Telset.id – Penjualan Chevy Equinox EV, mobil listrik terlaris General Motors (GM), mengalami penurunan drastis sebesar 41% pada semester pertama 2026. Data ini terungkap dari laporan penjualan kuartal kedua yang dirilis GM pada Rabu (1/7/2026), menunjukkan bahwa model andalan tersebut hanya terjual 16.249 unit hingga Juni, turun signifikan dari 27.800 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Penurunan ini terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik AS. Chevy Equinox EV yang pada tahun lalu menjadi mobil listrik terlaris ketiga setelah Tesla Model 3 dan Model Y, kini mulai kehilangan pamor. Model-model baru seperti Toyota bZ 2026 dan Hyundai IONIQ 5 yang telah diperbarui menjadi pesaing berat. Sebagai perbandingan, Hyundai berhasil menjual lebih dari 20.000 unit IONIQ 5 pada paruh pertama tahun ini, dengan pertumbuhan penjualan mencapai 9%.

Meskipun mengalami penurunan, posisi GM secara keseluruhan di pasar EV masih kuat. GM tetap bertahan sebagai penjual EV nomor dua di AS, dengan pangsa pasar sekitar 13,5% hingga 14%. Angka ini ditopang oleh kehadiran model-model baru yang lebih segar, termasuk Chevy Bolt EV generasi terbaru dan jajaran SUV listrik Cadillac yang mewah.
Chevy Bolt EV dan Cadillac Jadi Penyelamat
Peluncuran Chevy Bolt EV 2027 yang baru memberikan angin segar bagi GM. Dengan harga mulai dari US$28.995, Bolt EV yang lebih murah dari Equinox ini berhasil menyumbang 4.224 unit pada penjualan EV GM di semester pertama 2026. Mobil ini menawarkan jangkauan hingga 262 mil, yang dinilai cukup untuk kebutuhan komuter beberapa hari.
Di sisi lain, divisi Cadillac justru mencatatkan kinerja terbaiknya. Cadillac kini memiliki jajaran lengkap SUV listrik, dan mencatatkan penjualan EV kuartal kedua tertinggi sepanjang sejarah. Model entry-level Optiq terjual 7.083 unit pada semester pertama, naik 43%, sementara SUV tiga baris Vistiq melesat 123% dengan penjualan 3.903 unit.

Model Lyriq tetap menjadi andalan Cadillac dengan penjualan 7.578 unit, meskipun turun 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, model Escalade IQ dan IQL yang lebih besar mengalami penurunan 15% menjadi 3.203 unit.
GM sendiri masih mempertahankan klaim bahwa Chevy Equinox EV adalah “EV dengan jangkauan 315+ mil paling terjangkau di Amerika.” Namun, kehadiran opsi yang lebih murah seperti Bolt EV dan Nissan LEAF membuat Equinox mulai terdesak di segmen pasarnya sendiri. Konsumen yang mencari ruang lebih luas juga mulai beralih ke alternatif yang lebih besar dan premium.
Baca Juga:
Penjualan Keseluruhan GM Turun Tipis
Secara keseluruhan, GM mencatatkan penjualan 714.895 kendaraan di AS pada kuartal kedua, turun 4,2% dibandingkan tahun lalu. Sepanjang semester pertama 2026, GM menjual total 1.341.325 unit, atau turun 6,8%. Perusahaan menyalahkan “pasar EV yang lebih kecil, kendaraan yang dihentikan produksinya, dan beberapa kendala inventaris” sebagai penyebab penurunan tersebut.
Penurunan penjualan Chevy Equinox EV ini menjadi sinyal bahwa persaingan di segmen EV makin memanas. GM harus segera melakukan pembaruan fitur atau strategi harga agar Equinox EV tetap kompetitif. Sementara itu, keberhasilan Bolt EV dan Cadillac menunjukkan bahwa strategi diversifikasi produk GM mulai membuahkan hasil.
Bagi konsumen yang tertarik mencoba sendiri, berbagai model EV dari Chevy hingga Cadillac sudah tersedia di dealer-dealer di seluruh AS. Mulai dari Chevy Bolt EV yang terjangkau hingga Cadillac Escalade IQ yang mewah, pilihan semakin beragam sesuai kebutuhan dan anggaran.





Komentar
Belum ada komentar.