šŸ“‘ Daftar Isi

Smart #2 EV ultra-kompak tampil di Paris Motor Show dengan desain dua warna

Smart #2 Debut di Paris, EV Mungil Mulai di Bawah Rp450 Juta

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Smart #2 debut di Paris Motor Show, kembali ke segmen ultra-kompak dua penumpang
  • Motor 60kW, torsi 130Nm, jarak tempuh hingga 290 km, fast-charging 10-80% dalam 20 menit
  • Fitur modern: layar 10,1 inci, display 8,8 inci, driver assistance, konektivitas 4G/Wi-Fi/Bluetooth
  • Empat varian: Pure, Pure+, Premium, dan Couture Edition (999 unit)
  • Harga awal di bawah $26.500, preorder musim semi, pengiriman musim panas, kemungkinan tak masuk AS

Telset.id – Smart resmi memperkenalkan Smart #2 di ajang Paris Motor Show, sebuah EV ultra-kompak yang menandai kembalinya merek ini ke segmen mobil mungil setelah empat tahun sejak peluncuran Smart #1. Langkah ini penting karena Smart sebelumnya lebih banyak merilis SUV, dan kini kembali ke bentuk mini yang identik dengan identitas awal mereka.

Smart #2 dirancang untuk dua penumpang dengan tujuan membuat ā€œnavigating tight city streets and parking in narrow spaces effortlessā€. Kabar ini menjadi sinyal bahwa Smart ingin menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang sempit, bukan sekadar memperbesar ukuran kendaraan seperti tren beberapa tahun terakhir. Kemunculannya di Paris Motor Show juga menegaskan posisi Smart #2 sebagai produk global yang menyasar pasar Eropa.

A Smart #2 vehicle in a showroom.

Secara desain, Smart #2 disebut mirip dengan Smart Fortwo ultra-kompak yang ikonik. Mobil ini akan tersedia dalam berbagai opsi warna dua nada (two-tone) yang mengingatkan pada Fortwo generasi awal. Pendekatan visual ini memperkuat kesan bahwa Smart #2 adalah ā€œreturn to (miniature) formā€ bagi perusahaan.

Spesifikasi Smart #2: Motor 60kW dan Jarak Tempuh 290 Km

Dari sisi teknis, Smart #2 mengusung motor listrik 60kW yang dipasang di belakang dan mengirimkan torsi 130Nm ke roda belakang. Menariknya, ban belakang mobil ini berukuran lebih besar daripada roda depan, sebuah konfigurasi yang disebut dapat meningkatkan stabilitas. Baterai yang dipasang di lantai (floor-mounted) mampu menempuh jarak hingga 180 mil atau sekitar 290 km per pengisian daya, angka yang dinilai memadai untuk kelas ultra-kompak.

Mobil ini juga mendukung fast-charging, yang mampu mengisi daya dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 20 menit. Smart menjanjikan ā€œsportier handling and greater comfortā€ berkat sistem suspensi belakang five-link. Kombinasi ini menunjukkan bahwa Smart #2 tidak hanya mengandalkan ukuran mungilnya, tetapi juga berupaya menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman di dalam kota.

Meski tampilannya mengingatkan pada Fortwo lawas, Smart #2 dibekali fitur modern. Mobil ini dilengkapi dengan driver assistance systems, layar sentral 10,1 inci, dan display pengemudi 8,8 inci. Konektivitas juga menjadi perhatian, dengan dukungan koneksi nirkabel ke perangkat melalui 4G, Wi-Fi, dan Bluetooth. Kombinasi fitur ini menempatkan Smart #2 sebagai EV mungil yang tetap relevan untuk kebutuhan digital penggunanya.

Empat Varian Smart #2: Pure, Pure+, Premium, dan Couture Edition

Smart menyediakan beberapa varian untuk Smart #2. Varian Pure menjadi model entry-level dan sudah mencakup seluruh fitur yang disebutkan sebelumnya. Varian Pure+ menambahkan pengisian AC 11kW serta kursi pengemudi berpemanas.

Naik ke varian Premium, Smart menambahkan sejumlah fasilitas seperti glass roof, kursi kulit berpemanas, dan sistem suara Sennheiser dengan tujuh speaker. Varian ini juga menawarkan lebih banyak pilihan warna. Sementara itu, varian Couture Edition tampil dengan eksterior putih, atap berwarna emas, dan ban dengan detail emas. Varian ini dibatasi hanya 999 unit.

Untuk harga, Smart belum mengumumkan angka pastinya. Namun, perusahaan menyebut harga awal Smart #2 akan berada di bawah $26.500 atau sekitar £20.000. Preorder akan dibuka pada musim semi, sementara pengiriman diperkirakan berlangsung pada musim panas. Sayangnya, mobil ini kemungkinan tidak akan masuk ke Amerika Serikat. Smart tercatat tidak menjual produk apa pun di Amerika sejak 2019, dan negara tersebut dinilai kurang menyukai EV kecil dan ramah anggaran.

Kembalinya Smart ke segmen ultra-kompak lewat Smart #2 menunjukkan bahwa pasar mobil listrik mungil masih memiliki ruang, terutama di kota-kota dengan jalan sempit dan lahan parkir terbatas. Bagi konsumen yang memprioritaskan dimensi ringkas, jarak tempuh memadai, dan fitur modern, kehadiran Smart #2 menjadi opsi yang layak dicermati saat preorder dibuka.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.