Telset.id – Mercedes-Benz resmi memperkenalkan SUV listrik terkecilnya yang telah didesain ulang sepenuhnya. Model anyar ini menawarkan ruang kabin lebih lega, pengisian daya ultra-cepat, dan jarak tempuh hingga 408 mil (657 km) dalam siklus WLTP.
CEO Mercedes-Benz, Ola Källenius, menyebut model ini sebagai “GLA paling ekspresif yang pernah ada”. Mobil listrik ini akan mulai tiba di dealer pada paruh kedua tahun 2027 dalam varian listrik dan hybrid. Mengikuti jejak CLA dan GLB, GLA EV 2028 ini dibangun di atas platform MMA (Mercedes Modular Architecture) milik Mercedes.
Model terbaru ini menjadi compact Mercedes pertama yang mengusung glow grille ikonik baru dan sistem Intelligent Light System opsional dengan bintang Mercedes yang terintegrasi ke dalam lampu siang hari. Desain ini menandai perubahan signifikan dalam bahasa desain mobil kompak Mercedes.

Dimensi Lebih Besar, Kabin Lebih Luas
Salah satu peningkatan utama pada Mercedes GLA EV adalah dimensinya. Dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 109,8 inci, bertambah 2,4 inci dari pendahulunya, SUV ini menawarkan ruang yang lebih luas bagi seluruh penumpang. Pengemudi dan penumpang depan mendapatkan tambahan ruang kaki 0,3 inci, sementara penumpang belakang menikmati tambahan ruang kaki hingga 1,5 inci.
Desain atap yang lebih ramping dan panoramic roof kaca standar membantu menambah ruang kepala 0,9 inci untuk penumpang depan dan belakang. Ini adalah peningkatan yang signifikan untuk kenyamanan berkendara jarak jauh, terutama bagi penumpang di baris kedua.

MBUX Superscreen dan AI dari Google Cloud
Bagian interior Mercedes GLA EV menghadirkan desain kabin terbaru Mercedes, termasuk floating MBUX Superscreen. Panel ini membentang di seluruh dasbor, terdiri dari layar pengemudi 10,25 inci, layar infotainment tengah 14 inci, dan layar penumpang 14 inci. Tata letak ini menciptakan pengalaman digital yang imersif bagi seluruh penghuni kabin.
Sistem navigasi pada GLA EV termasuk yang pertama menggunakan Automotive AI Agent baru dari Google Cloud untuk layanan percakapan dalam kendaraan yang didukung oleh Google Maps. Pengemudi dapat menggunakan MBUX Virtual Assistant untuk mencari stasiun pengisian daya dan melihat detail seperti kecepatan pengisian daya. Integrasi AI ini menandai langkah maju dalam konektivitas kendaraan.

Dua Varian dengan Performa Berbeda
Mercedes GLA EV 2028 akan tersedia dalam dua model: varian 250+ dengan tenaga 268 hp dan varian all-wheel-drive (AWD) 350 4MATIC dengan tenaga 349 hp. Kedua model ditenagai oleh baterai 85 kWh yang memberikan jarak tempuh WLTP hingga 408 mil (657 km).
Berkat teknologi 800-volt, Mercedes GLA EV dapat menambah jarak tempuh hingga 167 mil (270 km) hanya dalam waktu 10 menit dengan pengisian daya cepat DC hingga 320 kW. Kecepatan pengisian ini merupakan salah satu yang terbaik di segmennya, memungkinkan perjalanan jarak jauh tanpa rasa khawatir.

Harga dan Ketersediaan
Mercedes belum mengungkapkan harga dan spesifikasi akhir, namun GLA EV 2028 diperkirakan akan mulai dari $45.000 di AS, dengan perkiraan jarak tempuh EPA sekitar 350 mil. Mobil ini akan mulai tiba di dealer pada paruh kedua tahun 2027. Dengan rentang harga tersebut, GLA EV diposisikan sebagai pintu masuk yang lebih terjangkau ke jajaran SUV listrik Mercedes.
Teknologi 800-volt yang diusung GLA EV juga menjadi sorotan. Kemampuan pengisian daya 320 kW memungkinkan penambahan jarak tempuh yang signifikan hanya dalam waktu istirahat singkat. Ini menjawab salah satu kekhawatiran utama pengguna mobil listrik, yaitu waktu pengisian daya.
Dari sisi desain, glow grille dan lampu depan dengan bintang Mercedes yang terintegrasi memberikan identitas visual yang kuat. Model ini menjadi yang pertama di segmen kompak Mercedes yang mengadopsi elemen desain tersebut, menandakan bahwa fitur premium tidak lagi eksklusif untuk model yang lebih besar.
Platform MMA yang digunakan GLA EV juga menjadi dasar untuk model CLA dan GLB terbaru. Hal ini menunjukkan komitmen Mercedes untuk mengembangkan arsitektur modular yang efisien dan dapat diskalakan untuk jajaran kendaraan listrik mereka. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menyimak produksi C-Class Listrik di pabrik Hungaria.
Meskipun harga resmi belum diumumkan, perkiraan awal $45.000 menempatkan GLA EV dalam persaingan langsung dengan SUV listrik premium lainnya. Dengan jarak tempuh EPA yang diperkirakan sekitar 350 mil, model ini menawarkan keseimbangan antara harga, jangkauan, dan fitur premium.
Kehadiran MBUX Superscreen dengan tiga layar dan integrasi AI dari Google Cloud menunjukkan bahwa Mercedes tidak hanya fokus pada elektrifikasi, tetapi juga pada pengalaman digital pengguna. Fitur pencarian stasiun pengisian daya melalui MBUX Virtual Assistant menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat memudahkan pengguna mobil listrik.
Dengan segala pembaruan ini, Mercedes GLA EV 2028 siap menjadi pemain utama di segmen SUV listrik kompak premium. Namun, persaingan di segmen ini semakin ketat dengan hadirnya pemain-pemain baru. Untuk melihat bagaimana performa model performa tinggi Mercedes, Anda bisa membaca tentang Mercedes-AMG CLA 45 Listrik yang mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 2,7 detik.
Implikasi dari peluncuran GLA EV ini cukup jelas: Mercedes serius memperluas jajaran kendaraan listriknya ke segmen yang lebih terjangkau. Dengan harga mulai $45.000, model ini membuka akses ke teknologi listrik Mercedes bagi lebih banyak konsumen. Keberhasilan model ini akan sangat menentukan strategi elektrifikasi Mercedes di masa depan.





Komentar
Belum ada komentar.