Telset.id ā Ferrari berhasil menjual seluruh unit Ferrari Luce yang direncanakan untuk produksi tahun 2026 dalam waktu kurang dari dua bulan, meskipun mobil listrik perdana mereka menuai kritik desain yang brutal. Dengan harga mulai ā¬550.000 (sekitar $640.000), Ferrari Luce langsung habis terjual sebelum satu unit pun dikirimkan ke pelanggan.
Peluncuran Ferrari Luce di Roma pada 25 Mei lalu diwarnai respons negatif yang luar biasa. Saham Ferrari (RACE) turun 6 persen dalam beberapa hari setelah perkenalan, dan desain mobil ini dihujani kritik di media sosial. Mantan bos Ferrari, Luca di Montezemolo, bahkan mengatakan kepada media Italia bahwa perusahaan seharusnya āsetidaknya melepas kuda jingrak dari mobil ini.ā
Namun, semua kritik tersebut tidak berdampak pada para pembeli. Ferrari mengonfirmasi bahwa seluruh alokasi pesanan untuk tahun 2026 telah habis terjual, meskipun pengiriman baru akan dimulai pada bulan Oktober. Perusahaan menolak berkomentar lebih lanjut mengenai angka penjualan dan akan memberikan pembaruan lengkap tentang penerimaan pasar Ferrari Luce pada laporan hasil setengah tahun pada 30 Juli.
Seorang eksekutif senior Ferrari mengatakan kepada Financial Times bahwa tampilan mobil yang tidak konvensional didorong oleh kebutuhan aerodinamis dan perlu ādicernaā sebelum bisa dipahami. Permintaan tertinggi datang dari China, pasar di mana Ferrari Luce sebelumnya sudah dilaporkan ludes terjual dalam waktu singkat.
CEO Ferrari, Benedetto Vigna, pada bulan Mei lalu sudah mengatakan bahwa mobil ini āmengumpulkan pesananā dari pelanggan lama dan baru, dengan buku pesanan membentang hingga akhir tahun 2027. Dengan harga ā¬550.000, Ferrari Luce adalah mobil empat pintu, lima kursi yang dirancang oleh mantan desainer Apple, Jony Ive dan Marc Newson, melalui studio LoveFrom.
Ferrari Luce bukanlah supercar. Ini adalah Ferrari keluarga, dan itu saja sudah cukup membuat para puris marah. Namun, mobil ini memiliki performa supercar. Saat Ferrari mengungkap spesifikasi yang dulu disebut Elettrica pada Oktober lalu, mereka memamerkan tenaga lebih dari 1.000 hp dari empat motor independen, baterai 122 kWh pada arsitektur 880-volt, pengisian daya 350 kW, jarak tempuh lebih dari 530 km (330 mil), dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 2,5 detik.
Baca Juga:
Teknologi di Balik Kemewahan
Ferrari mengembangkan banyak komponen secara in-house, termasuk motor menggunakan rotor Halbach array, inverter silikon karbida dengan efisiensi 93 persen, dan suspensi aktif elektrik yang membaca jalan dengan latensi satu milidetik. Ini bukan sekadar lencana Ferrari pada platform orang lain.
Volume produksi Ferrari Luce sengaja dibuat kecil. Hanya di bawah 500 unit untuk paruh tahun 2026 adalah angka yang sangat kecil dibandingkan dengan output EV pasar massal, dan ini sesuai dengan model bisnis Ferrari. Perusahaan telah memangkas target penjualan EV 2030-nya sekitar setengahnya tahun lalu. Ferrari tidak menjual volume. Mereka menjual kelangkaan, dan kelangkaan itu baru saja terjual habis.
Kritik desain yang viral tidak berpengaruh pada penjualan. Ferrari tidak membutuhkan semua orang untuk menyukai Ferrari Luce. Mereka hanya perlu beberapa ratus orang dengan uang lebih dari setengah juta dolar, dan mereka menemukannya dalam waktu kurang dari dua bulan. Orang-orang yang berteriak tentang kuda jingrak yang dinodai secara online bukanlah pelanggan sebenarnya.
Yang lebih menarik adalah bagaimana Ferrari Luce menjaga upaya EV Ferrari tetap hidup di saat banyak industri secara diam-diam mundur dari rencana listrik mereka. Dalam prosesnya, Ferrari membangun keahlian nyata: motor berputar tinggi milik sendiri, arsitektur 880-volt, elektronika daya silikon karbida, dan suspensi aktif yang lebih maju dari kebanyakan yang ada di jalan.
Ferrari Luce seharga ā¬550.000 bukanlah akhir dari perjalanan ini. Ini adalah tempat di mana powertrain dan arsitektur listrik dibuktikan dan dibayar oleh orang-orang yang tidak ragu dengan harganya. Pertanyaan menariknya adalah apa yang akan dilakukan Ferrari dengan keahlian itu selanjutnya, ketika diterapkan pada sesuatu yang lebih terjangkau dan lebih mudah dicintai.
Mobil itulah yang layak ditunggu.
Sementara itu, jika Anda tertarik dengan EV apa punāFerrari seharga $640.000 atau mobil yang lebih realistisāmengisi dayanya dengan tenaga surya rumahan adalah bahan bakar termurah yang pernah Anda beli. Dengan tarif listrik yang naik hampir 10 persen tahun lalu dan diperkirakan terus meningkat, beralih ke tenaga surya adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari kenaikan biaya.






Komentar
Belum ada komentar.