dua jam saat ini dari Tesla menyediakan sekitar 1,9 MW daya dan 3,85 MWh penyimpanan per unit. Teknologi ini memungkinkan baterai mengisi daya saat listrik melimpah dan melepaskannya ketika jaringan membutuhkan tambahan daya. Megapack juga dapat menyediakan layanan jaringan yang membantu mengelola tegangan dan frekuensi.

Hal ini dinilai penting di Texas, di mana permintaan listrik terus meningkat dan cuaca ekstrem dapat secara tajam mengubah keseimbangan antara pasokan dan penggunaan listrik. Kehadiran baterai penyimpanan menjadi solusi krusial untuk menjaga stabilitas jaringan di negara bagian tersebut.
Integrasi dengan Pembangkit Surya dan Manfaat Ekonomi
Old 300 Storage terletak berdampingan dengan proyek tenaga surya Old 300 Solar milik Ørsted yang berkapasitas 430 MW. Meski demikian, BESS dan pembangkit surya tersebut beroperasi secara independen. Baterai tidak terbatas hanya untuk menyimpan listrik yang dihasilkan oleh pembangkit surya; sistem ini dapat mengisi daya dari dan melepaskan daya ke jaringan ERCOT yang lebih luas.
Old 300 Solar sendiri telah beroperasi sejak 2024 dan menghasilkan energi yang cukup untuk melayani sekitar 80.000 rumah dan bisnis di Texas setiap tahunnya, menurut keterangan Ørsted. Secara bersama-sama, proyek surya dan baterai ini diperkirakan akan menghasilkan sekitar USD 110 juta dalam pendapatan pajak properti untuk sekolah lokal, infrastruktur, dan layanan darurat.
“Battery energy storage telah memainkan peran besar dalam menyediakan daya yang sangat dibutuhkan ke ERCOT pada saat margin pasokan dan permintaan yang ketat,” ujar Melissa Peterson, presiden Ørsted Americas Onshore.
Proyek ini menambah 500 MWh lagi ke bisnis penyimpanan stasioner Tesla yang terus berkembang dan memperluas portofolio onshore operasional Ørsted di AS menjadi sekitar 6 GW. Secara keseluruhan, Tesla mengklaim telah memiliki lebih dari 58 GWh sistem penyimpanan industri yang beroperasi di lebih dari 65 negara.
Baca Juga:
Perkembangan ini menunjukkan bagaimana Tesla Megapack semakin menjadi komponen penting dalam transisi energi. Di sisi lain, tantangan domestik Tesla di China juga menjadi sorotan, di mana penjualan domestik mengalami penurunan sementara Giga Shanghai beralih fokus menjadi mesin ekspor.
Keberhasilan proyek Old 300 Storage ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi penyimpanan energi skala besar dapat diandalkan untuk menjaga stabilitas jaringan listrik di wilayah dengan permintaan tinggi dan kondisi cuaca yang ekstrem seperti Texas. Dengan kapasitas yang signifikan dan integrasi yang mulus dengan jaringan ERCOT, proyek ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan infrastruktur penyimpanan energi serupa di masa depan.
Bagi Ørsted, proyek ini semakin memperkuat posisi mereka sebagai pemain utama di sektor energi terbarukan di Amerika Serikat. Sementara bagi Tesla, setiap penambahan kapasitas penyimpanan seperti ini semakin mengukuhkan dominasi mereka di pasar sistem penyimpanan energi industri global, sejalan dengan ekspansi bisnis mereka di berbagai negara.





Komentar
Belum ada komentar.