Telset.id – Rencana peningkatan emisi partikel di pabrik Tesla Fremont, California, memicu kekhawatiran warga sekitar. Menurut laporan baru SFGate, fasilitas Tesla di Fremont berencana menaikkan emisi partikel logam berat ke area sekitarnya hingga 13 kali lipat dari level saat ini. Persoalannya, di sebelah pabrik tersebut berdiri sebuah sekolah dasar, Lila Bringhurst Elementary School.
Peningkatan emisi partikel ini menjadi sorotan karena melibatkan total suspended particulate (TSP), yakni partikel tersuspensi yang dapat mencakup logam berat berbahaya seperti arsenic, beryllium, dan cadmium. Warga, terutama para orang tua murid, menilai informasi mengenai rencana tersebut tidak disampaikan secara transparan oleh otoritas terkait.
Bay Area Air District, lembaga pemerintah daerah yang bertugas mengatur kualitas udara, disebut mengeluarkan memo yang tidak jelas dan tidak tegas untuk menginformasikan rencana lonjakan emisi tersebut. Meski pabrik Tesla hendak menaikkan jumlah emisi TSP hingga 13 kali lipat, SFGate melaporkan bahwa pemberitahuan kepada orang tua hanya menggunakan kata-kata seperti “modify” dan “abatement” untuk menggambarkan perubahan itu.
Informasi Emisi Tesla Fremont Tidak Menjangkau Orang Tua Murid
Yang lebih memprihatinkan, banyak orang tua mengaku tidak pernah melihat email pemberitahuan tersebut. Mereka baru mengetahui adanya rencana lonjakan emisi dari sebuah blog Substack yang ditulis oleh pengguna anonim. Blog tersebut menampilkan bagian dari evaluasi teknis yang banyak disunting (heavily-redacted) yang diajukan oleh Air District, dan diduga menyembunyikan permohonan Tesla untuk peningkatan emisi 13 kali lipat dari level saat ini.
“Yang dinyatakan dengan jelas adalah bahwa Tesla akan diizinkan melepaskan 4,85 pon per jam total suspended particulates setelah aplikasi ini disetujui,” demikian isi blog Substack tersebut. “Tesla akan diizinkan melepaskan lebih dari 21 ton per tahun ke atmosfer hanya dari aplikasi ini. Ini akan mencakup logam beracun seperti arsenic, beryllium, dan cadmium.”
Pengungkapan ini memicu reaksi keras dari para orang tua. Mereka kini menuntut penjelasan, tidak hanya dari Tesla, tetapi juga dari regulator lokal mereka. Salah satu orang tua murid Bringhurst, Phoebe Yu, menyampaikan kekhawatirannya kepada SFGate.
“Polusi udara adalah hal nyata. Itu bisa menyebabkan masalah kesehatan di kemudian hari,” kata Phoebe Yu. “Saya tidak ingin anak saya terdampak. Saya tidak ingin terdampak. Saya tidak ingin anak-anak orang lain terdampak.”
Baca Juga:
Kasus ini menambah daftar panjang persoalan citra publik yang membelit Tesla. Sebelumnya, Tesla juga menjadi perhatian dalam sejumlah kebijakan operasional dan produknya di berbagai wilayah. Dalam konteks Eropa, misalnya, perusahaan ini sempat mengubah penamaan fitur FSD di Eropa menjadi Tesla Assisted Driving. Langkah tersebut disebut-sebut sebagai respons terhadap tekanan regulasi setempat.
Regulator dan Tesla Diminta Bertanggung Jawab
Rencana peningkatan emisi di Fremont menyoroti bagaimana komunikasi antara regulator, perusahaan, dan masyarakat sekitar dapat menimbulkan ketidakpercayaan. Orang tua murid Lila Bringhurst Elementary School tidak hanya mempertanyakan dampak lingkungan, tetapi juga prosedur pemberitahuan yang dinilai tidak transparan.
Data yang diungkap melalui blog Substack menyebutkan angka spesifik: 4,85 pon per jam TSP dan lebih dari 21 ton per tahun. Angka-angka ini menjadi dasar kekhawatiran warga, terutama karena partikel yang dimaksud mencakup logam berat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Tesla maupun Bay Area Air District mengenai tuntutan para orang tua.
Isu ini juga menyentuh aspek lain dari operasional Tesla yang kerap menjadi perhatian publik, seperti infrastruktur pengisian daya. Perusahaan diketahui terus memperluas jaringan pengisian dayanya, termasuk pembangunan Megacharger Semi di kawasan tenggara Amerika Serikat, serta keterlibatannya dalam proyek energi seperti proyek surya Sterling di Arizona. Namun, di Fremont, fokus warga tetap tertuju pada kualitas udara dan kesehatan anak-anak mereka.
Para orang tua menuntut jawaban yang jelas dari semua pihak yang terlibat. Mereka menekankan bahwa dampak polusi udara tidak bisa diabaikan, terutama ketika lokasinya berada sangat dekat dengan lingkungan sekolah. Sampai saat ini, belum ada informasi mengenai jadwal pasti persetujuan aplikasi emisi tersebut atau langkah mitigasi yang akan diambil.
[ META_DESCRIPTION]
Pabrik Tesla Fremont berencana menaikkan emisi partikel logam berat 13 kali lipat, memicu kekhawatiran orang tua murid sekolah dasar di sebelahnya.





Komentar
Belum ada komentar.