Telset.id ā Rivian meningkatkan pengiriman van listrik ke Amazon sebesar 33% dibandingkan akhir tahun lalu, menjadikan kendaraan buatan khusus ini menguasai 80% dari total armada van pengiriman listrik Amazon. Angka ini terungkap dalam laporan pendapatan kuartal kedua yang dirilis startup asal California tersebut.
Saat ini, Amazon memiliki lebih dari 40.000 van pengiriman listrik buatan khusus Rivian dalam armadanya. Jumlah tersebut naik 33% dibandingkan akhir 2025, ketika Rivian baru saja mengirimkan lebih dari 30.000 van parcel bertenaga baterai ke raksasa e-commerce Amerika tersebut.
Kesepakatan 100.000 Van pada 2030
Kemitraan Amazon dan Rivian sebenarnya sudah berlangsung lama. Kedua perusahaan menandatangani kesepakatan pada 2019 untuk menempatkan 100.000 van pengiriman listrik di jalan raya pada 2030. Van komersial listrik buatan khusus pertama dari Rivian mulai meluncur di jalanan pada musim panas 2022.
Van yang awalnya dikenal dengan nama Electric Delivery Van (EDV) ini memang dikembangkan secara khusus untuk Amazon. Setelah masa eksklusivitas kedua perusahaan berakhir pada 2023, Rivian mulai menerima pesanan dari perusahaan mana pun untuk produk yang kini dinamakan ulang sebagai Commercial Van atau RCV.
Dengan adanya jaring pengaman dari pesanan Amazon yang mencapai 100.000 unit, Rivian bisa fokus mengembangkan produk terpentingnya, yaitu R2, sambil terus memberikan peningkatan berarti pada lini R1. Kemitraan ini juga menjadikan Rivian pemain terbesar di pasar van listrik Amerika, secara konsisten mengungguli pesaing dari Mercedes-Benz, Ford, dan Ram.
Baca Juga:
Kontribusi Besar Commercial Van
Rivian tidak memisahkan model dalam laporan penjualannya, namun berdasarkan perkiraan angka yang diberikan dalam laporan pendapatan terbaru, kemungkinan besar Commercial Van menyumbang sekitar setengah dari total pengiriman perusahaan pada paruh pertama tahun ini. Secara kumulatif, Rivian telah mengirimkan 22.559 kendaraan dari 1 Januari hingga 30 Juni.
Berkat produksi yang terus berjalan di pabrik Rivian di Normal, Illinois, van listrik bermata bulat ini kini menguasai 80% dari seluruh armada van pengiriman listrik Amazon, yang memiliki lebih dari 50.000 kendaraan bertenaga baterai secara global, menurut perusahaan e-commerce tersebut.
Pembaruan Signifikan Menanti
Setelah empat tahun berada di pasar, Rivian Commercial Van memang sudah waktunya mendapatkan peningkatan signifikan. Startup ini menegaskan kembali bahwa mereka sedang mengerjakan versi jarak tempuh lebih jauh, serta opsi dual-motor dengan all-wheel drive untuk mendukung kebutuhan Amazon.
Saat ini, model Delivery 500 dan Delivery 700 ditenagai baterai lithium-iron-phosphate 100 kilowatt-jam yang memberikan jangkauan 161 dan 160 mil, dengan motor Enduro yang dipasang di depan menghasilkan 320 tenaga kuda. Rivian tidak menyebutkan seberapa besar baterai baru tersebut, tetapi mengisyaratkan bahwa baterai ini akan meningkatkan jangkauan van sebesar 30%, yang seharusnya menghasilkan lebih dari 200 mil dalam sekali pengisian penuh.
Sementara itu, penambahan motor belakang diharapkan dapat meningkatkan traksi di lumpur dan salju, membuat van ini lebih andal dalam berbagai kondisi cuaca. Peningkatan ini menjadi kabar baik bagi Amazon yang mengandalkan armada van listrik untuk operasional pengirimannya.
Kabar peningkatan pengiriman van listrik Rivian ini datang di tengah berbagai perkembangan bisnis Amazon lainnya. Perusahaan e-commerce itu baru saja mencatat pendapatan cloud besar-besaran yang mencapai Rp 682 triliun. Amazon juga tengah mengalihkan fokus pengembangan AI dari model Nova ke bidang robotika.
Dengan terus bertambahnya jumlah van listrik Rivian di armada Amazon, komitmen kedua perusahaan terhadap elektrifikasi kendaraan pengiriman semakin jelas. Target 100.000 unit pada 2030 masih menjadi acuan utama, dan dengan laju pengiriman saat ini, target tersebut tampaknya akan tercapai sesuai rencana.





Komentar
Belum ada komentar.