Telset.id – Citroën memastikan versi produksi dari 2 CV Concept listrik akan masuk pasar dalam dua tahun ke depan dengan target harga awal 15.000 euro, atau sekitar Rp260 juta. Kepastian ini disampaikan setelah Citroën memperkenalkan konsep mobil listrik tersebut di ajang Paris Motor Show, menghidupkan kembali model ikonik yang pertama kali diperkenalkan di pameran yang sama pada 1948.
Angka 15.000 euro menjadi inti dari langkah Citroën kali ini. Pabrikan asal Prancis itu menyebut konsep ini akan menginspirasi model produksi yang menyasar segmen mobil listrik terjangkau, dengan target harga yang jauh di bawah rata-rata EV Eropa saat ini. Bagi konsumen yang menunggu kehadiran kendaraan listrik murah, target tersebut menjadi patokan yang paling dinanti.
Konsep 2 CV listrik ini menyusul teaser yang sudah dilepas Citroën pada Maret lalu. Setelah menggoda publik dengan janji kebangkitan 2 CV sebagai mobil listrik, Citroën akhirnya menampilkan wujudnya secara utuh di Paris Motor Show. Model ini mengacu pada desain 2 CV orisinal, mobil kompak yang pernah menjadi pilihan James Bond dalam film For Your Eyes Only.
Desain dan Interior yang Mengutamakan Kepraktisan
Citroën mempertahankan bahasa desain 2 CV orisinal dengan sejumlah penyesuaian modern. Pabrikan itu ingin menegaskan aspek “affordability, lightness, practicality, versatility” dari model aslinya. Sentuhan unik juga disematkan, seperti pedal rem dengan simbol kura-kura dan pedal gas dengan simbol kelinci.
Bagian interior dirancang untuk memaksimalkan ruang penumpang. Citroën menggunakan panel pintu yang menjorok ke dalam, kursi lebar, serta kursi depan yang bisa dilepas. Modularitas kabin juga ditingkatkan lewat keranjang penyimpanan yang dapat dilepas sebagai pengganti konsol tengah, ditambah radio yang bisa dicopot.
Alih-alih dasbor konvensional, 2 CV Concept memakai satu batang penyangga tunggal yang menopang setir, tuas kontrol, pemilih gigi paddle-shift, dan layar sentuh delapan inci. Pendekatan ini sejalan dengan konsep mobil yang ringan dan sederhana.
Meski begitu, Citroën mengingatkan bahwa sebagian besar ide tersebut kemungkinan tidak akan masuk ke model produksi. Model produksi tetap harus mematuhi regulasi otomotif yang ketat, sehingga fitur-fitur eksperimental pada konsep biasanya tidak semuanya dipertahankan.
Yang lebih penting, Citroën menyatakan tujuannya membangun “more accessible, lighter and more essential electric car” melalui versi pasar dari 2 CV Concept. Pernyataan itu menegaskan arah pengembangan mobil listrik yang lebih ringan dan lebih mendasar dibanding EV yang beredar sekarang.
Baca Juga:
Target Harga dan Ketersediaan Pasar
Target harga 15.000 euro atau setara $16.800 menjadi salah satu poin utama dari pengumuman Citroën. Angka ini menempatkan 2 CV listrik sebagai kandidat EV dengan harga awal yang relatif rendah untuk pasar Eropa. Citroën menargetkan model produksi tersebut masuk pasar dalam dua tahun ke depan.
Bagi konsumen di Amerika Serikat, ada catatan penting yang perlu diketahui. Citroën tidak menjual mobilnya di pasar Amerika Serikat. Artinya, kehadiran 2 CV listrik versi produksi nanti tidak akan menyentuh pasar AS, dan fokusnya tetap pada pasar tempat Citroën beroperasi.
Langkah Citroën menghidupkan kembali 2 CV sejalan dengan gerakan sejumlah pabrikan Eropa yang memperbarui model-model lama menjadi kendaraan listrik. Pendekatan ini menunjukkan bahwa segmen EV murah masih menjadi medan persaingan yang diperhitungkan di Eropa, dengan harga sebagai faktor penentu utama.
Keputusan Citroën mempertahankan nama 2 CV juga punya bobot historis. Model orisinalnya diperkenalkan di Paris Motor Show 1948, dan kini versi listriknya diperkenalkan di panggung yang sama. Kesinambungan ini menjadi bagian dari narasi Citroën dalam memperkenalkan 2 CV Concept kepada publik.
Dengan target harga 15.000 euro dan janji model produksi dalam dua tahun, Citroën menempatkan 2 CV listrik sebagai proyek yang terukur. Pabrikan tidak hanya memamerkan konsep, tetapi juga menyebut tenggat dan sasaran harga yang akan menjadi acuan pasar. Bagi konsumen yang menanti EV murah, pernyataan Citroën ini menjadi patokan yang bisa dipantau hingga versi produksinya benar-benar meluncur.





Komentar
Belum ada komentar.